Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Inspirasi » ICMI Kepri Bakal Bedah Buku Perspektif Cendekiawan dari Negeri Segantang Lada

ICMI Kepri Bakal Bedah Buku Perspektif Cendekiawan dari Negeri Segantang Lada

  • account_circle Ridarman Bay
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjungpinang, — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) bakal menggelar bedah buku Perspektif Cendekiawan dari Negeri Segantang Lada pada minggu kedua Oktober 2026.

Buku yang diterbitkan ICMI Orwil Kepri tersebut memuat 18 tulisan opini karya para pengurus ICMI Kepri. Buku setebal sekitar 200 halaman itu menghimpun gagasan para cendekiawan dalam melihat berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketika dikonfirmasi, Wakil Ketua Harian II ICMI Orwil Kepri, Ridarman Bay, membenarkan rencana kegiatan tersebut. Menurutnya, bedah buku merupakan bagian dari rangkaian penerbitan buku yang digagas pengurus ICMI Kepri.

“Rencana ICMI mau bedah buku pada minggu kedua Oktober ini,” ujar Ridarman kepada wartawan, Selasa (6/10), di Tanjungpinang.

Ia menjelaskan, gagasan menerbitkan buku tersebut berawal dari keputusan pengurus ICMI Kepri untuk menghimpun pokok-pokok pikiran para cendekiawan yang berhimpun dalam organisasi tersebut.

Menurut Ridarman, selama ini pemikiran para cendekiawan disampaikan melalui berbagai ruang, seperti diskusi, seminar, media massa maupun kegiatan organisasi. Melalui buku, gagasan tersebut dapat dihimpun sekaligus didokumentasikan agar dapat dibaca masyarakat secara lebih luas.

“Pengurus ICMI Kepri memutuskan membuat buku,” katanya.

Dalam proses penyusunannya, ICMI Kepri membentuk tim editor yang terdiri atas Dr. Lamidi, MM dan Dr. Darson, M.Si. Tim editor bertugas mengawal naskah yang ditulis para pengurus sebelum dihimpun menjadi sebuah buku.

Ridarman mengatakan penerbitan buku juga bukan hal baru dalam lingkungan ICMI di daerah. Ketika Lamidi menjadi Ketua ICMI Organisasi Daerah (Orda) Kota Tanjungpinang, kata dia, telah diterbitkan tiga buku, terdiri atas dua buku kumpulan opini dan satu buku pantun.

“Waktu Pak Lamidi jadi Ketua ICMI Orda Kota Tanjungpinang, juga sudah diterbitkan tiga buku, dua kumpulan opini dan satu buku pantun,” ujarnya.

Menurut Ridarman, penerbitan Perspektif Cendekiawan dari Negeri Segantang Lada memiliki arti penting karena gagasan para cendekiawan tidak hanya disampaikan dalam forum internal organisasi, tetapi dihimpun dalam bentuk karya yang dapat menjadi bahan bacaan dan diskusi publik.

Apalagi, dinamika masyarakat terus berubah seiring perkembangan teknologi, ekonomi, pendidikan dan kehidupan sosial. Kondisi tersebut membutuhkan gagasan yang tidak hanya mampu membaca persoalan, tetapi juga menawarkan perspektif terhadap berbagai perubahan yang berlangsung.

Dalam konteks itu, buku kumpulan opini dapat menjadi rekaman pemikiran para cendekiawan dalam membaca persoalan zamannya. Terlebih Kepri memiliki karakter sebagai wilayah kepulauan, daerah perbatasan dan kawasan yang berhadapan langsung dengan perubahan regional.

Karena itu, bedah buku tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial setelah sebuah buku diterbitkan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menguji gagasan yang dituangkan para penulis melalui dialog, tanggapan dan kritik dari peserta.

Ridarman mengatakan, kegiatan bedah buku juga merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat atas gagasan yang telah dihimpun dalam buku tersebut.

“Sebagai rasa pertanggungjawaban kepada masyarakat, maka akan diadakan bedah buku,” tutupnya.(red)

  • Penulis: Ridarman Bay

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudi Panjaitan berbicara di depan Puskesmas Sungai Pelunggut Batam

    Pelayanan Puskesmas Sungai Pelunggut Tetap Berjalan, Pemko Batam Siapkan Penambahan SDM

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pemkot Batam memastikan Puskesmas Sungai Pelunggut tetap melayani kasus kegawatdaruratan meski belum beroperasi 24 jam, sambil menunggu penyesuaian tenaga kesehatan dan regulasi.

  • Ditjenpas memeriksa rumah asimilasi di Lapas Cibinong, Bogor

    Ditjenpas Bantah Ada ‘Apartemen’ di Lapas Cibinong, Sebut Lokasi sebagai Rumah Asimilasi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, — Temuan Ombudsman RI mengenai adanya bangunan dengan fasilitas menyerupai hunian apartemen di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat bantahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi memastikan jajarannya telah turun langsung ke lokasi untuk memeriksa bangunan yang menjadi sorotan Ombudsman […]

  • Hadiri Peringatan Harlah Kejaksaan Ke-81, Bupati Karimun Apresiasi Pendampingan Hukum Kejari

    Hadiri Peringatan Harlah Kejaksaan Ke-81, Bupati Karimun Apresiasi Pendampingan Hukum Kejari

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Karimun, – Perayaan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang menginjak usia ke-81 turut dihadiri oleh Bupati Karimun beserta jajaran Forkopimda bertempat di kantor Kejari Karimun pada Rabu (2/9/2026). Agenda tahunan tersebut dimaksimalkan sebagai sarana merapatkan barisan serta meningkatkan kerja sama lintas sektoral dalam penegakan hukum, khususnya pada daerah terluar negeri. Mengusung tema penguatan pelayanan masyarakat […]

  • Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BATAM,  – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan fungsi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian tidak boleh berhenti pada urusan administrasi. Pembinaan personel harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk memperhatikan tantangan geografis di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas. Penegasan tersebut disampaikan Asep saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM […]

  • Peletakan batu pertama Museum Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

    Museum dan Monumen Bahasa Nasional Resmi Dibangun di Pulau Penyengat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Pulau Penyengat kembali menorehkan babak penting dalam perjalanan sejarah bahasa Indonesia. Pemerintah resmi memulai pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di pulau bersejarah tersebut, Kamis (24/9/2026). Dimulainya pembangunan ditandai dengan penekanan sirene oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Prosesi tersebut turut disaksikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, […]

  • Penyelam Basarnas mengangkat korban dari dalam kapal KM Virgo

    Penyelam Basarnas Temukan Satu Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban KM Virgo Transport 8. Satu korban ditemukan penyelam Basarnas Special Group (BSG) saat melakukan penyisiran di bagian dalam kapal, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 14.14 WITA. Korban ditemukan saat enam personel BSG melakukan operasi penyelaman di badan KM Virgo Transport 8 yang berada di perairan Laut Jawa. Setelah […]

expand_less