Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Olahraga » Timnas Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Adu Penalti di Batam

Timnas Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Adu Penalti di Batam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, — Ribuan warga yang memadati Dataran Engku Putri, Batam Center, akhirnya bisa bernapas lega setelah Timnas Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 melalui drama adu penalti melawan Thailand, Senin (5/10/2026) malam.

Nonton bareng yang diikuti Wali Kota Batam Amsakar Achmad itu berubah menjadi pesta kemenangan. Sorak-sorai warga pecah setelah Indonesia mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-2 melalui adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan.

Amsakar yang berada di tengah-tengah masyarakat mengaku sejak awal pertandingan sudah yakin skuad Garuda mampu mengangkat trofi.

“Sejak menit awal, saya sangat yakin Indonesia bisa keluar sebagai juara. Tempo permainan timnas kita sangat konsisten, alur bola berjalan rapi, dan stamina pemain terjaga dengan baik,” ujar Amsakar.

Final perdana FIFA ASEAN Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno berlangsung dalam tempo ketat. Indonesia tampil lebih berani dalam penguasaan bola, sementara Thailand cenderung menunggu dan mengandalkan serangan balik.

Pertandingan memasuki fase dramatis ketika bek Thailand Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua dan membuat timnya bermain dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia. Tendangan bebas Dean James pada menit ke-84 membawa Garuda unggul 1-0.

Namun, Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Drama kembali terjadi pada babak tambahan. Thailand yang bermain dengan 10 orang justru mampu mencetak gol melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.

Indonesia tidak menyerah. Lima menit kemudian, Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit dan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Di titik putih, Indonesia tampil lebih efektif. Kiper Emil Audero menjadi salah satu penentu setelah menggagalkan eksekusi penalti Thailand. Indonesia akhirnya menang 4-2 dan mencatat sejarah sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup.

Ketegangan yang dirasakan warga Batam selama 120 menit pertandingan akhirnya berubah menjadi kegembiraan ketika penalti penentu memastikan kemenangan Indonesia.

Chant dan sorakan untuk Garuda terus menggema dari lokasi nobar. Warga yang sejak awal pertandingan berdiri dan menyaksikan layar bersama-sama langsung merayakan kemenangan setelah pertandingan berakhir.

Amsakar menyebut dukungan masyarakat dari Batam menjadi bagian dari energi positif yang mengiringi perjuangan Timnas Indonesia.

“Alhamdulillah, doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bergema dari Dataran Engku Putri malam ini, dijawab dengan kemenangan manis. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ini hasil yang layak diraih berkat perjuangan pantang menyerah di lapangan,” katanya.

Menurut Amsakar, suasana nobar juga memperlihatkan bagaimana sepak bola mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ruang kebersamaan.

Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah perayaan kemenangan Timnas Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu dan memberikan dukungan, energi positifnya luar biasa. Malam ini kita merasakan kebahagiaan yang sama karena Indonesia juara,” ujarnya.

Kemeriahan di Dataran Engku Putri turut diisi pembagian hadiah bagi warga yang mengikuti kuis seputar sepak bola dan program pembangunan Kota Batam.

Bagi warga Batam, malam tersebut bukan sekadar agenda nonton bareng. Dataran Engku Putri menjadi tempat bersama-sama menyaksikan lahirnya sejarah baru sepak bola Indonesia: Garuda menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hafizha Rahmadhani memberikan sambutan pada skrining kanker gratis di RSUD Bintan

    Jangan Tunggu Gejala, YKI Bintan Dorong Masyarakat Berani Deteksi Dini Kanker

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Ketua YKI Bintan Hafizha Rahmadhani mengajak masyarakat tidak menunda pemeriksaan kanker dalam acara gratis di RSUD Bintan, Selasa (06/10/2026).

  • Gubernur Ansar Ahmad bertemu perwakilan BTN dalam audiensi di Tanjungpinang

    BTN Jajaki Tiga Skema Kerja Sama dengan Pemprov Kepri, dari Rumah ASN hingga Digitalisasi

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima audiensi perwakilan Bank Tabungan Negara di Tanjungpinang, membahas kerja sama di bidang perumahan, digitalisasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Acara GMP 2026 menampilkan UMKM dan budaya Melayu di Batam

    GMP 2026 Dorong UMKM Kepri Naik Kelas, Budaya Melayu Jadi Kekuatan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Warisan budaya Melayu tidak hanya menjadi bagian dari identitas masyarakat Kepulauan Riau, tetapi juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah. Semangat tersebut mengemuka dalam Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2026 yang digelar di K Square, Kamis (17/9/2026). Mengusung tema “Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan […]

  • Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan membatalkan SK Gubernur Kepri

    SK Pengangkatan Dibatalkan, 6 Komisioner KPID Kepri Terancam Kehilangan Pekerjaan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Belum genap satu tahun menikmati fasilitas negara, enam komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2025–2028 kini harus mengencangkan ikat pinggang. Mereka terancam kehilangan pekerjaan sekaligus pendapatan dari gaji bulanan setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan membatalkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Riau tentang pengangkatannya. Pembatalan […]

  • Polda Kepri Perketat Pengawasan Program MBG, Evaluasi Lapangan Jadi Prioritas

    Polda Kepri Perketat Pengawasan Program MBG, Evaluasi Lapangan Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Polda Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan program nasional tersebut berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. Penguatan pengawasan menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam video conference (vicon) bersama Wakapolri yang diikuti jajaran Polda Kepri serta seluruh Polres/Polresta jajaran, Jumat (11/9/2026). Dalam […]

  • Dahaga di Era Digital: Saat Pusat Data Raksasa AI Ancam Krisis Air Bersih Global

    Dahaga di Era Digital: Saat Pusat Data Raksasa AI Ancam Krisis Air Bersih Global

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Di balik layar gemerlap kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang menawarkan kemudahan instan bagi peradaban modern, tersimpan sebuah ancaman ekologis yang jarang disadari publik. Lonjakan adopsi model bahasa besar dan komputasi awan menuntut kehadiran ribuan pusat data (data center) baru. Masalahnya, infrastruktur digital canggih ini membutuhkan pasokan air bersih dalam jumlah masif […]

expand_less