Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin Kini Tampil Lebih Segar
- account_circle Amril Agin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Monumen pesawat tempur F-16 yang berada di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru.
Pekanbaru,
– Monumen pesawat tempur F-16 yang berada di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru kini mendapat sentuhan pembaruan. Tampilan pesawat yang sebelumnya mulai terlihat kusam kembali dipercantik sehingga lebih enak dipandang dan tetap menjadi bagian penting dari kawasan satuan.
Pembaruan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek estetika. Monumen F-16 juga menjadi salah satu pengingat perjalanan panjang TNI Angkatan Udara dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Dengan pengecatan dan perawatan kembali, keberadaan monumen tersebut diharapkan tetap terjaga sebagai bagian dari lingkungan Lanud Rsn sekaligus menjadi pengingat sejarah bagi personel maupun masyarakat yang melihatnya.
Perubahan tampilan monumen membuat pesawat F-16 tersebut kembali terlihat lebih menarik. Warna cat yang diperbarui memberikan kesan lebih terawat dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Dengan balutan cat yang kembali terlihat segar, pesawat F-16 sebagai monumen tidak hanya memberikan nilai estetika bagi lingkungan satuan, tetapi juga menjaga bagian dari sejarah dan perjalanan penerbangan TNI AU,” tegasnya.
Monumen F-16 bukan satu-satunya pesawat bersejarah yang berada di kawasan Lanud Roesmin Nurjadin. Di lokasi yang sama juga terdapat monumen pesawat A-4 Skyhawk.
Pesawat A-4 Skyhawk tersebut juga memiliki catatan sejarah dalam perjalanan pertahanan udara Indonesia, khususnya pada era 1980-an.
Keberadaan kedua monumen pesawat tersebut menjadi bagian dari jejak sejarah penerbangan militer Indonesia yang masih dapat dilihat hingga saat ini. Perawatan terhadap monumen diharapkan dapat menjaga nilai sejarah sekaligus memperkuat penghargaan terhadap perjalanan dan pengabdian TNI Angkatan Udara.
Penulis Amril Agin
Amril Agin memulai perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 2002 melalui berbagai media, seperti Harian Sijori Mandiri, Koran Peduli, serta portal berita daring mediakepri.com, sijorikepri.com, dan radarbintan.com. Berbekal pengalaman panjang di dunia pers, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Jadikan
Saat ini belum ada komentar