Busana Adat Sulawesi Selatan Warnai Pawai Budaya Tanjungpinang
- account_circle A. Ridwan
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tanjungpinang mengenakan busana adat Sulawesi Selatan saat mengikuti Pawai Budaya di Tanjungpinang, Sabtu (07/11/2026).
TANJUNGPINANG,
— Keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tanjungpinang mengenakan busana adat Sulawesi Selatan saat mengikuti Pawai Budaya, Sabtu (7/11/2026). Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang.
Bagi KKSS, pawai tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan budaya daerah asal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat dari beragam latar belakang di Tanjungpinang.
Ketua KKSS Kota Tanjungpinang, H. Suardi, mengatakan partisipasi organisasinya merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kebudayaan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman suku dan budaya merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga bersama,” ujar Suardi, dikutip dari laman KKSS Kepri.
Menurutnya, keterlibatan dalam pawai juga menjadi cara merawat identitas budaya Sulawesi Selatan di perantauan. Melalui kegiatan bersama, warisan budaya dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.
Suardi menyampaikan bahwa KKSS akan terus membangun silaturahmi serta mengambil bagian dalam kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Ia berharap kebersamaan antarkelompok masyarakat semakin kuat melalui ruang perjumpaan seperti pawai budaya.
Sebagai bagian dari masyarakat Tanjungpinang, KKSS juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Pawai yang dimulai pukul 07.00 WIB itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya sekaligus merayakan keberagaman dalam perjalanan 25 tahun Kota Otonom Tanjungpinang.
Penulis A. Ridwan
A. Ridwan adalah seorang jurnalis dan pengamat UMKM yang aktif mengangkat dinamika ekonomi kerakyatan, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Tingkat Muda pada tahun 2026, ia konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang tajam, berimbang, dan berfokus pada pemberdayaan sektor usaha lokal agar mampu naik kelas di kancah nasional.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar