Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Mentan Amran Peringatkan Bea Cukai dan Aparat : Jangan Kecolongan Lagi Seperti Batam!

Mentan Amran Peringatkan Bea Cukai dan Aparat : Jangan Kecolongan Lagi Seperti Batam!

  • account_circle Ady Indra Pawennari
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan aparat penegak hukum dan bea cukai untuk memperketat pengawasan jalur tikus guna mencegah penyelundupan komoditas pangan.

Amran menegaskan, kasus penyelundupan beras ilegal yang sebelumnya marak terjadi di gerbang masuk laut wilayah perbatasan seperti Batam dan Sabang tidak boleh terulang kembali.

Pernyataan keras tersebut disampaikan menyusul keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional, yang kini justru dibayangi ancaman pasokan ilegal dari luar negeri.

Amran menilai, tekanan dari negara-negara eksportir dunia yang kehilangan pasar akibat Indonesia menyetop impor menjadi salah satu pemicu utama maraknya penyelundupan.

“Ini kejadian yang ketiga kalinya. Yang pertama dulu di Sabang 200 ton, kemudian Batam 1.000 ton, kemudian masuk Surabaya, bawang. Kemudian Semarang, ini sudah masuk Jakarta. Ini sudah sangat keterlaluan,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).

Amran meminta aparat tidak hanya melihat volume barang yang disita, melainkan dampak masif yang ditimbulkan terhadap perekonomian dalam negeri. Kasus komoditas ilegal yang lolos melalui pelabuhan tikus berpotensi membawa penyakit hewan berbahaya serta menghancurkan mata pencaharian petani lokal.

Ia mencontohkan kasus yang terjadi pada periode 2022–2023. Saat itu, masuknya satu kontainer daging ilegal memicu wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menginfeksi dua juta ekor sapi dan merugikan peternak hingga Rp40 triliun.

Menurut Amran, aksi ilegal ini sangat mencederai sekitar 115 juta petani domestik yang sedang menikmati hasil kemandirian pangan. Guna memberikan efek jera, Mentan mendesak pihak kepolisian untuk menjatuhkan sanksi hukum seberat-beratnya kepada para mafia pangan, termasuk para residivis.

“Kami memohon dari Kabareskrim, kami memohon. Sudah 102 yang tersangka yang dulu. Kemudian itu perintah Bapak Presiden, memang ditindak tegas. Yang kemarin kami sudah kirim ke Pak Kapolri, ini tersangkanya. Nah, moga-moga ini kalau bisa dihukum seberat-beratnya dari Reskrim,” tegas Amran.

Penulis

Memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 1996 di SKM GeNTA, Suara Riau, Sijori Mandiri hingga mendirikan bintanpos.com, media siber pertama di Kepulauan Riau tahun 2001. Kini, Ia menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    Perangkat Produktivitas Terbaik untuk Mendukung Kerja Jarak Jauh

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Dunia kerja modern telah mengalami pergeseran masif, di mana produktivitas tidak lagi terikat oleh empat dinding kantor fisik. Kehadiran berbagai inovasi teknologi dan perangkat pintar memungkinkan para pekerja jarak jauh untuk tetap terhubung, terorganisir, dan bekerja secara efisien dari mana saja. Solusi dan Tren Alat Produktivitas Digital Asisten Virtual Berbasis AI: Membantu mengotomatisasi tugas administratif, […]

  • Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Belum Temukan 5 Orang Jurnalis di Selat Sunda

    Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Belum Temukan 5 Orang Jurnalis di Selat Sunda

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pandeglang, – Memasuki hari kelima operasi SAR, pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali diperluas. Namun hingga pencarian Sabtu (12/9/2026), belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah operasi ke dalam sejumlah sektor. Untuk pencarian […]

  • Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Enam Pejabat, Dua Kapolres Berganti

    Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Enam Pejabat, Dua Kapolres Berganti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Kepulauan Riau mengalami pergantian. Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat utama dan Kapolres jajaran di Lobby Utama Polda Kepri, Selasa (15/9/2026). Pergantian tersebut mencakup jabatan Karo SDM, Kabidpropam, Kabidkeu, Kepala SPN, Kapolres Lingga dan Kapolres Kepulauan Anambas. Dalam sertijab […]

  • Bismar Arianto: Wartawan Harus Punya Karya, Bukan Hanya Menulis Berita

    Bismar Arianto: Wartawan Harus Punya Karya, Bukan Hanya Menulis Berita

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dr. Bismar Arianto, memberikan catatan menarik saat membedah buku Menjaga Nurani: Suara di Simpang Laman karya wartawan senior Ridarman Bay. Menurut Bismar, sebuah tulisan yang awalnya mungkin dianggap sederhana atau bahkan “ecek-ecek”, pada suatu masa bisa memiliki nilai penting karena merekam fenomena sosial dan pemikiran pada […]

  • Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    Rakernis SDM Polda Kepri 2026, Kapolda Tekankan Pembinaan Personel hingga Tantangan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BATAM,  – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan fungsi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian tidak boleh berhenti pada urusan administrasi. Pembinaan personel harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, termasuk memperhatikan tantangan geografis di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas. Penegasan tersebut disampaikan Asep saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM […]

  • Pasca Bentrokan Setokok, Keluarga Flores Kepri Serukan Persatuan dan Percayakan Proses Hukum

    Pasca Bentrokan Setokok, Keluarga Flores Kepri Serukan Persatuan dan Percayakan Proses Hukum

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Melly
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Persatuan Keluarga Flores Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar Flores dan Flobamora, tetap tenang pascabentrokan yang terjadi di kawasan Setokok, Batam. Imbauan tersebut disampaikan dalam pertemuan Ketua Persatuan Keluarga Flores Kepri Ignatius Toka Soli bersama Kasat Intelkam Polresta Tanjungpinang AKP Monang P. Silalahi, Selasa (15/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di […]

expand_less