Air, Listrik hingga Banjir Jadi Persoalan Batam, Amsakar Ajak Warga Berhenti Saling Menyalahkan
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan pesan persatuan di Lapangan Chu Bee, Kecamatan Bengkong, Minggu (18/10/2026).
BATAM,
– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengakui sejumlah persoalan mendasar masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, mulai dari ketersediaan air bersih, gangguan kelistrikan, banjir hingga pengelolaan sampah. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menghabiskan energi untuk saling menyalahkan.
Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Bengkong Smiling Morning ke-16 di Lapangan Chu Bee, Kecamatan Bengkong, Minggu (18/10/2026), dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Amsakar, persoalan yang dihadapi Batam membutuhkan penyelesaian nyata melalui kerja sama pemerintah dan masyarakat, bukan perdebatan yang justru memperlemah kebersamaan.
“Apakah dengan saling membuat narasi kontraproduktif dan mencari-cari kesalahan orang lain, masalah bisa selesai? Mengapa kita harus menghabiskan energi untuk mendiskusikan hal-hal yang tidak perlu? Ini tidak sejalan dengan spirit kemerdekaan,” tegas Amsakar.
Ia mengatakan, tantangan pembangunan Batam tidak dapat diselesaikan secara instan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut memberikan kontribusi melalui gagasan dan langkah yang membangun.
Amsakar juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan, terutama ketika pemerintah sedang berupaya menangani berbagai persoalan pelayanan dasar masyarakat.
“Oleh karena itu, hal-hal yang sifatnya saling melemahkan satu sama lain saya kira sudah harus kita hindari. Kalau semangat kita bersama dan gerak kita bersama, insyaallah pekerjaan yang berat akan menjadi ringan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut mengapresiasi penyelenggaraan Bengkong Smiling Morning yang telah memasuki tahun ke-16. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bagaimana kebersamaan masyarakat dapat terus terpelihara.
“Selamat atas penyelenggaraan Bengkong Smiling Morning yang sudah sampai ke-16. Tidak banyak agenda yang bisa bertahan sampai 16 tahun. Ini menunjukkan adanya komitmen dan kebersamaan yang terus dijaga,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus berkembang sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian warga terhadap lingkungan dan pembangunan daerah.
Di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi Batam, ajakan menjaga persatuan tersebut menjadi pesan penting. Namun, penyelesaian masalah air bersih, listrik, banjir, dan sampah tetap membutuhkan langkah konkret pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar