Saling Menggenggam di Tengah Asap, Monyet-Monyet Ini Mengingatkan Kita Arti Kepedulian
- account_circle Redaksi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kawanan monyet mengulurkan tangan di antara pepohonan yang diselimuti asap di Kalimantan.
– Sebuah video yang diunggah akun Instagram @kabarhutan.id memperlihatkan pemandangan menyentuh: kawanan monyet saling mengulurkan tangan di antara pepohonan yang diselimuti asap.
Dalam unggahan yang menyebut suasana karhutla di Kalimantan itu, seekor monyet tampak menjangkau kawannya dari atas dahan. Monyet lainnya saling berpegangan, membentuk rangkaian untuk membantu anggota kawanan berpindah di antara pepohonan.
Di tengah suasana yang mencekam, genggaman kecil itu menjadi bagian paling menyentuh. Adegan tersebut seolah menyampaikan pesan sederhana: ketika menghadapi kesulitan, uluran tangan bisa menjadi harapan bagi yang tertinggal.
Pemandangan ini juga mengajak kita melihat hutan dari sisi penghuninya. Di antara batang dan dedaunan, satwa mencari makan, berlindung, serta membesarkan anak-anaknya. Hutan adalah rumah tempat kehidupan mereka berlangsung.
Ketika api dan asap datang, tempat berlindung itu dapat berubah menjadi ancaman. Sementara manusia berusaha memadamkan kebakaran, satwa harus menghadapi bahaya di habitat yang selama ini menopang hidup mereka.
Rasa haru saat menyaksikan video ini semestinya menjadi awal kepedulian. Menjaga hutan, mencegah kebakaran, dan melindungi habitat adalah cara kita memberi kesempatan bagi satwa untuk tetap hidup dengan aman.
Genggaman di antara dahan itu meninggalkan pertanyaan untuk kita: ketika mereka saling membantu mempertahankan hidup, sudah sejauh mana kita membantu menjaga rumah mereka?
Penulis Redaksi
Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar