Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Tekno » Waspada Hirudo, Malware Android yang Menyamar Lewat Update dan Mengganti Aplikasi Bank

Waspada Hirudo, Malware Android yang Menyamar Lewat Update dan Mengganti Aplikasi Bank

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

— Pengguna Android perlu mewaspadai permintaan pembaruan aplikasi yang mengarahkan pemasangan file dari sumber tidak resmi. Modus ini digunakan Hirudo, malware yang dapat mencuri informasi perbankan dan berusaha mengganti aplikasi bank dengan salinan berbahaya.

Perusahaan keamanan siber ThreatFabric mengungkap delapan aplikasi milik tujuh bank Indonesia telah menjadi sasaran penggantian tersebut. Temuan ini menunjukkan ancaman terhadap perangkat nasabah, bukan bukti bahwa sistem pusat bank-bank itu telah dibobol.

Hirudo merupakan remote access trojan atau RAT, yakni perangkat lunak berbahaya yang memungkinkan pelaku mengakses perangkat dari jarak jauh. Penyebarannya memanfaatkan aplikasi berkedok belanja dan hiburan yang kemudian menampilkan permintaan pembaruan palsu.

Setelah pengguna memasang komponen tambahan, malware meminta izin sensitif, termasuk aksesibilitas dan akses notifikasi. Izin tersebut dapat disalahgunakan untuk memantau layar serta menjalankan tindakan pada ponsel korban.

Yang membedakan Hirudo adalah upayanya mengganti aplikasi perbankan resmi. Korban diarahkan menghapus aplikasi asli, lalu memasang versi modifikasi yang dirancang untuk melemahkan pemeriksaan keamanan dari dalam aplikasi.

Namun, proses ini memiliki hambatan. Aplikasi asli harus dihapus dan pemasangan penggantinya memerlukan otorisasi. Pengguna masih berkesempatan menghentikan proses ketika muncul permintaan yang mencurigakan.

Malware Hirudo ini dapat mencuri informasi login, PIN transaksi, kode atau pola pengunci perangkat, serta pesan SMS.

Pelaku juga dapat memanfaatkan halaman pembayaran palsu yang menyerupai transaksi resmi untuk memancing pengguna memasukkan informasi rahasia. Tampilan yang terlihat meyakinkan karena itu tidak cukup menjadi dasar untuk mempercayai sebuah permintaan PIN.

Sejumlah tanda perlu diperhatikan, terutama aplikasi belanja atau hiburan yang meminta pemasangan APK tambahan dengan alasan pembaruan. Permintaan izin aksesibilitas yang tidak sesuai fungsi aplikasi juga patut dicurigai.

Tanda lainnya adalah instruksi menghapus aplikasi mobile banking dan menggantinya melalui tautan yang diberikan aplikasi lain. Pengguna sebaiknya menghentikan proses tersebut dan memeriksa petunjuk melalui kanal resmi bank.

Masyarakat disarankan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin yang diminta, mengaktifkan perlindungan keamanan perangkat, serta menghindari memasukkan informasi rahasia pada halaman yang meragukan.

Bagi pengguna, langkah kewaspadaan dimulai ketika sebuah aplikasi meminta tindakan di luar fungsi wajarnya. Pembaruan yang mengharuskan pemasangan APK tambahan atau penggantian aplikasi bank perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum dilanjutkan.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Meutya Hafid berbicara di konferensi pers tentang keamanan anak online

    Jutaan Akun Anak Dinonaktifkan, Komdigi Dorong Platform Lebih Aman di Tengah Perkembangan AI

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa penonaktifan akun anak bukan satu‑satunya ukuran keberhasilan, melainkan perlunya platform digital yang lebih aman bagi anak, terutama di era AI.

  • Kapal kayu di pelabuhan Tanjung Sengkuang Batam, dugaan penyelundupan barang

    Jalur Laut Tanjung Sengkuang Disorot, Pengawasan Bea Cukai Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Dugaan aktivitas pemindahan barang melalui jalur laut di kawasan pesisir Tanjung Sengkuang, Batam, kembali menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas pengawasan barang yang keluar dari kawasan Free Trade Zone (FTZ). Persoalannya bukan karena soal ada atau tidaknya kapal kayu yang keluar-masuk kawasan pesisir. Pertanyaannya, siapa yang mengawasi barang tersebut, bagaimana status kepabeanannya, serta ke […]

  • Ayu Aulia berbicara di Graha PWI Kepri tentang bunga Valentine

    Ketika Benteng Pers Mengubur Asas Praduga tak Bersalah!

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 1Komentar

    Pada 27 September 2026, Ayu Aulia menyatakan bahwa Roby Kurniawan masih mengirim sekuntum bunga pada Hari Valentine, memicu kritik etika jurnalistik di Graha PWI Kepri.

  • Ayo, Main Kita!

    Ayo, Main Kita!

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Ketika ruang publik dipenuhi riuh kata dan gemuruh ego, seorang jurnalis sejati tidak akan menyambutnya dengan amarah yang meledak-ledak. Ia memilih pulang, memeluk ketenangan tinta, bersujud pada kejernihan nurani, dan membiarkan waktu yang menyingkap tabir kebenaran. Membaca tulisan dari Ketua PWI Batam sekaligus Pemimpin Redaksi Bataminfo.co.id yang bertajuk “Main Kita?”, saya tertegun. Hati saya bergetar […]

  • Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Lagat Siadari berbicara tentang BDR di Batam

    Ombudsman Kepri Dukung Belajar dari Rumah di Batam, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau mendukung kebijakan Belajar dari Rumah bagi pelajar di Batam setelah kualitas udara turun di bawah aman pada Selasa (29/09/2026).

  • Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Enam Pejabat, Dua Kapolres Berganti

    Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Enam Pejabat, Dua Kapolres Berganti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Kepulauan Riau mengalami pergantian. Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat utama dan Kapolres jajaran di Lobby Utama Polda Kepri, Selasa (15/9/2026). Pergantian tersebut mencakup jabatan Karo SDM, Kabidpropam, Kabidkeu, Kepala SPN, Kapolres Lingga dan Kapolres Kepulauan Anambas. Dalam sertijab […]

expand_less