Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

Ambok Akok
Ambok Akok
Jumat, 04 September 2026 10:34 WIB

BATAM, BacaDulu.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan fungsi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian tidak boleh berhenti pada urusan administrasi. Pembinaan personel harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk memperhatikan tantangan geografis di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas.

Penegasan tersebut disampaikan Asep saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM Polda Kepri Tahun Anggaran 2026 di Ballroom AP Premier Hotel Batam, Rabu (2/9/2026).

Menurut Asep, persoalan yang dihadapi personel perlu diteliti terlebih dahulu untuk mengetahui akar masalah sebelum menentukan langkah penanganan. Pendekatan pembinaan, kata dia, harus dikedepankan sebelum pemberian sanksi.

“Fungsi SDM jangan hanya melihat persoalan dari sisi administrasi. Kita harus mengetahui kondisi personel secara nyata dan mencari solusi yang dapat diberikan dalam batas kemampuan organisasi,” tegas Asep.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan yang diberikan secara selektif, dengan mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi.

Asep meminta fungsi SDM tidak hanya menunggu program pendidikan yang ditetapkan dari tingkat pusat. Menurutnya, kebutuhan peningkatan kapasitas personel harus diidentifikasi berdasarkan persoalan dan kebutuhan organisasi di lapangan.

“Jangan hanya menunggu daftar pendidikan dari pusat. Lihat permasalahan, identifikasi kebutuhannya, kemudian cari solusi untuk meningkatkan kualitas personel,” ujarnya.

Apresiasi Personel Berprestasi

Rakernis SDM Polda Kepri 2026 juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada personel yang meraih prestasi dalam sejumlah bidang.

Penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba Ketahanan Pangan, Capaian Terbaik SIPP, Konselor Teraktif, serta E-Kinerja ASN.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja dan inovasi personel dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.

Rakernis turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Wakapolresta Barelang, Kepala Bagian Mutu Kepesertaan BPJS Kesehatan serta Kepala Kantor Cabang PT ASABRI Batam.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakernis SDM Polri Tahun 2026 yang diselenggarakan SSDM Polri.

Penempatan Personel Harus Tepat

Sementara itu, Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol Dr. Yimmy Kurniawan menekankan pentingnya kolaborasi lintas fungsi dalam pembinaan personel.

Menurutnya, pembinaan SDM tidak hanya berkaitan dengan pengembangan kompetensi, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, psikologi, konseling dan kesejahteraan personel.

Penempatan personel juga harus dilakukan secara tepat dengan menerapkan prinsip the right man on the right place and the right job.

Prinsip tersebut harus mempertimbangkan kompetensi dan kemampuan personel, kebutuhan organisasi serta karakteristik wilayah tempat anggota ditugaskan.

Dengan pendekatan tersebut, pembinaan SDM diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat efektivitas organisasi dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Di sisi lain, Polda Kepri mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam dan tidak dipungut biaya untuk memperoleh bantuan kepolisian maupun menyampaikan pengaduan.

Polri Untuk Masyarakat.

Komentar