Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Jalur Laut Tanjung Sengkuang Jadi Sorotan, Bea Cukai Batam Masih Bungkam

Jalur Laut Tanjung Sengkuang Jadi Sorotan, Bea Cukai Batam Masih Bungkam

  • account_circle Basok Ridwan
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, – Pertanyaan mengenai pengawasan lalu lintas barang di kawasan pesisir Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, belum juga mendapatkan jawaban dari Bea Cukai Batam. Padahal, kawasan tersebut menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan aktivitas pemindahan barang melalui jalur laut pada malam hari.

Informasi yang dihimpun BacaDulu menyebut aktivitas bongkar muat barang-barang sembako, elektronik dan buah-buahan seperti durian musang king itu melibatkan kendaraan pengangkut roda empat dan kapal kayu di Pelabuhan Tikus seperti Tanjung Sekuang yang diperankan oleh inisial IC.

Namun, karakter aktivitas yang dilaporkan cukup untuk memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme pengawasan barang yang keluar dari kawasan FTZ melalui jalur pesisir oleh petugas berwenang.

BacaDulu telah menghubungi Kepala Bea Cukai Batam, Agung Widodo, untuk meminta penjelasan. Pertanyaan yang diajukan tidak hanya mengenai dugaan aktivitas di Tanjung Sengkuang, tetapi juga menyangkut mekanisme pengawasan barang dari kawasan FTZ yang dikirim menggunakan kapal melalui jalur pesisir.

Hingga berita ini diterbitkan, Agung Widodo belum memberikan jawaban kepada BacaDulu. Diamnya institusi ini yang memiliki kewenangan pengawasan kepabeanan membuat sejumlah pertanyaan publik tetap menggantung.

Di lapangan, aktivitas perdagangan Batam bergerak melalui banyak jalur. Tidak seluruhnya berbentuk terminal besar dengan arus penumpang dan kendaraan yang mudah terlihat. Pelabuhan rakyat dan tikus di kawasan pesisir juga menjadi bagian dari aktivitas transportasi laut masyarakat.

Maka pengawasan adalah hal penting. Sumber berinisial GH, yang mengaku mengetahui pola distribusi barang melalui jalur laut di Batam, mengatakan pengawasan tidak semestinya berhenti pada lokasi barang diberangkatkan.

“Yang perlu dilihat bukan hanya barang itu berangkat dari mana, tetapi siapa yang mengirim, dokumennya bagaimana, menggunakan sarana apa, dan siapa penerimanya. Rangkaian itu harus ditelusuri,” ujar GH.

Menurut GH, tujuan pengiriman juga perlu diverifikasi berdasarkan dokumen dan pergerakan barang.

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran, jangan berhenti pada orang yang membawa barang. Telusuri sampai pemilik, pengirim dan penerimanya,” katanya.

Bahkan sumber lainnya juga menyebut pernah mendengar informasi mengenai pengiriman ball press melalui kawasan Tanjung Sengkuang menuju wilayah Tanjung Uban, Bintan.

“Saya juga sering dengar berita, kata orang, ada ball press yang dibawa ke Uban dan dimuatnya di Sengkuang,” ujar sumber yang namanya tidak ingin disebutkan.

Pernyataan itu setidaknya menunjukkan satu persoalan yaitu pengawasan barang tidak cukup hanya melihat kapal yang bergerak, tetapi harus mampu membaca seluruh rantai distribusinya.

Pesan pemerintah pusat soal pemberantasan barang ilegal juga sedang ditegaskan kembali. Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 meminta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus memperkuat penindakan terhadap aktivitas ilegal. Dalam keterangannya, Suahasil menyebut penindakan terhadap kegiatan ilegal akan dilanjutkan dan tidak hanya menyasar rokok ilegal, tetapi juga berbagai bentuk barang atau aktivitas ilegal lainnya.

Penegasan tersebut menjadi relevan ketika dikaitkan dengan fungsi pengawasan Bea Cukai di wilayah pesisir seperti Batam. Jika pemerintah pusat meminta pemberantasan aktivitas ilegal terus diperkuat, maka pengawasan terhadap jalur-jalur distribusi barang juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas tersebut.

