Pemuda 22 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan di Bengkong Batam, Polisi Periksa Empat Saksi
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba memperlihatkan laporan aduan Ramadhan Vikriansyah (22) yang menjadi korban dugaan pengeroyokan di kawasan parkir Andrews Party Mart, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Sabtu (17/10/2026).
BATAM,
– Seorang pemuda bernama Ramadhan Vikriansyah (22) menjadi korban dugaan pengeroyokan di kawasan parkir Andrews Party Mart, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dan telah memeriksa empat saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 03.40 WIB. Korban dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala dan telinga akibat kejadian tersebut.
Beberapa jam setelah peristiwa itu, tepatnya pukul 10.30 WIB, korban mendatangi Mapolsek Bengkong untuk melaporkan dugaan tindak pidana yang dialaminya.
Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan polisi telah menindaklanjuti pengaduan korban dengan melakukan penyelidikan.
“Iya benar. Kami sudah menerima Laporan Polisi (LP) dari korban, dan saat ini perkara tersebut langsung kita tindak lanjuti serta dalam proses penanganan intensif,” ujar Tigor, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, personel Reskrim Polsek Bengkong telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan bukti yang berkaitan dengan dugaan pengeroyokan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, menjelaskan bahwa penyidik telah meminta keterangan empat saksi di luar korban.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Penyidik Polsek Bengkong bergerak cepat dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi di luar pihak korban. Sejauh ini kasus masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk menguatkan petunjuk di lapangan,” kata Apriadi.
Ia mengatakan polisi masih mengumpulkan bukti dan mencocokkan keterangan saksi sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
Apriadi juga meminta masyarakat memberikan waktu kepada penyidik untuk menuntaskan proses penyelidikan.
“Kami imbau masyarakat untuk bersabar, setiap perkembangan penanganan kasus pasti akan kami sampaikan secara transparan,” tegasnya.
Hingga kini, polisi belum mengungkap jumlah maupun identitas terduga pelaku. Motif pengeroyokan juga masih dalam penyelidikan.
Polsek Bengkong menyatakan akan meningkatkan patroli, terutama pada malam hari, untuk mengantisipasi tindak kekerasan dan gangguan keamanan di wilayah tersebut.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diimbau melapor kepada kepolisian. Warga juga dapat menghubungi layanan polisi 110 yang tersedia selama 24 jam.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar