Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Profile » Sri Dewi Marlina Putri, Perempuan Pertama Jadi Kakantah di Tanjungpinang

Sri Dewi Marlina Putri, Perempuan Pertama Jadi Kakantah di Tanjungpinang

  • account_circle Ady Indra Pawennari
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di bawah langit Kepulauan Riau yang membentang biru, sebuah babak baru kepemimpinan perempuan sedang diukir. Sejak 4 Juni 2026, amanah sebagai Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Tanjungpinang resmi diemban oleh Sri Dewi Marlina Putri.

Kehadirannya bukan sekadar mengisi ruang jabatan, melainkan menjadi simbol ketegasan yang dibalut kelembutan, sebuah komitmen untuk menata bumi Gurindam.

Ia adalah perempuan pertama yang memegang jabatan sebagai Kakantah di Kota Tanjungpinang dan kedua di Provinsi Kepulauan Riau setelah Kakantah Kabupten Karimun dijabat oleh Susilawati tahun 2017.

Rumah yang Berpindah dan Akar yang Menguat

Lahir pada 13 Desember 1978 sebagai anak ketiga dari lima bersaudara, masa kecil Sri adalah sebuah petualangan. Mengikuti jejak sang ayah yang mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), masa kecilnya dihabiskan dengan berpindah dari satu kota ke kota lain, merajut memori di ranah Minang, Kota Padang.

Di bawah bayang-bayang Gunung Marapi, ia menyelesaikan sekolahnya di SMA Bukittinggi.

Bagi Sri, tanah bukan sekadar hamparan tempat berpijak, melainkan ruang hukum yang harus ditegakkan dengan adil.

Rasa ingin tahu itu membawanya merengkuh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada tahun 2021. Gelar tersebut bukan sekadar simbol akademis, melainkan bekal ilmu dan senjata keadilan yang kelak ia gunakan untuk melayani masyarakat.

Menjemput Takdir di Ibukota

Usai menuntaskan studinya, Sri Dewi Marlina Putri yang akrab disapa Vivi ini melangkah berani ke Jakarta. Langkah awalnya dimulai di sebuah perusahaan Korea Selatan, namun panggilan jiwa untuk mengabdi pada negeri tak pernah padam.

Pada tahun 2006, ia mengetuk pintu pengabdian dengan mendaftar sebagai PNS di Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Alhamdulillah, saya diterima dan ditempatkan di Kementerian ATR/BPN tahun 2006-2012. Setelah itu, pindah ke Kantah Jakarta Selatan,” kenangnya dengan nada penuh syukur.

Perjalanan kariernya adalah lembaran-lembaran geografi yang panjang. Dari riuh Jakarta, ia melangkah ke hamparan hijau Kabupaten Cianjur, Jawa Barat—penempatan terjauh yang pernah ia rasakan.

Langkahnya kemudian berputar ke Bogor, kembali ke akar Kementerian ATR/BPN, hingga akhirnya takdir membimbingnya ke Tanjungpinang.

Di kota yang kental dengan budaya Melayu ini, Sri merasa pulang ke rumah. Adaptasi baginya bukanlah batu sandungan, melainkan jembatan kebudayaan yang mendekatkan hatinya dengan masyarakat setempat.

Mematahkan Stigma, Menghidupkan Harapan

Sebagai seorang pemimpin wanita, Vivi tak menampik adanya riak-riak prasangka yang pernah mampir ke telinganya. Ia sempat mendengar selentingan bahwa pemimpin perempuan identik dengan kesan cerewet dan penuh aturan yang mengekang.

Namun, di bawah payung langit Tanjungpinang, Vivi memilih untuk membuang jauh-jauh stigma usang tersebut.

Ia membuktikannya bukan dengan kata-kata, melainkan lewat ketulusan tindakan. Baginya, kepemimpinan perempuan adalah tentang kepekaan mendengarkan dan kemudahan dalam mengulurkan bantuan.

Di tangannya, birokrasi yang kaku dilebur menjadi pelayanan yang ramah, ringkas, dan tidak berbelit-belit.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah Tanjungpinang, Vivi datang seorang diri. Ia memilih berangkat sendiri, enggan membebani suami dan anak-anak tercinta.

Di balik kesendirian itu, benteng kekuatannya justru berdiri kokoh dari jauh—dukungan penuh dan kepercayaan tanpa syarat yang mengalir dari keluarganya. Ia merindukan denyut nadi kota ini kembali hidup, bergairah, dan makmur seperti sedia kala.

