Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Opini » Menunggu Tiga Dekade untuk Secarik Mahkota Utama

Menunggu Tiga Dekade untuk Secarik Mahkota Utama

  • account_circle Ady Indra Pawennari
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Waktu tidak pernah berjalan mundur, namun ia selalu memberi ruang bagi jiwa-jiwa yang menolak menyerah.“Tak ada kata terlambat.” Kalimat itu bukan sekadar rangkaian kata yang kerap saya bisikkan demi membakar semangat para pewarta muda di bawah langit Dewan Pers.

Jauh di lubuk hati yang paling dalam, kalimat itu adalah bait mantra yang saya rapalkan untuk diri saya sendiri. Sebuah janji setia bahwa setiap tetes keringat di jalan sunyi ini akan menemukan muaranya.

Langkah kaki saya menjemput legitimasi ini memang harus berkejaran dengan senja. Ketika riak pemberlakuan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pertama kali bergulir antara tahun 2011 hingga 2018, sebuah karpet merah terbentang bagi para peracik berita senior.

Kami dipersilakan melompat langsung memeluk jenjang kompetensi wartawan Utama, tanpa harus merangkak membelah anak tangga wartawan Muda dan Madya. Namun, angin waktu membawa saya berlayar ke arah lain. Momentum emas itu terlepas, menyisakan sesal yang tersimpan rapi.

Hingga pada tahun 2019, di bawah langit Kota Kembang, Bandung, saya memantapkan langkah menuju UKW yang digelar PWI Jawa Barat. Namun, takdir rupanya ingin menguji keteguhan hati saya.

Regulasi telah berganti rupa. Karpet merah itu telah digulung rapat-rapat. Saya yang telah menghabiskan 23 tahun usia menua bersama pekatnya tinta dan tajamnya pena, harus rela berdiri di garis awal yang sama dengan mereka yang baru saja belajar mengeja berita. Saya harus memulai dari jenjang Muda.

Ada rasa getir yang menyelinap di dada, namun ada api pembuktian yang menolak padam. Di kota penuh kenangan itu, dengan rambut yang mulai bersulam perak, saya menundukkan kepala, memeras seluruh sari-sari pengalaman yang telah puluhan tahun saya pupuk.

Tuhan maha menyaksikan. Sore itu, saya pulang tidak hanya membawa kelulusan dan dinyatakan kompeten, tetapi juga predikat sebagai peserta terbaik. Jejak itu berlanjut. Lima tahun berselang, di bawah garis cakrawala Batam tahun 2024, takdir kembali meloloskan saya di jenjang Madya. Saya dinyatakan kompeten.

Namun, puncak gunung batu itu masih jauh. Aturan memaksa saya bersabar menanti jeda dua tahun untuk bisa mengetuk gerbang tertinggi: Wartawan Utama.

Peluang itu sejatinya sempat membayang di depan mata, di tanah Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 24 – 25 Mei 2026. Lembar administrasi telah rapi, mahar pendaftaran telah tunai.

Tapi hidup selalu punya cara rahasia untuk menguji prioritas kita. Sebuah panggilan bisnis lintas negara datang menghampiri. Dua kepentingan besar berdiri sejajar, memaksa saya memilih.

Dengan hati yang remuk oleh keikhlasan, saya memilih menepi. Mimpi UKW jenjang Utama bersama PWI Sulawesi Selatan di Makassar harus rela layu sebelum berkembang.

Siapa sangka, air mata penundaan itu justru digantikan oleh senyuman semesta di Kota Gurindam Tanjungpinang. Jalan menuju puncak itu akhirnya terbentang melalui rumah yang saya bangun dengan cinta, Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Bekerja sama dengan UPN Veteran Yogyakarta, sebuah ruang ujian dibuka di Tanjungpinang pada tanggal 29 – 30 Agustus 2026.

Di dalam ruang penuh ketegangan itu, di hadapan mata penguji yang tajam dan tanpa kompromi, ego seorang wartawan senior saya luruhkan.

Saya kembali menjadi seorang murid yang tekun. Fisik saya mungkin tak lagi sekuat pemuda yang tiga puluh tahun lalu berlari mengejar berita, namun gairah yang membakar dada ini masih persis sama.

