Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Wamentan Baru Dorong Riset Kampus untuk Swasembada Pangan, Wamenhan Fokus Modernisasi TNI

Wamentan Baru Dorong Riset Kampus untuk Swasembada Pangan, Wamenhan Fokus Modernisasi TNI

  • account_circle Administrator
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto menempatkan dua wakil menteri di Kementerian Pertahanan dengan pembagian tanggung jawab berbeda. Penguatan strategi militer, pengembangan kekuatan TNI, hingga peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri menjadi agenda utama yang akan dijalankan jajaran baru Kabinet Merah Putih.

Dua pejabat tersebut adalah Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari yang dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Richard mendapat tanggung jawab sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan. Sementara Yusuf dipercaya menangani Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

Keduanya akan membantu Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam menjalankan kebijakan dan program strategis pertahanan nasional. Pembagian tugas tersebut ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026.

Usai pelantikan, Richard menjelaskan bahwa pembagian kewenangan telah ditentukan untuk memperjelas fokus kerja masing-masing wakil menteri. Meski memiliki bidang berbeda, keduanya tetap akan bekerja secara terpadu.

“Kebetulan kami sebagai Wamenhan I, beliau sebagai Wamenhan II. Intinya kalau di Wamenhan I itu bagaimana strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau industri dan logistik pertahanan, tapi ini tetap berkolaborasi,” ujar Richard.

Menurutnya, penguatan sektor pertahanan membutuhkan keselarasan antara perencanaan strategi, pengembangan kemampuan militer, dan kesiapan kebutuhan pendukung TNI.

Karena itu, koordinasi antara kedua wakil menteri menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan pertahanan dapat dilaksanakan secara efektif.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari menekankan pentingnya meningkatkan kontribusi industri pertahanan nasional dalam mendukung modernisasi dan kebutuhan operasional TNI.

Menurutnya, penguatan industri pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga memiliki peluang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi, dan pemanfaatan hasil alih teknologi menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan industri dalam negeri.

“Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita. Dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tapi bagaimana juga ekonomi bergerak,” kata Yusuf.

Ia menilai sektor pertahanan memiliki keterkaitan dengan pengembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lebih luas, sepanjang didukung kerja sama dan pengelolaan yang tepat.

Yusuf juga menyoroti pentingnya diversifikasi kerja sama pengadaan alutsista untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber pasokan tertentu.

Namun, ia mengakui langkah tersebut memiliki tantangan, terutama dalam pengelolaan logistik yang semakin kompleks akibat keberagaman sistem dan peralatan pertahanan.

Karena itu, industri nasional diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung kebutuhan pemeliharaan, penyediaan komponen, dan pengembangan teknologi pertahanan.

“Memang kompleksitas manajemen logistik menjadi ada. Tetapi kita mendorong juga industri pertahanan kita untuk berpartisipasi, menopang supaya kekuatan ini terus terwujud,” ujarnya.

Penguatan industri pertahanan menjadi salah satu agenda penting pemerintah untuk membangun kemampuan nasional yang tidak semata-mata bergantung pada pengadaan peralatan dari luar negeri.

Selain sektor pertahanan, pelantikan pejabat baru juga membawa agenda penguatan inovasi di bidang pertanian.

Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet menyatakan akan mendorong pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi perguruan tinggi untuk mendukung program swasembada pangan serta hilirisasi produk pertanian.

Berlatar belakang akademisi, Alim menilai perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam menghasilkan teknologi dan inovasi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Namun, hasil penelitian tersebut perlu diterapkan secara nyata agar manfaatnya dapat dirasakan oleh petani, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset, inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu tadi untuk menyukseskan program swasembada dan juga hilirisasi terutama untuk meningkatkan nilai tambah,” ujar Alim.

Menurutnya, penguatan hubungan antara dunia akademik dan sektor pertanian menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pemanfaatan teknologi dalam kegiatan produksi.
Penerapan inovasi juga diharapkan dapat mendukung pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonomi tidak hanya bertumpu pada penjualan komoditas mentah.

Empat Wakil Menteri Dilantik
Pelantikan pada Kamis tersebut merupakan bagian dari pengisian empat jabatan wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Selain Richard, Yusuf, dan Alim Setiawan Slamet, Presiden Prabowo juga melantik M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Keempat pejabat tersebut diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026 untuk melanjutkan masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Dengan pembagian tanggung jawab tersebut, pemerintah menempatkan penguatan pertahanan, pengembangan industri strategis, dan peningkatan produktivitas pertanian sebagai bagian dari agenda yang akan dijalankan para wakil menteri baru.
Pelaksanaan berbagai program itu selanjutnya akan bergantung pada koordinasi antarlembaga, kesiapan sumber daya, serta kemampuan menerjemahkan kebijakan menjadi hasil yang terukur.

  • Penulis: Administrator

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less