Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Opini » Sentuhan Hati KJK Buat Sahabat

Sentuhan Hati KJK Buat Sahabat

  • account_circle Suyono Saeran
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gang di samping SPBU Batu Hitam Kota Tanjungpinang itu terasa lengang. Jam menunjukkan 13.30 WIB. Matahari masih terasa menyengat di atas kepala. Kami berlima (Saya, Ady Indra Pawennari, Bang Ridarman Bay, Amril dan Ambok Akok) dengan jalan kaki menyusuri gang itu untuk menemui salah seorang sahabat yang begitu lama tidak pernah jumpa.

Dulu dia seorang jurnalis yang karyanya cukup memberi warna. Berbagai tulisannya menjadi inspirasi banyak orang. Idealismenya sebagai seorang jurnalistik yang gigih dan pantang menyerah saat itu begitu kuat.

Wartawan Senior Kepri dan KJK saat mengunjungi Trisno Aji Putra dikediamannya. (6/9)

Dia adalah Trisno Aji Putra. Tidak hanya seorang jurnalis yang produktif. Trisno Aji Putra juga merupakan seorang penulis buku 77 Sosok Terkemuka Kepri dan Suara Dari Perbatasan.

Sahabat lama yang sama-sama berjuang itu sekarang dalam kondisi tidak berdaya. Tangan kanan dan kaki kanannya tidak bisa digerakkan. Dirinya hanya bisa duduk dan terbaring di tempat tidur kecil dan sederhana.

Adalah sebuah kecelakaan 8 tahun yang lalu, yang membuatnya kehilangan semuanya. Sejak itu tulisan cerdasnya tidak ada lagi menghiasi media masa. Pemikiran-pemikiran tentang Kepulauan Riau ke depan yang kerap dia tuangkan lewat karya jurnalistiknya juga ikut sunyi. Sesunyi sofa tempat tidur yang begitu setia menemaninya hingga kini. Namun dia beruntung dihadiahi istri setia merawat dan keluarga yang mencintainya.

Namun, siang tadi, kesunyian itu seolah seperti pecah. Ketika kami datang bukan membawa apa-apa yang istimewa. Hanya langkah kaki, sapaan, cerita lama, dan pelukan hangat kerinduan yang selama bertahun-tahun tertahan.

Di depan pintu rumahnya yang berwarna putih, kami berhenti sejenak. Ada rasa haru yang sulit diterjemahkan menjadi kata-kata. Rumah yang letaknya di paling ujung gang itu seolah juga menjadi saksi bisu sebuah kehampaan yang begitu lama dia rasakan.

Ketika akhirnya berjumpa, tatapan mata sahabat lama itu seolah berkata banyak hal. Ada bahagia karena masih diingat. Ada rasa haru karena orang-orang yang pernah berjalan bersamanya kembali hadir. Ucapan alhamdulillah berkali-kali mengalir dari bibirnya yang kering.

Dia peluk kami bergantian. Air matanya menetes. Namun wajah cerianya juga tergambar jelas. Luka kesunyian yang selama ini dipendam sendirian seolah terasa terobati dan hilang.

Kami duduk mengelilinginya. Percakapan pun mengalir, membawa kami kembali ke masa ketika kami masih sama-sama sibuk dengan dunia jurnalistik. Mengejar berita, berdiskusi tentang masa depan daerah, berdebat tentang idealisme, dan sesekali tertawa atas hal-hal kecil yang kini terasa begitu berharga.

Delapan tahun ternyata tidak mampu menghapus persahabatan. Tubuhnya mungkin tak lagi mampu bergerak sebebas dulu. Tangannya mungkin tak lagi lincah menulis berita dan pikirannya tak lagi dituangkan melalui halaman-halaman media massa.

Tetapi bagi kami, seorang sahabat tidak pernah diukur dari seberapa kuat tubuhnya, seberapa banyak karya yang masih dihasilkannya, atau seberapa jauh langkah yang mampu ditempuhnya.

Kami datang untuk mengatakan satu hal: kamu tidak pernah benar-benar sendirian.

Di luar sana, mungkin dunia terus bergerak. Berita berganti setiap menit. Nama-nama baru bermunculan. Media berubah. Teknologi berkembang. Tetapi kenangan tentang orang-orang yang pernah berjuang bersama akan selalu menemukan tempatnya sendiri.

Siang itu, gang di samping SPBU Batu Hitam memang lengang. Matahari begitu terik. Namun di sebuah rumah sederhana, kami berlima menemukan kembali sebuah persahabatan yang sempat terpisah oleh waktu.

Kami pulang dengan perasaan yang berbeda. Bukan karena melihat seorang sahabat dalam keterbatasannya, tetapi karena menyadari bahwa persahabatan sejati tidak mengenal batas waktu, keadaan, dan jarak.

Sebelum berpamitan, Ady Indra Pawennari atas nama Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) memberikan bantuan padanya. Bukan soal besarnya. Bukan juga soal kuantitasnya. Kepedulian memang harus diasah untuk mereka yang membutuhkan.

Dan mungkin, setelah delapan tahun sunyi, hari itu adalah satu halaman baru bagi dirinya. Sebuah halaman yang tidak ditulis dengan tinta. Tetapi ditulis oleh rasa peduli, kenangan, dan persahabatan yang hakiki.

Semoga lekaslah sembuh Trisno Aji Putra. Doa dari kami tetap terus mengalir buatmu.

Penulis

Biografi ..

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Dunia kerja modern telah mengalami pergeseran masif, di mana produktivitas tidak lagi terikat oleh empat dinding kantor fisik. Kehadiran berbagai inovasi teknologi dan perangkat pintar memungkinkan para pekerja jarak jauh untuk tetap terhubung, terorganisir, dan bekerja secara efisien dari mana saja. Solusi dan Tren Alat Produktivitas Digital Asisten Virtual Berbasis AI: Membantu mengotomatisasi tugas administratif, […]

  • Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, BacaDulu.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyediaan tempat tinggal layak melalui penyediaan legalitas tanah tanpa biaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini mengiringi agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Hunian Terjangkau Manggarai yang memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, Jumat (21/08/2026). […]

  • Transformasi Manajemen Galeri: Google Hadirkan Fitur Gemini Spark untuk Google Photos

    Transformasi Manajemen Galeri: Google Hadirkan Fitur Gemini Spark untuk Google Photos

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) kembali mencatatkan babak baru dalam cara manusia mengelola arsip digital sehari-hari. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh TechCrunch, Google resmi mengintegrasikan agen pribadi cerdasnya, Gemini Spark, ke dalam ekosistem Google Photos. Pembaruan ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam merapikan, menyunting, hingga mengoptimalkan ribuan koleksi foto yang tersimpan di ruang penyimpanan […]

  • Presiden Prabowo di EEF ke-11 Rusia: Samudra Pasifik Adalah Jembatan Ekonomi Bilateral

    Presiden Prabowo di EEF ke-11 Rusia: Samudra Pasifik Adalah Jembatan Ekonomi Bilateral

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kepala Negara Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memenuhi undangan khusus dari Presiden Vladimir Putin untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) edisi ke-11. Konferensi tingkat tinggi yang dihelat di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 September 2026. Kehadiran delegasi tingkat tinggi Indonesia disambut dalam […]

  • Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BATAM, BacaDulu.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan fungsi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian tidak boleh berhenti pada urusan administrasi. Pembinaan personel harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk memperhatikan tantangan geografis di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas. Penegasan tersebut disampaikan Asep saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM […]

  • Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Bacadulu.id, Jakarta – Indonesian dan Australia berencana mengembangkan tekhnologi Recirculating Aquaculture System (RAS). Melalui siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), RAS bertujuan mendukung program budidaya darat tematik. Hal itu disejalankan dengan ratusan desa perikanan yang potensial di Indonesia. “Saya sudah melihat langsung bagaimana sistem RAS ini berjalan di Tasmania untuk meningkatkan produktivitas perikanan budidaya […]

expand_less