Lembar demi lembar materi uji saya selesaikan dengan jemari yang bergetar oleh rindu akan pembuktian, tepat waktu sebelum waktu yang diberikan penguji berakhir.

Dan saat-saat mendebarkan itu pun tiba. Sebuah kalimat meluncur, membuat jakun saya naik turun menahan buncahan haru yang menyumbat tenggorokan.

Alhamdulillah, nama saya bersanding bersama empat jiwa tangguh lainnya yang mengikuti jenjang Utama, yakni Roma Uly Sianturi, Dede Rusdiana, Anton Marulam Silitonga dan Elhadif Putra, dinyatakan resmi: KOMPETEN.

Tiga puluh tahun. Tiga dekade bukan waktu yang singkat untuk sebuah pengakuan yang sah. Saya telah menua di jalanan, menerjang badai, menyuarakan kebenaran demi mereka yang tak bersuara.

Hari ini, Senin (7/9/2026, nama saya sudah tayang di data sertifikasi wartawan website Dewan Pers sebagai wartawan utama dengan Nomor : 16077-UPNYK/WU/DP/VIII/2026/14/04/73.

Kini, selembar sertifikat Wartawan Utama itu bukan lagi sekadar kertas formalitas. Bagi saya, itu adalah sebuah mahkota kesabaran.

Sebuah penegasan paling indah dari semesta bahwa dedikasi sejati tidak akan pernah kedaluwarsa, dan untuk sebuah kehormatan profesi, tidak akan pernah ada kata terlambat.

Penulis

Memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 1996 di SKM GeNTA, Suara Riau, Sijori Mandiri hingga mendirikan bintanpos.com, media siber pertama di Kepulauan Riau tahun 2001. Kini, Ia menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bacadulu.id, Jakarta – Indonesian dan Australia berencana mengembangkan tekhnologi Recirculating Aquaculture System (RAS). Melalui siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), RAS bertujuan mendukung program budidaya darat tematik. Hal itu disejalankan dengan ratusan desa perikanan yang potensial di Indonesia. “Saya sudah melihat langsung bagaimana sistem RAS ini berjalan di Tasmania untuk meningkatkan produktivitas perikanan budidaya […]

  • Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 27
    • 0Komentar

    – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyediaan tempat tinggal layak melalui penyediaan legalitas tanah tanpa biaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini mengiringi agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Hunian Terjangkau Manggarai yang memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, Jumat (21/08/2026). Ketua Satuan […]

  • Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 23
    • 0Komentar

    — Jarak geografis antarpulau di Kepulauan Riau tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap layanan keuangan dan peluang ekonomi. Pemanfaatan teknologi sektor keuangan dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas usaha di wilayah kepulauan. Pesan tersebut mengemuka dalam Forum Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Wujud Solidaritas, KJK Kunjungi Mantan Wartawan Tribun yang Sakit Menahun

    Wujud Solidaritas, KJK Kunjungi Mantan Wartawan Tribun yang Sakit Menahun

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menunjukkan aksi nyata solidaritas sesama profesi dengan mengunjungi Trisno Aji Putra, mantan wartawan Tribun Batam yang tengah terbaring sakit. Kunjungan sosial ini berlangsung di kediaman Aji yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Lorong Buntu, samping Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, pada Minggu (6/9/2026). Aji diketahui harus berjuang melawan sakit […]

  • Gadgets on the Go: Teknologi Andalan untuk Perjalanan Bisnis

    Gadgets on the Go: Teknologi Andalan untuk Perjalanan Bisnis

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Teknologi portabel dan perangkat pintar terus merevolusi cara para profesional bekerja saat bepergian (on the go). Berbagai inovasi gadget terbaru dirancang bukan sekadar untuk fungsi dasar, melainkan guna mendongkrak produktivitas, efisiensi, dan kenyamanan mobilitas bisnis di era modern. Tren Utama Perangkat Mobile dan Bisnis Wearable Canggih untuk Kesehatan dan Produktivitas: Perangkat sandang masa kini tidak […]

expand_less