Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Panen Jagung di Galang Batam, Kapolda Turun ke Ladang, Petani Ungkap Tantangan Kekeringan

Panen Jagung di Galang Batam, Kapolda Turun ke Ladang, Petani Ungkap Tantangan Kekeringan

  • account_circle Melly
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BATAM, – Di tengah tantangan kemarau dan keterbatasan air, kelompok tani di Kecamatan Galang, Kota Batam, terus berupaya meningkatkan produksi jagung. Upaya tersebut mendapat dukungan Polda Kepulauan Riau melalui program Polisi Peduli Pangan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri turun langsung mengikuti panen raya jagung pipil bersama Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, petani, dan sejumlah mitra usaha.

Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur saat ini mengelola tujuh hektare lahan jagung, terdiri atas dua hektare di Sijantung dan lima hektare di Kelurahan Sungai Raya.

Dalam kegiatan tersebut, petani memanen jagung dari lahan seluas dua hektare di Sijantung. Sementara lahan di Sungai Raya telah dipanen bulan sebelumnya dan kembali ditanami untuk panen berikutnya yang direncanakan pada Januari 2027.

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian bertujuan mendukung produktivitas petani, bukan mengambil alih peran mereka.

Menurutnya, pengembangan jagung pipil memiliki nilai strategis karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, sehingga turut mendukung keberlanjutan sektor peternakan dan rantai pasok pangan.

“Melalui sinergi bersama kelompok tani, pemerintah daerah, Bulog, dan seluruh pihak terkait, kita berharap produktivitas pertanian terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, dan upaya mewujudkan swasembada pangan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Suhendri.

Ketua Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur, Eka Susanto, mengungkapkan bahwa pengembangan tanaman jagung di Batam masih menghadapi sejumlah kendala, terutama ketersediaan air saat kemarau berkepanjangan.

Menurut Eka, dukungan Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Polsek Galang membantu kelompok tani menghadapi kendala tersebut, termasuk melalui bantuan personel dalam proses pemanenan.

Dari lahan di Sungai Raya, kelompok tani telah memperoleh hasil panen sementara sekitar 16 ton dari target 20 ton. Sebagian jagung masih menjalani proses pengeringan sebelum disiapkan untuk penyaluran.

Hasil panen tersebut direncanakan disetorkan kepada Perum Bulog sesuai mekanisme penyerapan yang berlaku.

Dalam kegiatan panen raya di Sijantung, Kapolda Kepri bersama kelompok tani juga mengikuti proses pemipilan jagung dan pelepasan hasil panen untuk distribusi.

Turut hadir Kepala Bulog Batam Ashariyanti Pratimi, jajaran pejabat Polda Kepri, Polresta Barelang, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Melalui program Quick Wins Kapolri tentang Polisi Peduli Pangan, Polda Kepri berharap kerja sama dengan petani terus diperkuat, terutama dalam mengembangkan lahan produktif dan mengatasi kendala yang memengaruhi hasil pertanian.

Bagi kelompok tani di Galang, dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen, tetapi juga berlanjut hingga pengelolaan air, penanaman berikutnya, dan pemasaran hasil pertanian.

  • Penulis: Melly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less