“Selama saya di sini, saya harus berdampak. Berikan pelayanan terbaik dan jangan pernah mempersulit masyarakat,” tegas Vivi dengan kalimatnya bergaung bagai janji suci.

Merajut Solusi di Tanah Terlantar

Tantangan besar kini menantinya di Tanjungpinang. Persoalan lahan Hak Guna Bangunan (HGB) yang masuk dalam kategori tanah terlantar tak dibiarkannya menjadi bara dalam sekam.

Melalui program Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), Vivi berjanji akan turun tangan mengurai benang kusut tersebut.

Ia memilih jalan dialog. Menjadi jembatan yang mempertemukan perusahaan pemilik HGB, perwakilan masyarakat, dan pemerintah daerah. Di bawah kepemimpinannya, Vivi percaya bahwa duduk bersama dalam satu meja akan melahirkan solusi konkret yang berkeadilan.

Penulis

Memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 1996 di SKM GeNTA, Suara Riau, Sijori Mandiri hingga mendirikan bintanpos.com, media siber pertama di Kepulauan Riau tahun 2001. Kini, Ia menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi pencarian SAR di Selat Sunda dengan kapal dan drone

    Hari Kesembilan, Pencarian 5 Orang Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu 1 di Selat Sunda Masih Nihil

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pandeglang, – Upaya menemukan 5 orang Jurnalis dan 3 Kru yang masih hilang setelah speedboat Arupadhatu 1 yang mereka tumpangi hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, masih belum membuahkan hasil. Memasuki hari kesembilan pencarian, Rabu (16/9/2026), Tim SAR Gabungan kembali memperluas penyisiran dengan mengerahkan 22 alut laut. Operasi dibagi menjadi delapan sektor […]

  • Patroli Bea Cukai Batam menyita 506 ribu batang rokok ilegal

    Patroli Tengah Malam Bongkar Jalur Rokok Ilegal di Batam, 506 Ribu Batang Disita Bea Cukai

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Peredaran rokok ilegal di Kota Batam kembali terbongkar. Kali ini, jalur laut menjadi pintu yang coba dimanfaatkan untuk membawa ratusan ribu batang rokok tanpa pita cukai. Bea Cukai Batam menggagalkan peredaran 506.477 batang rokok ilegal sepanjang September 2026 melalui patroli laut dan Operasi Cukai. Dari seluruh penindakan tersebut, nilai barang diperkirakan mencapai Rp753,2 […]

  • Petugas Bea Cukai Batam di Tanjung Sengkuang memeriksa aktivitas pelabuhan

    Jalur Laut Tanjung Sengkuang Jadi Sorotan, Bea Cukai Batam Masih Bungkam

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Pertanyaan mengenai pengawasan lalu lintas barang di kawasan pesisir Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, belum juga mendapatkan jawaban dari Bea Cukai Batam. Padahal, kawasan tersebut menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan aktivitas pemindahan barang melalui jalur laut pada malam hari. Informasi yang dihimpun BacaDulu menyebut aktivitas bongkar muat barang-barang sembako, […]

  • Ketika Langkah Aji Terhenti, Persahabatan Terus Berjalan

    Ketika Langkah Aji Terhenti, Persahabatan Terus Berjalan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Dulu, Aji terbiasa datang membawa cerita. Sebagai wartawan Tribun Batam, hari-harinya diisi dengan mencari fakta, menemui banyak orang, dan menuliskan berbagai peristiwa yang terjadi di sekelilingnya. Kini keadaannya berbalik. Bukan lagi Aji yang mendatangi cerita. Justru cerita tentang dirinya yang membuat sejumlah sahabat lama datang mencarinya. Sudah hampir delapan tahun tubuh Trisno Aji Putra tak […]

  • Mutu Terjamin, Ikan Tuna Asal Sulteng  Eksis di Pasar Amerika Serikat

    Mutu Terjamin, Ikan Tuna Asal Sulteng Eksis di Pasar Amerika Serikat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, Baca dulu.id – Dua tahun terakhir Ikan tuna asal Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor. Kesuksesan itu seiring dengan penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Melalui siaran pers KKP, Kamis 3 September 2026, sertifikasi itu menjamin pengelolaan tuna dari mulai penangkapan, cara penanganan di atas kapal, hingga pengolahan dilakukan […]

  • Dilantik Ansar, Dua Pejabat Eselon II Pemprov Kepri Bergeser ke Asisten

    Dilantik Ansar, Dua Pejabat Eselon II Pemprov Kepri Bergeser ke Asisten

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Pelantikan berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 10 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ansar menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Ia berharap amanah baru yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi mendukung pelaksanaan […]

expand_less