Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Hari Kedua Pencarian di Selat Sunda, Tim SAR Belum Temukan Delapan Orang, Lima Diantaranya Jurnalis

Hari Kedua Pencarian di Selat Sunda, Tim SAR Belum Temukan Delapan Orang, Lima Diantaranya Jurnalis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 51 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

– Pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang kontak saat berada di sebuah speed boat di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, masih belum membuahkan hasil.

Memasuki hari kedua, Rabu (9/9/2026), Tim SAR Gabungan memperluas operasi dengan membagi personel ke dalam tujuh Search and Rescue Unit (SRU). Penyisiran dilakukan di sejumlah sektor dengan melibatkan kapal dan armada SAR dari berbagai unsur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S.Sos., mengatakan perluasan sektor dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan keberadaan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.

Menurutnya, seluruh unsur yang tergabung dalam operasi dikerahkan sesuai tugas dan sektor masing-masing.

“Pada hari kedua ini pencarian kami perluas dengan pembagian SRU di beberapa sektor. Seluruh kekuatan dan sarana yang ada dioptimalkan untuk mencari delapan orang yang belum ditemukan,” ujar Al Amrad.

Sejumlah armada melakukan penyisiran secara bersamaan. KN SAR Tetuka 247 dan KAL Anyer masing-masing bergerak di Sektor 2. KN SAR Tetuka 247 mencatat jarak pencarian sekitar 68,3 nautical mile (NM), sedangkan KAL Anyer menempuh sekitar 69,5 NM.

Dari arah Lampung, RIB 02 dan RIB 03 ditempatkan di Sektor 1 dengan jarak penyisiran sekitar 67 NM. Tim melakukan pencarian sekaligus pengamatan visual di perairan sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku hingga kawasan Krakatau.

Penyisiran juga dilakukan RIB 02 Banten di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Sementara KP Sanjaya menjalankan pencarian di Sektor 4 dengan jarak sekitar 67,3 NM. KRI Leuser dan KRI Lepu turut bergerak di sektor pencarian masing-masing.

Pemantauan dari sejumlah SRU juga diarahkan ke kawasan Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar. Namun, hingga perkembangan operasi dilaporkan, belum ditemukan petunjuk yang dapat memastikan keberadaan delapan orang tersebut.

Situasi di sekitar Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian tim. Saat SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 melakukan pencarian berdasarkan titik koordinat pada SAR Map sekitar pukul 13.31 WIB, tim melihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal keluar dari Gunung Anak Krakatau.

Al Amrad mengatakan aktivitas vulkanik tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan operasi. Faktor keselamatan personel, kata dia, tidak boleh diabaikan dalam kondisi apa pun.

“Kami terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Ketika material debu vulkanik terlihat cukup tebal, aspek keselamatan personel tetap menjadi pertimbangan. Operasi akan disesuaikan dengan kondisi yang ditemukan di lapangan,” jelasnya.

Pencarian masih berlangsung hingga sore hari. Pada pukul 15.22 WIB, SRU 5 dengan menggunakan KP Sanjaya masih menyisir area berdasarkan koordinat SAR Map. Namun, tim belum memperoleh tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan delapan orang yang dicari.

Mereka yang masih dinyatakan dalam pencarian adalah Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis. Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten serta Lampung. Selain itu, turut bergabung USS Pandeglang, USS Merak, TNI, Polri, BPBD, KSOP, potensi SAR, media, keluarga korban, nelayan dan masyarakat.

Kekuatan pencarian didukung KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, KRI Lepu, KRI Leuser, RIB 02 Banten, RIB 02 dan RIB 03 Lampung. Tim juga menggunakan drone thermal serta perlengkapan SAR untuk operasi di air, peralatan medis, komunikasi dan perangkat pendukung lainnya.

Dari laporan kondisi lapangan, cuaca di wilayah pencarian pada Rabu terpantau cerah berawan. Angin bergerak dari selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 14 knot. Sementara tinggi gelombang berada pada kisaran 0,4 sampai 1 meter.

Al Amrad memastikan operasi belum dihentikan. Tim SAR Gabungan akan melakukan evaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan pencarian dan situasi di lokasi.

“Hasil pencarian sampai saat ini memang masih nihil. Namun upaya akan terus kami lakukan. Setiap perkembangan di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya. Kami berharap delapan orang yang masih dicari dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

Hingga berakhirnya laporan Operasi SAR hari kedua, delapan orang tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan upaya pencarian dengan menyesuaikan hasil evaluasi serta kondisi di lapangan.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Tegas Pemerintah: Dari Penanganan Darurat Hingga Mitigasi Bencana Jangka Panjang

    Langkah Tegas Pemerintah: Dari Penanganan Darurat Hingga Mitigasi Bencana Jangka Panjang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    – Dilansir dari Setkab.go.id, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Senin, 7 September 2026, untuk mengevaluasi percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Indonesia. Pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memastikan kebutuhan esensial masyarakat seperti aliran listrik, jaringan komunikasi, ketersediaan air bersih, […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Akankah Cristiano Ronaldo Tampil Malam Ini di Laga Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League? 12.39 Play Button

    Akankah Cristiano Ronaldo Tampil Malam Ini di Laga Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League?

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Al-Nassr masih berambisi memperkuat posisi mereka di papan atas Saudi Pro League 2024-25 di tengah ketatnya persaingan memperebutkan gelar juara. Di bawah komando pelatih Stefano Pioli, performa lini serang tim berjuluk Knights Najd ini terbilang tajam, meski mereka sempat tertinggal dari rival berat seperti Al-Hilal dan Al-Ittihad akibat awal musim yang kurang mulus. Strategi Rotasi […]

  • Sejarah Hari Olahraga Nasional 9 September Berawal Dari PON Solo 1948

    Sejarah Hari Olahraga Nasional 9 September Berawal Dari PON Solo 1948

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    – Tanggal 9 September setiap tahunnya selalu menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Pemilihan tanggal tersebut didasarkan pada sejarah perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi perdana yang berlangsung di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 9–12 September 1948. Kala itu, meski bangsa Indonesia tengah berada dalam situasi penuh tantangan […]

  • Meramu Tanjungpinang Sambil Ngopi

    Meramu Tanjungpinang Sambil Ngopi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Tadi sore seusai menjumpai tamu di Hotel CK Tanjungpinang, ngopi bareng bersama wartawan senior yang juga Wakil Ketua ICMI Kepri, bang Ridarman Bay dan Ahmad Yani, seorang pengacara dari Kantor Pengacara Yani & Marpaung SH. Sebenarnya ngopi bareng tersebut bukan pertemuan yang direncanakan. Hanya sebuah kebetulan ketika saya mampir di Kedai Kopi Toyyib yang posisinya […]

  • Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 26
    • 0Komentar

    — Jarak geografis antarpulau di Kepulauan Riau tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap layanan keuangan dan peluang ekonomi. Pemanfaatan teknologi sektor keuangan dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas usaha di wilayah kepulauan. Pesan tersebut mengemuka dalam Forum Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi […]

expand_less