Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Amsakar Buka Peta Baru Ketahanan Air Batam, Lingga Masuk Radar

Amsakar Buka Peta Baru Ketahanan Air Batam, Lingga Masuk Radar

  • account_circle Melly
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, — Persoalan ketersediaan air baku di Kota Batam mendorong pemerintah daerah membuka opsi sumber air dari luar pulau. Salah satu yang mulai dikaji adalah pemanfaatan potensi air baku dari Kabupaten Lingga.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyebut pengembangan sumber air baku baru menjadi bagian penting dalam peta jalan atau roadmap tata kelola air Batam.

Menurut Amsakar, kebutuhan air Batam akan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, industri, investasi, dan pembangunan kota. Karena itu, persoalan air tidak cukup ditangani hanya melalui langkah darurat ketika terjadi gangguan pasokan.

“Janji kita adalah meningkatkan pelayanan tata kelola air bersih. Memang menyelesaikan seluruhnya sekaligus itu berat, tetapi saya yakin peningkatan pelayanannya akan jauh lebih baik dari waktu ke waktu,” ujar Amsakar seusai menghadiri sidang paripurna di DPRD Kota Batam, Rabu (7/10/2026).

Salah satu gagasan yang masuk dalam kajian tersebut adalah kemungkinan mendatangkan air baku dari Kabupaten Lingga melalui jaringan pipa bawah laut.

Opsi tersebut menjadi menarik karena kebutuhan Batam terhadap sumber air baru terus meningkat, sementara kapasitas sumber air yang tersedia di Batam menghadapi tekanan akibat pertumbuhan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi.

Dalam penyusunan roadmap tersebut, pemerintah menempatkan penguatan sistem air secara menyeluruh sebagai agenda jangka panjang. Tidak hanya mencari sumber air baku baru, tetapi juga membenahi jaringan distribusi yang sudah ada.

Amsakar menyebut setidaknya ada tiga aspek yang menjadi perhatian dalam pembenahan tata kelola air Batam.

Pertama, revitalisasi jaringan perpipaan lama untuk mengurangi kebocoran dan meningkatkan efisiensi distribusi air.

Kedua, mencari sumber air baku baru. Dalam konteks ini, potensi Kabupaten Lingga masuk dalam opsi yang dikaji bersama alternatif sumber lainnya, termasuk pemanfaatan potensi air dari wilayah Bintan serta rencana pembangunan waduk baru.

Ketiga, pembenahan sistem pengawasan distribusi melalui teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), sehingga kondisi jaringan dan distribusi air dapat dipantau secara lebih cepat.

Sementara itu, penanganan persoalan air dalam jangka pendek tetap dilakukan. Sejumlah wilayah yang masuk kategori stress area mendapat perhatian melalui peningkatan kapasitas dan interkoneksi jaringan.

Salah satunya melalui peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dam Ladi serta pekerjaan interkoneksi jaringan pipa di sejumlah kawasan.

Gagasan menjadikan Lingga sebagai sumber air bagi Batam sebenarnya bukan wacana yang sepenuhnya baru.

Pada 2020, ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga pernah menyampaikan rencana jangka panjang untuk mengalirkan air dari Lingga. Saat itu, Rudi menyebut potensi air di wilayah Daik, Lingga, relatif besar sementara kebutuhan pemanfaatannya di daerah tersebut lebih kecil. Ia bahkan memperkirakan kebutuhan anggaran proyek tersebut hampir Rp5 triliun.

Kini, gagasan tersebut kembali muncul dalam konteks kebutuhan Batam terhadap sumber air baku jangka panjang.

Perbedaannya, pemerintah saat ini tidak hanya berbicara mengenai pencarian sumber air, tetapi juga menempatkannya dalam kerangka roadmap yang mencakup pembenahan jaringan, pengawasan distribusi, dan pengembangan sumber air baru.

Bagi Batam, kepastian sumber air menjadi bagian penting dari keberlanjutan kota. Air tidak hanya menyangkut kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas industri dan investasi.

Karena itu, opsi air baku dari Lingga masih membutuhkan kajian teknis, ekonomi, lingkungan, kelembagaan, serta skema pembiayaan sebelum dapat diwujudkan menjadi proyek.

Amsakar sendiri menegaskan pembenahan tata kelola air tidak dapat diselesaikan dalam satu tahapan. Pemerintah memilih membangun solusi secara bertahap sambil memastikan pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki.

Dengan masuknya Lingga dalam kajian sumber air baku, persoalan air Batam kini membuka kemungkinan kerja sama antardaerah yang lebih luas. Jika kajian tersebut berlanjut, hubungan Lingga dan Batam bukan hanya menyangkut konektivitas dan aktivitas ekonomi, tetapi juga berpotensi menyentuh aspek strategis berupa ketahanan air regional.

  • Penulis: Melly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komjen Pol. Suyudi Ario Seto berbicara di depan Komisi III DPR RI

    Suyudi: Jangan Lagi Ada “No Viral No Justice”, Pelapor Berhak Tahu Perkembangan Kasus

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, — Ada satu persoalan pelayanan kepolisian yang secara khusus disoroti Komjen Pol. Suyudi Ario Seto saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026). Suyudi menyinggung fenomena “no viral no justice”, ketika laporan masyarakat baru mendapatkan perhatian setelah menjadi perbincangan luas di ruang publik. Menurutnya, persoalan tersebut […]

  • Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Dunia kerja modern telah mengalami pergeseran masif, di mana produktivitas tidak lagi terikat oleh empat dinding kantor fisik. Kehadiran berbagai inovasi teknologi dan perangkat pintar memungkinkan para pekerja jarak jauh untuk tetap terhubung, terorganisir, dan bekerja secara efisien dari mana saja. Solusi dan Tren Alat Produktivitas Digital Asisten Virtual Berbasis AI: Membantu mengotomatisasi tugas administratif, […]

  • SK KPID Kepri Gugur Demi Hukum: Gubernur Tak Bisa Kasasi, Gaji Komisioner Wajib Disetop!

    SK KPID Kepri Gugur Demi Hukum: Gubernur Tak Bisa Kasasi, Gaji Komisioner Wajib Disetop!

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, disarankan untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pencabutan atas SK Nomor 1082 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri Periode 2025–2028. Langkah ini harus diambil demi mematuhi amar putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan Nomor 87/B/2026/PT.TUN.MDN yang dibacakan dalam sidang terbuka […]

  • Gol pertama Indonesia oleh Ragnar Oratmangoen di FIFA ASEAN Cup

    Garuda Buka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Kemenangan, Singapura Ditaklukkan 2-0

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, – Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi start manis Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, skuad Garuda menundukkan Singapura 2-0 pada laga pembuka Grup A, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Dua gol Indonesia lahir dari kaki Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny melalui titik penalti pada […]

  • PM2.5 Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap

    PM2.5 Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat, Warga Diminta Waspadai Kabut Asap

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    – Kondisi udara di Kota Pekanbaru masih perlu diwaspadai. Hasil pemantauan pada Rabu (9/9/2026) pagi menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada pada angka 112,8 µg/m³, sehingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat. Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Ranti Kurniati, menyampaikan angka tersebut berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. “Berdasarkan pemantauan kualitas […]

  • Kwin Fo berbicara tentang kesiapan listrik Batam untuk data center di Singapura

    Batam Bersiap Jadi Magnet Data Center, PLN Pastikan Listrik Siap Mengikuti Pertumbuhan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, sampaikan komitmen pasokan listrik andal bagi data center pada Data Centre World Asia, Singapura, 30/09/2026.

expand_less