Hari Ketiga, Pencarian Speed Boat Hilang di Selat Sunda Diperluas hingga 2.483 NM²
- account_circle Amril Agin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran (10/09/2026).
Pandeglang,
– Operasi pencarian terhadap delapan orang yang belum diketahui keberadaannya setelah speed boat yang mereka tumpangi hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus berlanjut.
Memasuki hari ketiga atau H.3, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran. Area operasi kini dibagi menjadi enam sektor dengan cakupan keseluruhan sekitar 2.483 nautical mile persegi (NM²).
Delapan orang yang masih dicari terdiri dari kapten kapal, anak buah kapal (ABK), seorang guide, serta lima jurnalis.

Tim SAR Gabungan memperluas wilayah penyisiran
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S.Sos., mengatakan strategi pencarian terus disesuaikan dengan perkembangan operasi dan kondisi wilayah perairan.
“Pada hari ketiga ini kami memperluas wilayah pencarian menjadi beberapa sektor dan menambah kekuatan unsur serta sarana yang digunakan. Semua potensi yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad, Kamis (10/9/2026).
Operasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, potensi SAR, nelayan hingga masyarakat. Pencarian dilakukan menggunakan sejumlah kapal dan Rigid Inflatable Boat (RIB) yang ditempatkan sesuai sektor masing-masing.
Selain armada laut, tim juga mendapat dukungan teknologi dan perlengkapan lainnya, di antaranya drone thermal, peralatan SAR air, perlengkapan medis, perangkat komunikasi serta berbagai peralatan pendukung operasi.
Namun, kondisi cuaca di wilayah pencarian menjadi salah satu tantangan bagi tim di lapangan. Berdasarkan laporan kondisi terkini, cuaca terpantau cerah berawan tebal, dengan angin bergerak dari selatan menuju utara sekitar 15 knot. Sementara tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Al Amrad menegaskan, kondisi tersebut terus dipantau untuk menentukan pola pencarian sekaligus memastikan keselamatan personel.
“Cuaca dan kondisi perairan terus kami pantau. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas. Meski demikian, operasi pencarian akan terus kami lakukan secara maksimal sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Ia berharap seluruh upaya yang dilakukan bersama berbagai unsur SAR dapat segera menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga mereka.
“Kami berharap seluruh korban segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya,” pungkas Al Amrad.
Hingga pelaksanaan Operasi SAR H.3, delapan orang tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan penyisiran di wilayah perairan Selat Sunda dengan strategi yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi lapangan.
Penulis Amril Agin
Amril Agin memulai perjalanan karier jurnalistiknya sejak tahun 2002 melalui berbagai media, seperti Harian Sijori Mandiri, Koran Peduli, serta portal berita daring mediakepri.com, sijorikepri.com, dan radarbintan.com. Berbekal pengalaman panjang di dunia pers, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Jadikan
Saat ini belum ada komentar