Waspada Penipuan! Nomor Palsu Catut Nama Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang Gentayangan
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

AKP Wamilik Mabel, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang.
Tanjungpinang,
– Masyarakat Kota Tanjungpinang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap segala bentuk komunikasi dari nomor tidak dikenal. Jangan mudah percaya jika ada seseorang yang menghubungi Anda dan mengaku-ngaku sebagai pejabat kepolisian.
Imbauan mendesak ini dikeluarkan menyusul temuan adanya nomor WhatsApp palsu 0882-0176-76838 yang menggunakan foto profil dan mengatasnamakan AKP Wamilik Mabel, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang.
Modus ini terungkap saat nomor asing tersebut mencoba menghubungi Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK),Ady Indra Pawennari.
Beruntung, sebagai jurnalis yang kritis, Ady tidak langsung menelan mentah-mentah pesan tersebut. Ia langsung melakukan langkah cerdas dengan mengonfirmasi temuan ini kepada pejabat yang asli.
“Ya, betul. Nomor itu menghubungi saya tadi malam. Tapi, sejak awal saya sudah curiga itu bukan nomor Pak Kasat yang asli, karena nomor kontak resmi beliau sudah tersimpan di ponsel saya,” ujar Ady saat memberikan keterangan di Kantor KJK, Jumat (11/9/2026).
Menanggapi kepalsuan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, menegaskan secara langsung bahwa nomor misterius itu murni merupakan upaya penipuan dan bukan milik dirinya.
“Yang jelas itu bukan nomor saya. Di zaman perkembangan teknologi yang serba cepat sekarang ini, kita semua harus jauh lebih hati-hati dan jangan teledor,” tegas AKP Wamilik Mabel.
Ia juga mengingatkan masyarakat luas agar selalu menerapkan prinsip cek dan ricek jika menerima pesan atau telepon yang membawa nama aparat penegak hukum.
Kasus pencatutan nama pejabat ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Perkembangan teknologi komunikasi saat ini bak pisau bermata dua, bisa mempermudah urusan, namun juga kerap dimanfaatkan oleh oknum kriminal untuk mengelabui korban demi keuntungan pribadi.
Jadilah masyarakat yang cerdas digital. Lindungi diri dan keluarga Anda dengan meningkatkan kewaspadaan, serta jangan pernah memberikan data sensitif kepada nomor yang tidak dikenal.
- Penulis: Basok Ridwan

Jadikan
Saat ini belum ada komentar