Ketum Militan Gibran 08 Nusantara: Narasi Wapres Tak Punya Ijazah SMA Adalah Isu Jahat
- account_circle Ady Indra Pawennari
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dari kiri: Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan, Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri, Ady Indra Pawennari dan Ketua Umum Pro Jurnalismedia Siber, Mahmud Marhaba.
Jakarta,
– Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, Andi Azwan, meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terpancing oleh narasi negatif yang sengaja diembuskan oleh pihak-pihak tertentu. Isu yang menyebutkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah setara Sekolah Menengah Atas (SMA) dinilai sebagai upaya pembunuhan karakter yang tidak berdasar.
Andi meluruskan simpang siur informasi yang berkembang di masyarakat, terutama terkait spekulasi yang mengaitkannya dengan ranah hukum di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi, tidak ada satu pun poin yang menyatakan bahwa Mas Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah. Bahasanya adalah ‘tidak ditemukan’ pada saat itu, dan bukan berarti barangnya tidak ada. Dalam waktu dekat, hal ini akan kami tunjukkan ke hadapan publik,” ujar Andi Azwan saat memberikan keterangan kepada bacadulu.id di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Fokus Mengawal Program Prabowo-Gibran
Di tengah hantaman rumor tersebut, Andi menegaskan bahwa kondisi internal pemerintahan sama sekali tidak terganggu. Wapres Gibran Rakabuming Raka dipastikan tetap fokus penuh pada kerja-kerja nyata kenegaraan demi menuntaskan amanah rakyat.
“Mas Gibran tetap bekerja seperti biasa, mencurahkan energinya untuk membantu menyukseskan dan menuntaskan program-program kerja Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Andi mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh agenda politik yang ingin memecah belah fokus pemerintah. Ia menjamin transparansi mengenai bukti administrasi tersebut akan segera klir secepatnya.
“Soal ijazah itu masalah teknis administrasi saja, sebentar lagi juga akan ditunjukkan secara terbuka ke publik. Jadi, mari kita kesampingkan kegaduhan yang tidak produktif ini dan kawal bersama pembangunan nasional,” pungkas Andi.
Penulis Ady Indra Pawennari
Memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 1996 di SKM GeNTA, Suara Riau, Sijori Mandiri hingga mendirikan bintanpos.com, media siber pertama di Kepulauan Riau tahun 2001. Kini, Ia menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Jadikan





Saat ini belum ada komentar