Gubernur Kepulauan Riau Resmikan Pelabuhan HDPE di Matak, Anambas
- account_circle Suyono Saeran
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM meresmikan penggunaan Pelabuhan HDPE di Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Anambas, Sabtu (07/11/2026).
ANAMBAS,
– Peresmian penggunaan Pelabuhan HDPE Desa Matak Kecamatan Kute Siantan Kabupaten Anambas dilaksanakan hari ini oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM, Sabtu 7 November 2026.
Dalam kata sambutannya Gubernur Ansar Ahmad mengatakan pelabuhan di daerah perbatasan dan wilayah terluar membawa harapan besar untuk memperkuat konektivitas antarpulau, menurunkan biaya logistik, serta memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Pelabuhan baru, kata Gubernur, diharapkan dapat mengatasi isolasi geografis dan ketertinggalan antar-pulau. Infrastruktur yang andal menjamin mobilitas warga perbatasan menjadi lebih lancar, aman, terjangkau, dan efisien untuk bepergian ke pusat-pusat kota atau pulau lain.
“Di daerah perbatasan, pasokan barang seringkali terhambat dan mahal. Keberadaan dermaga yang memadai diharapkan bisa memperkuat rantai pasok barang kebutuhan pokok, memperlancar distribusi logistik, serta menurunkan biaya logistik nasional yang tinggi agar harga barang di daerah terluar menjadi lebih stabil,” jelas Ansar Ahmad.
Selain itu, masih kata Gubernur, kehadiran pelabuhan diharapkan di Matak dapat menjadi pemicu lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru. Aktivitas di area pelabuhan membuka peluang bagi sektor perdagangan lintas batas, menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.
“Sebagai beranda terdepan negara, pembangunan pelabuhan di Anambas merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di daerah terluar. Infrastruktur pertahanan dan sipil yang baik di perbatasan menegaskan kedaulatan wilayah serta mewujudkan pemerataan pembangunan yang tidak lagi berpusat di kota-kota besar saja,” pungkasnya.
Penulis Suyono Saeran
Pengalaman jurnalistiknya membentang dari tahun 1999. Mulai SKM Genta, Media Kepri, Harian Lantang, Kepri Bangkit dan lainnya. Selain sebagai jurnalis, Ia juga penulis buku yang produktif. Sudah lima buku yang dihasilkannya mulai dari Perjalanan Meraih Mimpi, Kepri Terang, Ansar: Guru Ngaji Jadi Gubernur Kepri, Dari Lex Baux ke Dapur Arang dan Mutiara di Air Saga.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar