Empat Awak KM Laut Jaya 3 Selamat Setelah Kapal Terbakar di Perairan Anambas
- account_circle Amril Agin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sebuah kapal kayu yang membawa muatan sembako mengalami kebakaran saat melintas di perairan Tokong Palang Biru, Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026).
Natuna,
– Empat awak KM Laut Jaya 3 berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar di perairan Tokong Palang Biru, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Natuna melalui Pos SAR Anambas terus memantau perkembangan pascakecelakaan laut tersebut sekaligus mengingatkan para pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh perlengkapan keselamatan dalam kondisi layak.
KM Laut Jaya 3 merupakan kapal bermuatan barang kelontong yang melayani rute Kijang–Tarempa.
Api muncul dari bagian belakang anjungan
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Natuna, KM Laut Jaya 3 dengan GT 29 dan lambung berwarna biru bertolak dari Pelabuhan Kijang menuju Tarempa pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sehari kemudian, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika kapal berada di laut sekitar 60 mil laut dari Lingai, api tiba-tiba muncul dari bagian belakang anjungan, tepatnya di sekitar cerobong asap.
Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bagian badan kapal. Kondisi semakin sulit dikendalikan karena terdapat material berbahan fiber dan karet di atas anjungan yang mudah terbakar.
Menyadari kondisi kapal semakin berbahaya, nakhoda bersama tiga awak kapal memutuskan menyelamatkan diri dengan terjun ke laut.
Selama kurang lebih 1,5 jam, keempatnya bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada karung yang mengapung sambil menunggu pertolongan.
Pertolongan akhirnya datang sekitar pukul 12.00 WIB ketika KM Jaya Makmur 88 melintas di kawasan tersebut. Kapal itu kemudian mengevakuasi keempat awak KM Laut Jaya 3 dan membawa mereka menuju Pelabuhan Tarempa.
Setelah menempuh perjalanan, para korban tiba di Pelabuhan Tarempa pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi selamat.
Empat awak berhasil dievakuasi
Keempat awak KM Laut Jaya 3 yang selamat masing-masing berinisial S (33), nakhoda; J (57), KKM; serta QPN (19) dan Z (60) yang merupakan ABK.
Seluruh korban telah kembali ke rumah masing-masing setelah proses evakuasi.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengapresiasi tindakan cepat awak KM Jaya Makmur 88 yang memberikan pertolongan kepada para korban.
Menurutnya, pertolongan terhadap orang yang mengalami kecelakaan atau berada dalam kondisi membahayakan di laut merupakan bagian penting dari upaya keselamatan pelayaran.
“Tindakan yang dilakukan oleh KM Jaya Makmur 88 sudah tepat dan benar. Setiap orang atau kelompok berhak dan wajib memberikan pertolongan apabila melihat kondisi membahayakan atau kecelakaan di laut sesuai Pasal 246 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,” ujar Abdul Rahman.
SAR ingatkan pentingnya keselamatan pelayaran
Abdul Rahman juga mengingatkan seluruh pengguna transportasi laut, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan Anambas dan Natuna, agar tidak mengabaikan aspek keselamatan sebelum melakukan pelayaran.
Menurutnya, kesiapan kapal, peralatan keselamatan, sistem komunikasi hingga kondisi mesin harus diperiksa secara berkala.
“Kami meminta agar seluruh sarana transportasi laut selalu melengkapi perlengkapan keselamatan dan komunikasi yang memadai. Pemeriksaan mesin dan kelistrikan kapal harus dilakukan secara berkala, termasuk memastikan muatan kapal sesuai kapasitas untuk mencegah kejadian serupa,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi wilayah Natuna dan Anambas yang didominasi perairan serta berada di kawasan kepulauan dan perbatasan membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna transportasi laut.
Kantor SAR Natuna menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam mendukung keselamatan pelayaran di wilayah kerjanya.
Penulis Amril Agin
Amril Agin memulai perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 2002 melalui berbagai media, seperti Harian Sijori Mandiri, Koran Peduli, serta portal berita daring mediakepri.com, sijorikepri.com, dan radarbintan.com. Berbekal pengalaman panjang di dunia pers, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Jadikan
Saat ini belum ada komentar