Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Suplai Air Nongsa Diperkuat, BP Batam Hubungkan Jaringan dengan IPA Duriangkang

Suplai Air Nongsa Diperkuat, BP Batam Hubungkan Jaringan dengan IPA Duriangkang

  • account_circle Melly
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mengambil langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air bersih di wilayah Nongsa dan sejumlah kawasan sekitarnya yang terdampak menurunnya sumber air baku.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghubungkan jaringan perpipaan dari IPA Duriangkang menuju sistem pelayanan air di Nongsa. Interkoneksi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga suplai air kepada masyarakat ketika kondisi Waduk Nongsa masih tertekan akibat rendahnya curah hujan.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan pekerjaan interkoneksi dilakukan sebagai bagian dari mitigasi untuk menjaga keberlangsungan pelayanan.

“Memang kondisi sumber air baku Nongsa saat ini perlu kita sikapi bersama. Kondisi cuaca dan curah hujan yang relatif rendah turut memengaruhi ketersediaan air baku. Karena itu, pekerjaan interkoneksi ini kami lakukan untuk mengejar kebutuhan pelayanan bagi warga dan pengaturan suplai perlu dilakukan agar sumber air yang tersedia dapat dikelola secara optimal,” jelas Denny.

Jaringan baru yang dibangun berupa pipa berdiameter 250 milimeter sepanjang sekitar 30 meter di Jalan Hang Lekiu, Sambau. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada Senin malam, 5 Oktober 2026.

Setelah interkoneksi beroperasi, pemulihan aliran menuju rumah pelanggan diperkirakan berlangsung secara bertahap mulai Selasa malam.

Selama pekerjaan berlangsung, BP Batam juga menyiagakan armada tangki air di depan Polda Kepri melalui hidran pemadam. Penyalurannya dilakukan dengan dukungan Polsek Nongsa dan Tim SPAM.

Denny mengatakan dukungan suplai dari IPAM Duriangkang diprioritaskan untuk kawasan Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa dan wilayah sekitarnya.

“Khusus wilayah Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa dan sekitarnya, sedang disiapkan dukungan suplai dari IPAM Duriangkang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi sumber air baku Nongsa saat ini,” katanya.

BP Batam berharap setelah sistem kembali stabil, distribusi air ke kawasan tersebut dapat membaik secara bertahap.

Namun, penguatan jaringan tersebut juga diikuti dengan penyesuaian pola distribusi pada sistem secara keseluruhan.

PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam akan melakukan pengaturan suplai dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa.

“Penyesuaian suplai ini berpotensi memengaruhi tekanan maupun waktu aliran air di sejumlah wilayah lain, terutama pada jam pemakaian puncak,” ujar Denny.

Sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami dampak penyesuaian antara lain Batam Center, Panorama Regency, Buana Vista, Prasetya, Renggali, Bintang Raya, Bida 3, The Hill, Paragon, Bukit Palem, Pemko Sekawan, Taman Raya dan BSI.

Penyesuaian juga dapat berdampak pada kawasan Batu Aji–Sagulung, Sei Lekop dan sekitarnya.

Persoalan ketersediaan air baku di Batam tidak terlepas dari kondisi cuaca. Berdasarkan pemantauan BMKG hingga awal Oktober 2026, fenomena El Niño masih berada pada kategori sangat kuat.

Kondisi tersebut tercermin dari nilai Southern Oscillation Index (SOI) -20,4 dan indeks Niño 3.4 sebesar +3,44 pada Dasarian I Oktober.

Fenomena tersebut disebut dapat membatasi pembentukan awan hujan secara luas di Indonesia.

Untuk Batam, Waduk Nongsa menjadi salah satu sumber air baku yang paling terdampak akibat rendahnya curah hujan selama musim kemarau hingga awal Oktober.

“Memang kondisi sekarang ini terjadi tidak hanya di Batam, melainkan juga di sebagian besar wilayah Indonesia, ada gejala El Niño yang sangat kuat sehingga mengakibatkan banyak kekeringan meteorologis,” jelas Denny.

Selain faktor cuaca, BP Batam juga menyoroti kondisi kawasan tangkapan air. Aktivitas perambahan dan penambangan pasir dinilai dapat memengaruhi kemampuan lahan dalam menyerap air sehingga berpengaruh terhadap jumlah air yang masuk dan tersimpan di waduk.

Di tengah upaya menjaga keseimbangan pasokan, BP Batam mengimbau masyarakat yang masih mendapatkan aliran air normal agar ikut mengendalikan konsumsi.

Penggunaan air secara berlebihan, terutama pada jam pemakaian puncak, diminta untuk dihindari. Masyarakat juga disarankan menyiapkan cadangan air secukupnya untuk mengantisipasi perubahan tekanan maupun waktu aliran.

“Penyesuaian ini merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan sistem secara keseluruhan. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku maupun distribusi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” kata Denny.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang ikut mendukung upaya pengendalian penggunaan air selama kondisi sumber air baku belum sepenuhnya pulih.

“Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama pelanggan. Bersama, kita gunakan air secara bijak,” ujarnya.

BP Batam meminta masyarakat memperoleh informasi terkait kondisi pelayanan maupun menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi pelanggan Air Batam Hilir.

Upaya interkoneksi jaringan dan penyesuaian distribusi tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan sistem sekaligus mempertahankan keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Batam.

  • Penulis: Melly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kwin Fo berbicara tentang kesiapan listrik Batam untuk data center di Singapura

    Batam Bersiap Jadi Magnet Data Center, PLN Pastikan Listrik Siap Mengikuti Pertumbuhan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, sampaikan komitmen pasokan listrik andal bagi data center pada Data Centre World Asia, Singapura, 30/09/2026.

  • Rapat persiapan Rakernas PJS 2026 di Sun Bread, Batam

    Panitia Matangkan Persiapan Rakernas PJS 2026 di Batam, Gusmanedy Optimistis Sukses

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) terus mematangkan persiapan teknis menjelang agenda nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 November 2026 di Kota Batam, Kepulauan Riau. Rapat pemantapan tersebut difokuskan pada pembagian tugas, penyelarasan kebutuhan teknis, serta kesiapan Batam sebagai tuan rumah yang akan menyambut pengurus PJS dari berbagai daerah […]

  • Amsakar Achmad memimpin rapat penanganan banjir di kantor pemerintah Batam

    167 Titik Banjir Batam Masuk Prioritas, Bengkong Swadebi Disiapkan Kolam Retensi dan Rumah Pompa

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pemkot Batam bersama BP Batam memetakan 167 titik rawan banjir dan menyiapkan penanganan bertahap, termasuk pembangunan kolam retensi, kanal, dan rumah pompa di Bengkong Indah Swadebi pada 2027.

  • Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Lagat Siadari berbicara tentang BDR di Batam

    Ombudsman Kepri Dukung Belajar dari Rumah di Batam, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau mendukung kebijakan Belajar dari Rumah bagi pelajar di Batam setelah kualitas udara turun di bawah aman pada Selasa (29/09/2026).

  • Ayo, Main Kita!

    Ayo, Main Kita!

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Ketika ruang publik dipenuhi riuh kata dan gemuruh ego, seorang jurnalis sejati tidak akan menyambutnya dengan amarah yang meledak-ledak. Ia memilih pulang, memeluk ketenangan tinta, bersujud pada kejernihan nurani, dan membiarkan waktu yang menyingkap tabir kebenaran. Membaca tulisan dari Ketua PWI Batam sekaligus Pemimpin Redaksi Bataminfo.co.id yang bertajuk “Main Kita?”, saya tertegun. Hati saya bergetar […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

expand_less