37 Lansia Rumah Bahagia Bintan Diwisuda, Roby: Belajar Tak Kenal Usia
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Bintan Roby Kurniawan menwisuda para lansia di Rumah Bahagia Bintan, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (30/09/2026).
Bintan,
— Usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Pesan itu terasa kuat dalam prosesi Wisuda Sekolah Lansia Rumah Bahagia Bintan yang diikuti 37 lanjut usia (lansia) di Rumah Bahagia Bintan, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (30/9/2026).
Suasana haru mewarnai prosesi tersebut. Sejumlah lansia tampak meneteskan air mata bahagia saat mengenakan toga dan mengikuti rangkaian wisuda yang menjadi penanda selesainya proses pembelajaran mereka.
Bupati Bintan Roby Kurniawan turut mewisuda para peserta yang akrab disebut atok dan nenek. Hadir mendampingi prosesi tersebut Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari, Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani, serta Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti.
Roby mengapresiasi semangat para lansia yang tetap aktif mengikuti proses pembelajaran hingga menyelesaikan pendidikan di Sekolah Lansia.
“Biasanya kata wisuda kita kaitkan dengan anak-anak muda. Namun hari ini kita kembali menyaksikan sesuatu yang istimewa. Atok dan Nenek sekalian masih bersemangat belajar dan menyelesaikan pembelajaran di Sekolah Lansia. Itulah bukti bahwa belajar tidak mengenal usia,” ujar Roby.
Saat ini, Kabupaten Bintan memiliki tujuh kelompok Sekolah Lansia dengan total 336 peserta didik lansia.
Program tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi lansia untuk mendapatkan pembelajaran. Sekolah Lansia juga menjadi wadah untuk bersosialisasi, menjaga kesehatan, meningkatkan kemandirian serta mempertahankan peran aktif lansia di tengah keluarga dan lingkungan masyarakat.
Menurut Roby, para lansia juga memiliki kekayaan pengalaman yang tidak selalu ditemukan dalam buku. Pengalaman hidup tersebut menjadi nilai penting yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.
“Pengalaman itu adalah ilmu yang tidak ada di dalam buku, dan anak cucu kita perlu mewarisinya,” ungkapnya.
Karena itu, Roby mengajak keluarga untuk terus memberikan perhatian dan kasih sayang kepada para lansia. Mereka juga perlu tetap dilibatkan dalam kehidupan keluarga maupun kegiatan sosial di masyarakat.
Pemkab Bintan, kata Roby, akan terus mendorong pembinaan lansia melalui kolaborasi dengan perangkat daerah, masyarakat dan dunia usaha. Tujuannya agar para lansia dapat menjalani masa tua dalam kondisi sehat, mandiri, aktif dan bahagia.
“Wisuda hari ini bukanlah akhir, melainkan awal semangat baru: belajar sepanjang hayat, sehat sepanjang usia, dan bermanfaat sepanjang waktu,” pungkas Roby.
Prosesi wisuda tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang untuk belajar dan berkarya tidak berhenti ketika seseorang memasuki usia lanjut. Di Rumah Bahagia Bintan, semangat itu justru dirayakan dengan toga, senyum dan air mata kebahagiaan.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan




Saat ini belum ada komentar