Batam memiliki status FTZ yang membuat arus barang menjadi bagian penting dari kegiatan ekonomi. Namun, fasilitas perdagangan bebas tetap memiliki aturan. Barang yang keluar dari kawasan FTZ menuju daerah pabean harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Oleh sebab itu, jika benar terdapat aktivitas pemindahan barang dari kawasan pesisir menuju daerah lain di luar Batam, pertanyaan mengenai dokumen, asal barang, pemilik, pengangkut dan tujuan akhirnya menjadi relevan untuk dijawab oleh petugas pengawasan seperti Bea Cukai.

Jika seluruh prosedur telah dipenuhi, tidak ada alasan bagi informasi tersebut untuk menjadi sebuah misteri. Dan sebaliknya, jika ditemukan ketidaksesuaian, maka mekanisme penindakan sudah semestinya berjalan sesuai hukum yang berlaku.

BacaDulu tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Bea Cukai Batam, Ditpolairud Polda Kepri, maupun pihak-pihak yang berkepentingan. Penjelasan resmi akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan lanjutan berikutnya.

Penulis

Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Acara Tabligh Akbar Islam Berkemajuan di Masjid At‑Taqwa Tanjungpinang

    Islam Berkemajuan Menggema di Tanjungpinang, Tabligh Akbar Hadirkan Ketua MUI Riau

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Sebuah malam untuk menimba ilmu, memperluas wawasan keislaman, sekaligus merawat silaturahmi akan hadir di Tanjungpinang. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanjungpinang Timur akan menggelar Tabligh Akbar bertema “Islam Berkemajuan”, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang terbuka bagi masyarakat umum tersebut akan berlangsung di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Kota Tanjungpinang, mulai pukul 19.00 WIB. Tabligh Akbar ini menghadirkan […]

  • Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lahir di Wajo, Sulawesi Selatan, 14 April 1973, Ady Indra Pawennari melangkah meninggalkan tanah kelahirannya pada tahun 1994. Saat usianya baru 21 tahun, ia merantau tanpa modal harta, melainkan hanya berbekal tekad kuat dan keberanian. Tanjungpinang, Kota Gurindam yang teduh, menyambut langkah pertamanya. Di kota inilah garis takdirnya terukir kuat. Puluhan tahun berlalu, sebagian besar […]

  • Derby Madrid antara Atletico dan Real di Metropolitano

    Derby Madrid Memanas Malam Ini, Atletico Tantang Real Madrid

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Madrid, – Rivalitas sekota kembali memanaskan La Liga. Atletico Madrid menjamu Real Madrid dalam Derby Madrid di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (20/9/2026) pukul 21.15 WIB. Duel jornada ketujuh ini mempertemukan dua tim yang tengah bersaing di papan atas. Real Madrid berada di posisi kedua dengan 15 poin, sementara Atletico mengoleksi 13 poin di peringkat keempat. […]

  • Ketika Langkah Aji Terhenti, Persahabatan Terus Berjalan

    Ketika Langkah Aji Terhenti, Persahabatan Terus Berjalan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dulu, Aji terbiasa datang membawa cerita. Sebagai wartawan Tribun Batam, hari-harinya diisi dengan mencari fakta, menemui banyak orang, dan menuliskan berbagai peristiwa yang terjadi di sekelilingnya. Kini keadaannya berbalik. Bukan lagi Aji yang mendatangi cerita. Justru cerita tentang dirinya yang membuat sejumlah sahabat lama datang mencarinya. Sudah hampir delapan tahun tubuh Trisno Aji Putra tak […]

  • Peta hotspot Sumatera dengan tiga titik di Riau dan dua di Kepri

    Hotspot Sumatera Capai 1.685 Titik, Riau dan Kepri Berpotensi Hujan Lebat

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pekanbaru, – Sebanyak 1.685 titik panas atau hotspot masih terdeteksi di Pulau Sumatera pada Minggu (20/9/2026). Dari jumlah tersebut, Riau tercatat tiga hotspot, sementara Kepulauan Riau (Kepri) terpantau dua titik. Data tersebut disampaikan BMKG berdasarkan pemantauan hotspot di wilayah Sumatera. Di Riau, tiga titik panas masing-masing berada di Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten […]

  • Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 130 Orang Masih Dicari

    Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 130 Orang Masih Dicari

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, terus dilakukan. Hingga Minggu (13/9/2026) sore, data operasi mencatat 107 orang selamat, enam meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I […]

expand_less