Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Jalur Laut Tanjung Sengkuang Jadi Sorotan, Bea Cukai Batam Masih Bungkam

Jalur Laut Tanjung Sengkuang Jadi Sorotan, Bea Cukai Batam Masih Bungkam

  • account_circle Basok Ridwan
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, – Pertanyaan mengenai pengawasan lalu lintas barang di kawasan pesisir Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, belum juga mendapatkan jawaban dari Bea Cukai Batam. Padahal, kawasan tersebut menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan aktivitas pemindahan barang melalui jalur laut pada malam hari.

Informasi yang dihimpun BacaDulu menyebut aktivitas bongkar muat barang-barang sembako, elektronik dan buah-buahan seperti durian musang king itu melibatkan kendaraan pengangkut roda empat dan kapal kayu di Pelabuhan Tikus seperti Tanjung Sekuang yang diperankan oleh inisial IC.

Namun, karakter aktivitas yang dilaporkan cukup untuk memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme pengawasan barang yang keluar dari kawasan FTZ melalui jalur pesisir oleh petugas berwenang.

BacaDulu telah menghubungi Kepala Bea Cukai Batam, Agung Widodo, untuk meminta penjelasan. Pertanyaan yang diajukan tidak hanya mengenai dugaan aktivitas di Tanjung Sengkuang, tetapi juga menyangkut mekanisme pengawasan barang dari kawasan FTZ yang dikirim menggunakan kapal melalui jalur pesisir.

Hingga berita ini diterbitkan, Agung Widodo belum memberikan jawaban kepada BacaDulu. Diamnya institusi ini yang memiliki kewenangan pengawasan kepabeanan membuat sejumlah pertanyaan publik tetap menggantung.

Di lapangan, aktivitas perdagangan Batam bergerak melalui banyak jalur. Tidak seluruhnya berbentuk terminal besar dengan arus penumpang dan kendaraan yang mudah terlihat. Pelabuhan rakyat dan tikus di kawasan pesisir juga menjadi bagian dari aktivitas transportasi laut masyarakat.

Maka pengawasan adalah hal penting. Sumber berinisial GH, yang mengaku mengetahui pola distribusi barang melalui jalur laut di Batam, mengatakan pengawasan tidak semestinya berhenti pada lokasi barang diberangkatkan.

“Yang perlu dilihat bukan hanya barang itu berangkat dari mana, tetapi siapa yang mengirim, dokumennya bagaimana, menggunakan sarana apa, dan siapa penerimanya. Rangkaian itu harus ditelusuri,” ujar GH.

Menurut GH, tujuan pengiriman juga perlu diverifikasi berdasarkan dokumen dan pergerakan barang.

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran, jangan berhenti pada orang yang membawa barang. Telusuri sampai pemilik, pengirim dan penerimanya,” katanya.

Bahkan sumber lainnya juga menyebut pernah mendengar informasi mengenai pengiriman ball press melalui kawasan Tanjung Sengkuang menuju wilayah Tanjung Uban, Bintan.

“Saya juga sering dengar berita, kata orang, ada ball press yang dibawa ke Uban dan dimuatnya di Sengkuang,” ujar sumber yang namanya tidak ingin disebutkan.

Pernyataan itu setidaknya menunjukkan satu persoalan yaitu pengawasan barang tidak cukup hanya melihat kapal yang bergerak, tetapi harus mampu membaca seluruh rantai distribusinya.

Pesan pemerintah pusat soal pemberantasan barang ilegal juga sedang ditegaskan kembali. Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 meminta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus memperkuat penindakan terhadap aktivitas ilegal. Dalam keterangannya, Suahasil menyebut penindakan terhadap kegiatan ilegal akan dilanjutkan dan tidak hanya menyasar rokok ilegal, tetapi juga berbagai bentuk barang atau aktivitas ilegal lainnya.

Penegasan tersebut menjadi relevan ketika dikaitkan dengan fungsi pengawasan Bea Cukai di wilayah pesisir seperti Batam. Jika pemerintah pusat meminta pemberantasan aktivitas ilegal terus diperkuat, maka pengawasan terhadap jalur-jalur distribusi barang juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas tersebut.

