Gandeng 50 Pelaku Usaha, Pemko Batam Potong Rantai Pasok Sembako Lewat Operasi Pasar Murah
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Flyer "Operasi Batam Murah"
Batam,
— Pemerintah Kota (Pemko) Batam menempuh strategi kolaboratif guna mengamankan daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemko Batam resmi menggandeng sedikitnya 50 pelaku usaha lintas sektor untuk menggelar Operasi Pasar Murah secara maraton pada 15–17 September 2026.
Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi tahunan (yoy) Kota Batam yang menyentuh 4,03 persen pada Agustus 2026. Kelompok komoditas pangan seperti beras, cabai, telur, dan daging diidentifikasi sebagai pemicu utama gejolak harga di pasar konvensional.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kunci dari efektivitas intervensi pasar kali ini adalah memotong panjangnya rantai distribusi. Dengan menghadirkan komoditas langsung dari hulu ke hilir, masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih higienis bagi kantong mereka.
“Kami merangkul Asosiasi Distributor Kota Batam (ADKB), Perum Bulog, Pertamina, hingga pangkalan LPG 3 kg. Sinergi ini memastikan pasokan sembako aman dan langsung menyentuh masyarakat dengan harga distributor,” ujar Amsakar.
Operasi Pasar Murah ini akan didistribusikan secara bergiliran di enam titik strategis di berbagai kecamatan, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Komoditas yang dihadirkan meliputi beras, minyak goreng Minyakita, gula, daging, cabai, hingga gas LPG melon 3 kg.
Berikut adalah jadwal dan lokasi lengkap pelaksanaan operasi pasar tersebut:
• Selasa, 15 September 2026: Lapangan Bola Kampung Tua Tanjung Uma dan Kantor Camat Bengkong.
• Rabu, 16 September 2026: Lapangan Bola Baloi Permai dan Kavling Senjulung Kabil.
• Kamis, 17 September 2026: Flamboyan Community Centre Sei Pelunggut dan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Tanjung Uncang.
Melalui pendekatan kemitraan ini, Pemko Batam optimistis dapat memberikan dampak instan dalam menjaga stabilitas kuangan rumah tangga warga, sekaligus menjadi jaring pengaman ekonomi di tingkat akar rumput.
Penulis Basok Ridwan
Basok Ridwan adalah seorang jurnalis pemerhati dinamika kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, serta konstelasi politik lokal. Ketajamannya dalam mengawal isu-isu strategis daerah semakin matang setelah ia resmi mengantongi sertifikasi kelulusan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda pada tahun 2026. Melalui karya-karyanya, ia konsisten menyajikan laporan mendalam seputar birokrasi dan profil tokoh yang memengaruhi arah kebijakan daerah.

Jadikan
Saat ini belum ada komentar