Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Basarnas Lampung Turunkan Dua RIB Bantu Pencarian Speed Boat Hilang di Selat Sunda

Basarnas Lampung Turunkan Dua RIB Bantu Pencarian Speed Boat Hilang di Selat Sunda

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

— Upaya menemukan delapan orang yang hilang kontak bersama sebuah speed boat di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat dukungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dikerahkan untuk memperkuat pencarian pada hari kedua operasi. Kedua armada tersebut diterjunkan setelah Basarnas Lampung menerima Rencana Operasi SAR (Renops) H.2 dari Basarnas Banten pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 00.33 WIB.

Renops tersebut berisi permintaan dukungan personel sekaligus alat utama SAR untuk memperluas dan memperkuat pencarian di perairan Selat Sunda.

Dukungan dari Lampung mulai bergerak sekitar pukul 07.00 WIB. RIB 02 diberangkatkan dengan tujuh personel, sementara RIB 03 membawa 10 personel. Kedua tim kemudian menuju wilayah operasi dan melakukan penyisiran berdasarkan search area yang telah ditetapkan dalam Renops SAR H.2.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, mengatakan pengerahan tersebut merupakan bagian dari sinergi antartim SAR dalam menangani operasi pencarian di Selat Sunda.

Menurut Deden, personel dan armada yang diturunkan telah disiapkan untuk bekerja secara terkoordinasi dengan unsur SAR lainnya di lapangan.

“Kami mengerahkan dua RIB berikut personelnya untuk memperkuat operasi SAR di Selat Sunda. Pencarian dilaksanakan sesuai search area yang sudah ditetapkan, dengan tetap berkoordinasi bersama seluruh unsur SAR gabungan. Mudah-mudahan kedelapan orang yang dicari segera ditemukan,” kata Deden.

Ia menjelaskan, kondisi perairan dan situasi di lokasi pencarian menjadi pertimbangan dalam menentukan pola penyisiran. Selain efektivitas pencarian, keselamatan personel tetap menjadi prioritas karena wilayah operasi memiliki cakupan yang cukup luas.

Delapan orang yang hingga kini belum ditemukan terdiri dari Warta (55), kapten speed boat; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis, masing-masing M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang bekerja sebagai jurnalis freelance.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR dari Lampung turut dilibatkan. Di antaranya personel Pos SAR Bakauheni, kru KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BPBD Lampung serta ITERA.

Selain dua RIB, tim juga mendapat dukungan sejumlah peralatan dan unsur lainnya, termasuk KRI Lepu, satu paket alat pelindung diri (APD), serta perlengkapan pendukung operasi SAR lainnya.

Seluruh personel melaksanakan pencarian berdasarkan pembagian sektor dan rencana operasi yang telah ditetapkan oleh tim SAR gabungan. Penyisiran diarahkan untuk menemukan speed boat sekaligus memastikan keberadaan seluruh penumpang.

Hingga Rabu (9/9/2026), delapan orang tersebut masih tercatat dalam daftar pencarian (DP). Belum adanya informasi mengenai keberadaan mereka membuat operasi pencarian terus dilanjutkan.

Basarnas Lampung menyatakan akan tetap memberikan dukungan terhadap operasi SAR tersebut melalui koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. Personel dan sarana yang tersedia akan dioptimalkan untuk membantu menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian, dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan selama operasi berlangsung.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Tahun Aji Bersahabat dengan Keterbatasan

    Delapan Tahun Aji Bersahabat dengan Keterbatasan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Delapan tahun bukan waktu yang sebentar. Bagi keluarga, delapan tahun mendampingi seorang laki-laki yang tak lagi mampu berdiri adalah perjalanan panjang yang tak mudah diceritakan dengan kata-kata. Hari berganti hari. Pagi datang, malam kembali. Namun keadaan Trisno Aji Putra nyaris tak banyak berubah. Mantan wartawan Tribun Batam itu kini hanya mampu terduduk dan terbaring, menjalani […]

  • PM2.5 Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap

    PM2.5 Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap

    • calendar_month 44 menit yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    – Kondisi udara di Kota Pekanbaru masih perlu diwaspadai. Hasil pemantauan pada Rabu (9/9/2026) pagi menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada pada angka 112,8 µg/m³, sehingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat. Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Ranti Kurniati, menyampaikan angka tersebut berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. “Berdasarkan pemantauan kualitas […]

  • Sejumlah Bandara Utama Termasuk Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Normal Usai Terdampak Abu Vulkanik

    Sejumlah Bandara Utama Termasuk Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Normal Usai Terdampak Abu Vulkanik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    – Sejumlah bandara utama yang sebelumnya sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akhirnya kembali beroperasi secara normal mulai Selasa dini hari, 8 September 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan secara langsung di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta bahwa Bandara Soetta (Banten), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung) resmi dibuka kembali […]

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menteri Trenggono : Jangan Dipaksakan Melaut

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menteri Trenggono : Jangan Dipaksakan Melaut

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bacadulu.id – Sejak Sabtu 5 September 2026, aktifitas vulkanik Anak Gunung Krakatau mengalami peningkatan. Erupsi yang diiringi keluarnya material vulkanik gunung itu mengganggu aktifitas nelayan dan masyarakat pesisir di Selat Sunda. Bahkan menggangu aktifitas transportasi udara di sejumlah wilayah. Seperti aktifitas penerbangan Bandara Soekarno Hatta. Bagi nelayan dan masyarakat pesisir di kawasan itu, Mentri Kelautan […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lahir di Wajo, Sulawesi Selatan, 14 April 1973, Ady Indra Pawennari melangkah meninggalkan tanah kelahirannya pada tahun 1994. Saat usianya baru 21 tahun, ia merantau tanpa modal harta, melainkan hanya berbekal tekad kuat dan keberanian. Tanjungpinang, Kota Gurindam yang teduh, menyambut langkah pertamanya. Di kota inilah garis takdirnya terukir kuat. Puluhan tahun berlalu, sebagian besar […]

expand_less