Batam memiliki status FTZ yang membuat arus barang menjadi bagian penting dari kegiatan ekonomi. Namun, fasilitas perdagangan bebas tetap memiliki aturan. Barang yang keluar dari kawasan FTZ menuju daerah pabean harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Oleh sebab itu, jika benar terdapat aktivitas pemindahan barang dari kawasan pesisir menuju daerah lain di luar Batam, pertanyaan mengenai dokumen, asal barang, pemilik, pengangkut dan tujuan akhirnya menjadi relevan untuk dijawab oleh petugas pengawasan seperti Bea Cukai.

Jika seluruh prosedur telah dipenuhi, tidak ada alasan bagi informasi tersebut untuk menjadi sebuah misteri. Dan sebaliknya, jika ditemukan ketidaksesuaian, maka mekanisme penindakan sudah semestinya berjalan sesuai hukum yang berlaku.

BacaDulu tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Bea Cukai Batam, Ditpolairud Polda Kepri, maupun pihak-pihak yang berkepentingan. Penjelasan resmi akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan lanjutan berikutnya.

Penulis

Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog RRI Tanjungpinang, Diskominfo Kepri Soroti Tantangan Menjaga Kualitas Informasi di Era Digital

    Dialog RRI Tanjungpinang, Diskominfo Kepri Soroti Tantangan Menjaga Kualitas Informasi di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Kepulauan Riau (Kepri), khususnya dalam memastikan informasi yang diterima benar, akurat dan dapat dipercaya. Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Dialog Tanjungpinang Pagi yang digelar LPP RRI Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026), dengan mengangkat tema “RRI di Beranda Indonesia: Menjaga Informasi, Merawat Kebangsaan.” Dialog menghadirkan […]

  • Virgo Transport 8 Tenggelam, 108 Selamat, 6 Meninggal, 129 Masih Dicari

    Virgo Transport 8 Tenggelam, 108 Selamat, 6 Meninggal, 129 Masih Dicari

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, masih berlangsung. Hingga Minggu (13/9/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat 108 orang selamat, enam meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang di kapal. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, […]

  • Life Jacket Ditemukan, Pencarian Delapan Orang di Selat Sunda Terus Berlanjut

    Life Jacket Ditemukan, Pencarian Delapan Orang di Selat Sunda Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pandeglang, – Tim SAR Gabungan menemukan titik terang dalam pencarian delapan orang yang hilang setelah speed boat yang mereka tumpangi kehilangan kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pada hari ketiga operasi, Kamis (10/9/2026), petugas menemukan sebuah life jacket saat melakukan penyisiran di Sektor F. Temuan tersebut ditemukan oleh KAL Anyer sekitar pukul 15.32 […]

  • Transformasi Manajemen Galeri: Google Hadirkan Fitur Gemini Spark untuk Google Photos

    Transformasi Manajemen Galeri: Google Hadirkan Fitur Gemini Spark untuk Google Photos

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 18
    • 0Komentar

    – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) kembali mencatatkan babak baru dalam cara manusia mengelola arsip digital sehari-hari. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh TechCrunch, Google resmi mengintegrasikan agen pribadi cerdasnya, Gemini Spark, ke dalam ekosistem Google Photos. Pembaruan ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam merapikan, menyunting, hingga mengoptimalkan ribuan koleksi foto yang tersimpan di ruang […]

  • BP Batam Dukung Monumen Simpang Barelang, Kawasan Disiapkan Jadi Landmark Baru

    BP Batam Dukung Monumen Simpang Barelang, Kawasan Disiapkan Jadi Landmark Baru

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Melly
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Penataan kawasan Simpang Barelang di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung, memasuki tahap awal. Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan mendukung pembangunan monumen yang diharapkan memperkuat identitas visual sekaligus memperindah salah satu kawasan strategis di Kota Batam. Monumen tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Batamindo Investment Cakrawala. Oleh Lembaga Adat Melayu […]

  • Guncang Simpang Zaman! KJK Kepri Bedah Karya Monumental Ridarman Bay

    Guncang Simpang Zaman! KJK Kepri Bedah Karya Monumental Ridarman Bay

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menggelar bedah buku berjudul”Menjaga Nurani, Suara di Simpang Zaman”karya jurnalis senior Kepri, Ridarman Bay. Acara ini berlangsung khidmat di Kantor KJK, Komplek Ruko Central Kencana No. 20, Tanjungpinang, Sabtu (12/9/2026). Acara yang akan dipandu oleh pengacara muda, Dr. Ahmad Yani, SH, MH, ini menghadirkan dua pembedah utama, yaitu Kepala […]

expand_less