Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Tekno » Batam Bersiap Jadi Magnet Data Center, PLN Pastikan Listrik Siap Mengikuti Pertumbuhan

Batam Bersiap Jadi Magnet Data Center, PLN Pastikan Listrik Siap Mengikuti Pertumbuhan

  • account_circle Basok Ridwan
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Singapura, — Batam semakin diperhitungkan dalam peta pengembangan industri pusat data di Asia Tenggara. Di tengah kebutuhan listrik yang terus meningkat akibat pertumbuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan ekonomi digital, kesiapan sistem kelistrikan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga daya saing Batam.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, saat menjadi pembicara dalam Data Centre World Asia, bagian dari rangkaian Tech Week Singapore 2026 di Sands Expo & Convention Centre, Singapura, Rabu (30/9/2026).

Kwin Fo tampil dalam Regional Dialogue Series – Indonesia yang digelar Indonesia Data Center Ecosystem Council (IDCEC). Forum bertajuk “The Race for Southeast Asia’s Data Halls: Can Indonesia Build the Power, the Rules, and the Talent to Win?” itu mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan Indonesia menghadapi persaingan industri data center di kawasan.

Di hadapan peserta forum, Kwin Fo memaparkan kesiapan PLN Batam dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi, khususnya dari industri pusat data yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar sekaligus stabil.

“PLN Batam berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri data center dengan memastikan ketersediaan listrik yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan. Kami terus mempersiapkan sistem kelistrikan Batam untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di masa depan, termasuk melalui pengembangan kapasitas pembangkitan secara bertahap sesuai dengan pertumbuhan demand,” ujar Kwin Fo.

Menurut Kwin Fo, posisi Batam yang hanya berjarak relatif dekat dari Singapura menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan industri digital.

Selain faktor geografis, status Batam sebagai kawasan perdagangan bebas serta dukungan infrastruktur juga dinilai menjadi bagian dari daya tarik bagi investor teknologi.

“Ketika berbicara mengenai pengembangan data center di Indonesia, Batam semakin dikenal oleh investor global. Kedekatannya dengan Singapura dan posisinya sebagai bagian dari kawasan perdagangan bebas memberikan nilai tambah yang sangat menarik bagi investor, khususnya di sektor teknologi dan AI,” katanya.

Namun, peluang investasi tersebut membutuhkan dukungan ekosistem yang saling terhubung. Tidak hanya listrik, tetapi juga kepastian investasi, infrastruktur kawasan, sumber daya manusia dan kecepatan pelayanan menjadi bagian yang menentukan.

Dalam konteks tersebut, BP Batam juga memiliki peran dalam membangun iklim investasi yang mendukung pertumbuhan industri di Batam. BP Batam turut hadir dalam forum tersebut melalui Wakil Kepala BP Batam.

“Batam memiliki keunggulan sebagai kawasan perdagangan bebas. Dukungan BP Batam dalam memberikan kemudahan dan kecepatan proses investasi menjadi salah satu faktor penting yang membuat Batam semakin menarik bagi investor teknologi dan data center,” ujar Kwin Fo.

Pertumbuhan data center juga membawa tantangan lain. Kebutuhan energi yang tinggi harus diimbangi dengan upaya menekan dampak lingkungan.

Karena itu, PLN Batam tidak hanya menyiapkan kapasitas dan keandalan sistem, tetapi juga membuka ruang pengembangan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Pertumbuhan data center tidak hanya membutuhkan listrik dalam jumlah besar, tetapi juga membutuhkan listrik yang semakin hijau. Karena itu, PLN Batam mempersiapkan keduanya secara bersamaan: keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung agenda keberlanjutan,” tegas Kwin Fo.

Menurutnya, kebutuhan tersebut akan semakin relevan seiring berkembangnya teknologi AI dan layanan komputasi digital yang membutuhkan kapasitas pusat data semakin besar.

Kehadiran PLN Batam dalam Data Centre World Asia menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kesiapan Batam kepada komunitas industri dan investor internasional.

Forum tersebut mempertemukan operator data center, investor, pengembang kawasan, penyedia teknologi dan utilitas, pembuat kebijakan hingga pelaku industri digital dari berbagai negara.

Bagi PLN Batam, forum itu sekaligus menjadi ruang untuk membangun komunikasi dengan pelaku industri dan melihat secara langsung arah perkembangan kebutuhan energi bagi sektor data center.

Dengan pertumbuhan ekonomi digital dan investasi pusat data yang terus berkembang, Batam kini tidak hanya diposisikan sebagai kawasan industri dan perdagangan, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari rantai pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara.

Penulis

Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less