Amsakar Achmad Tinjau Warga Terdampak, Proyek Penguatan Air Bersih Batam Dikebut Rampung Akhir Tahun
- account_circle Amril Agin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung menyambangi warga terdampak di Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, Jumat (4/9/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Batam, BacaDulu.id – Akselerasi pemulihan serta penguatan layanan air bersih di Kota Batam terus digenjot oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABHi). Menyusul rampungnya relokasi pipa transmisi berdiameter 800 milimeter di Muka Kuning, aliran air di sebagian besar wilayah berangsur normal, meski tantangan baru kini bergeser ke kawasan ujung jaringan (end of line).
Sejumlah wilayah elevasi tinggi yang masuk dalam stress area kini menjadi prioritas utama penanganan. Titik-titik tersebut mencakup kawasan Sei Lekop, Sagulung Baru (Saguba), Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Bengkong, hingga wilayah Marina yang meliputi Kompleks Fantasy Residence, Galaxy, serta Jupiter.
Sebagai bentuk respons cepat, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mendatangi langsung warga terdampak di Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, Jumat (4/9/2026). Di sela kunjungannya, ia menegaskan bahwa suplai air dasar bagi masyarakat tidak boleh dibiarkan terputus, sehingga pengiriman armada mobil tangki harus terus digencarkan secara intensif dan tepat sasaran.
Guna mengatasi masalah secara permanen, BP Batam bersama PT ABHi saat ini tengah menggesa pengerjaan infrastruktur melalui program Quick Win. Proyek jaringan sekunder di kawasan Sagulung dan Marina dipatok rampung pada November 2026. Sementara itu, perkuatan segmen Sukajadi–M3G serta Ozon–Bukit Senyum untuk wilayah Bengkong ditargetkan tuntas lebih awal pada September 2026 ini.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa pihaknya mengandalkan strategi ganda. Pendekatan ini memadukan langkah darurat berupa distribusi air tangki terjadwal dengan percepatan pembangunan fisik, agar seluruh masyarakat Batam bisa menikmati kestabilan aliran air secara permanen menjelang akhir tahun 2026.
- Penulis: Amril Agin

Saat ini belum ada komentar