Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Kodam XXV Hadir di Kepri, Nyanyang Soroti Pengamanan Perbatasan dan Kejahatan Lintas Negara

Kodam XXV Hadir di Kepri, Nyanyang Soroti Pengamanan Perbatasan dan Kejahatan Lintas Negara

  • account_circle Melly
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BATAM, — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menilai kehadiran Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah akan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus koordinasi menghadapi berbagai ancaman di perbatasan.

Menurut Nyanyang, karakter Kepri sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kesiapsiagaan serta kerja sama antarlembaga. Posisi wilayah yang berada di jalur pelayaran internasional membawa peluang ekonomi sekaligus tantangan keamanan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri syukuran pembentukan Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah dan perkenalan Pangdam Mayor Jenderal TNI Rionardo di Wyndham Hotel, Batam, Selasa (20/10/2026).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan masyarakat, saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Panglima Komando Daerah Militer XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah Bapak Mayor Jenderal TNI Rionardo beserta jajaran di Negeri Segantang Lada Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang.

Ia menyebut penyelundupan barang, peredaran narkotika, perdagangan orang, hingga pemberangkatan tenaga kerja nonprosedural sebagai sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan bersama. Ancaman siber dan dinamika geopolitik kawasan juga perlu menjadi perhatian.

“Kehadiran Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi sangat krusial sebagai institusi yang memiliki mandat dalam menyelenggarakan pertahanan negara melalui penguatan pertahanan kewilayahan, pembinaan teritorial, serta peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman,” katanya.

Nyanyang berharap pembentukan Kodam tersebut semakin mempererat hubungan TNI dengan pemerintah daerah, Polri, instansi vertikal, dan masyarakat. Koordinasi yang baik diperlukan agar persoalan keamanan dapat direspons secara cepat dan terpadu.

Ia mengatakan kerja sama Pemprov Kepri dengan jajaran TNI selama ini telah berlangsung dalam berbagai kegiatan, mulai dari penanganan pandemi Covid-19, pembinaan masyarakat melalui Babinsa, hingga program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Pemprov Kepri juga memberikan dukungan insentif sebesar Rp2,5 juta per personel kepada Babinpotmar, Babinpotdirga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Sinergi ini perlu terus diperkuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menangani isu-isu strategis,” ujarnya.

Selain menjaga wilayah, Nyanyang menilai stabilitas keamanan berperan penting dalam menopang kegiatan masyarakat dan perekonomian. Situasi yang kondusif dibutuhkan agar investasi, perdagangan, serta pembangunan sektor maritim dapat terus berjalan.

Ia berharap kehadiran Kodam XXV menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi yang sudah terbangun, khususnya dalam mendukung pembangunan di kawasan kepulauan dan perbatasan.

“Kami berharap momentum pada malam hari ini akan semakin mempererat jalinan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan TNI, khususnya Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, serta kolaborasi yang sudah terjalin baik dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di kemudian hari,” kata Nyanyang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kepri dan sejumlah tamu undangan.

  • Penulis: Melly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less