Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Kaur Pemerintahan Desa di Bengkalis Jadi Tersangka Jual-Beli 284 Hektare Kawasan Hutan Konservasi

Kaur Pemerintahan Desa di Bengkalis Jadi Tersangka Jual-Beli 284 Hektare Kawasan Hutan Konservasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Bengkalis, – Kasus dugaan perambahan kawasan hutan konservasi di Kabupaten Bengkalis, Riau, memasuki babak baru. Penyidik Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan AM, Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Tasik Tebing Serai, sebagai tersangka.

AM diduga menguasai dan memperjualbelikan kawasan hutan negara yang berada di dalam Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, kawasan konservasi yang menjadi bagian dari Cagar Biosfer UNESCO.

Penetapan tersangka dilakukan melalui gelar perkara pada Sabtu (12/9/2026). Kasus tersebut merupakan pengembangan penyelidikan atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Kilometer 75, Dusun II Tanjung Potai, pada akhir Agustus 2026.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, penyidik awalnya menangani peristiwa kebakaran. Namun, dari hasil pendalaman ditemukan indikasi adanya aktivitas pembukaan dan transaksi lahan di kawasan yang seharusnya dilindungi.

“Penetapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengusutan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang melanda kawasan Kilometer 75 Dusun II Tanjung Potai pada akhir Agustus lalu. Dari titik api tersebut, penyidik mulai mendeteksi adanya praktik perambahan dan perusakan hutan secara terorganisir,” ujar Fahrian.

Peristiwa kebakaran pertama kali terdeteksi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penyidik kemudian melakukan penelusuran terhadap lokasi dan aktivitas di sekitar titik kebakaran. Berdasarkan hasil pemetaan, area yang terbakar diketahui berada di dalam kawasan konservasi Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil.

Dari penyelidikan tersebut, polisi kemudian mendalami kemungkinan adanya aktivitas ilegal yang melatarbelakangi keberadaan lahan yang terbakar.

“Berangkat dari insiden tersebut, penyidik mendalami motif di balik kebakaran hingga menemukan indikasi kuat praktik jual beli lahan secara ilegal,” kata Fahrian.

Hasil penyidikan mengarah pada dugaan keterlibatan AM dalam memfasilitasi transaksi lahan kepada dua pembeli.

Total kawasan yang diduga diperjualbelikan mencapai 284 hektare. Rinciannya, satu bidang seluas 270 hektare dan bidang lainnya 14 hektare.

Polisi menduga jabatan AM di pemerintahan desa dimanfaatkan untuk mendukung transaksi tersebut.

Salah satu modus yang ditemukan adalah penggunaan dokumen Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) yang diduga tidak sah. Dokumen tersebut mencantumkan dalih hibah tanah adat dan ulayat Persukuan Pandan.

Menurut penyidik, dokumen itu juga dibubuhi tanda tangan dan stempel resmi Kantor Desa Tasik Tebing Serai.

“Tersangka membubuhi tanda tangan serta stempel resmi Kantor Desa Tasik Tebing Serai pada dokumen tersebut tanpa sepengetahuan maupun izin dari Penjabat (Pj) Kepala Desa setempat untuk melegalkan transaksi ilegal tersebut,” ungkap Fahrian.

Penyidik juga menelusuri aliran dana dari transaksi yang diduga melibatkan kawasan hutan konservasi tersebut.

Dari hasil penyidikan, AM diduga menerima pembayaran Rp1,9 miliar untuk lahan seluas 270 hektare. Sementara bidang seluas 14 hektare diduga diperjualbelikan dengan nilai Rp140 juta.

Dengan demikian, total uang yang diduga diterima AM mencapai Rp2,04 miliar.

“Total keuntungan pribadi yang dikantongi tersangka mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ujar Fahrian.

Atas dugaan perbuatannya, AM dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana yang berkaitan dengan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, kehutanan, serta pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

Penyidik kini melanjutkan proses pemberkasan dengan berkoordinasi bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan ahli lingkungan.

Fahrian menegaskan, penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga proses hukum selanjutnya.

Polres Bengkalis juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli, menguasai maupun membuka lahan yang berada di dalam kawasan hutan tanpa dasar hukum yang sah.

Menurut kepolisian, langkah penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi kawasan konservasi sekaligus mencegah praktik perambahan hutan yang dapat memicu kerusakan lingkungan dan kebakaran hutan dan lahan.

“Penegakan hukum tegas ini menjadi komitmen penuh aparat dalam menjaga kelestarian Cagar Biosfer UNESCO sekaligus memutus rantai kejahatan karhutla di Kabupaten Bengkalis,” pungkas Fahrian.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Robby Topan Manusiwa menerima penunjukan Dirreskrimsus Polda Kepri

    Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah Direktur di Polda Kepri Berganti

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    AKBP Robby Topan Manusiwa, sebelumnya Kabidpropam Polda Kepri, ditunjuk sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, menggantikan Kombes Pol Silvester Simamora dalam mutasi 199 personel Polri tanggal 10 Oktober 2026.

  • Koordinasi integritas Kemenimipas di Kantor Imigrasi Kepri, Batam

    Irjen Kemenimipas Perkuat Pengawasan dan Integritas Jajaran di Kepri

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Penguatan integritas dan kualitas pelayanan menjadi perhatian Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Rudi Setiawan saat melaksanakan koordinasi pimpinan di Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2026). Koordinasi tersebut berlangsung di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau. Kegiatan menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah sekaligus memperkuat efektivitas […]

  • Deportasi WNA Malaysia lewat Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

    WNA Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru, Imigrasi Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pekanbaru, – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru memulangkan seorang warga negara Malaysia berinisial MMM setelah yang bersangkutan dinyatakan melanggar ketentuan keimigrasian di Indonesia. Deportasi terhadap perempuan berkewarganegaraan Malaysia itu dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jumat (18/9/2026). MMM diberangkatkan ke Kuala Lumpur menggunakan penerbangan AirAsia AK-428. Keputusan deportasi diambil setelah petugas […]

  • Wali Kota Batam Amsakar Achmad berbicara di Masjid Baitul Makmur tentang masalah air

    Amsakar Minta Isu Air Tak Dipolitisasi, Solusi Pasokan Dikebut

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya penanganan air baku, sampah, dan banjir dalam pertemuan dengan tokoh agama di Masjid Baitul Makmur, Kamis 8 Oktober 2026.

  • Daftar sepuluh calon pimpinan Baznas Riau yang lulus seleksi

    10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan Baznas Riau 2026–2031, Lima Orang Akan Dipilih

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Panitia Seleksi Baznas Provinsi Riau mengumumkan sepuluh peserta yang lolos seleksi untuk masa jabatan 2026–2031, yang masih harus melengkapi persyaratan administrasi.

  • SAR evakuasi tiga jenazah korban kapal Virgo di Pelabuhan Trisakti

    Tiga Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, Dibawa ke RS Bhayangkara

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Tiga korban KM Virgo Transport 8 yang ditemukan di dalam badan kapal akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke daratan. Ketiganya tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (18/9/2026) malam sekitar pukul 23.00 WITA. Ketiga korban sebelumnya ditemukan oleh tim penyelam SAR gabungan di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang berada di […]

expand_less