Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Polri Rotasi 88 Perwira, 19 Kapolda Berganti dan 23 Pati Naik Pangkat

Polri Rotasi 88 Perwira, 19 Kapolda Berganti dan 23 Pati Naik Pangkat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta, – Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan perombakan sejumlah jabatan strategis, mulai dari tingkat Markas Besar (Mabes) Polri hingga kepolisian daerah. Dalam rotasi tersebut, 88 perwira tinggi dan perwira menengah mendapat penugasan baru.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dari 88 personel yang masuk dalam daftar mutasi, sebanyak 70 di antaranya memperoleh promosi maupun dipercaya menduduki jabatan baru.

Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam. Kegiatan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan dirangkaikan dengan Korps Raport kenaikan pangkat perwira tinggi Polri.

Dalam Korps Raport tersebut, sebanyak 23 perwira tinggi memperoleh kenaikan pangkat. Tujuh di antaranya naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi, yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara itu, kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi diberikan kepada Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi.

Rotasi kali ini turut menyentuh sejumlah posisi penting di Mabes Polri, di antaranya Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, Astamarena, Aslog, As SDM, Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadensus 88 AT, Kadivkum, Kakortastipidkor, hingga Koorspripim Polri.

Perubahan juga terjadi pada jajaran kewilayahan. Sebanyak 19 posisi Kapolda masuk dalam mutasi, meliputi Metro Jaya, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan rotasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus mekanisme pembinaan karier di lingkungan kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny.

Menurutnya, pejabat yang menerima amanah baru diharapkan dapat segera beradaptasi dan memastikan program serta pelayanan kepolisian tetap berjalan.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya.

Pergantian sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda tersebut sekaligus menjadi bagian dari penyegaran struktur kepemimpinan Polri, dengan tugas baru menanti para pejabat yang masuk dalam rotasi Oktober 2026.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less