Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Viral, Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Begini Respon Pemko

Viral, Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Begini Respon Pemko

  • account_circle Ambok Akok
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menindaklanjuti beredarnya video sejumlah warga yang mengaku berasal dari Batam dan sedang berada di sebuah tempat penampungan di Kamboja.

Dalam rekaman tersebut, beberapa warga menyampaikan permohonan bantuan kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra agar difasilitasi untuk kembali ke Batam.

Informasi itu kini tengah ditelusuri Pemko Batam melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan BP2MI Kepri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pemerintah membutuhkan data yang lebih lengkap untuk memastikan identitas serta keberadaan warga yang muncul dalam video tersebut.

“Sudah kami koordinasikan dengan BP2MI Kepri dan Kemenlu RI. Kedua lembaga negara tersebut juga menyampaikan bahwa jika tidak ada data lengkap warga yang dimaksud, akan sulit untuk melacak dan memastikan kebenaran terkait status keimigrasian mereka,” kata Rudi.

Menurut Rudi, informasi dari keluarga menjadi salah satu kunci dalam proses penelusuran. Data kependudukan maupun informasi terkait perjalanan dan keimigrasian diperlukan untuk mencocokkan identitas warga yang mengaku berada di Kamboja.

Pemko Batam karena itu meminta keluarga yang merasa memiliki anggota keluarga dalam video tersebut segera menyerahkan informasi yang dimiliki kepada pemerintah daerah.

“Bagi keluarga yang mengetahui data-datanya, silakan datang ke Kantor Wali Kota Batam atau Dinas Kominfo. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Data yang disampaikan keluarga nantinya akan menjadi bahan verifikasi dan dasar koordinasi dengan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam urusan pelindungan warga negara Indonesia di luar negeri.

Rudi menegaskan Pemko Batam tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan rekaman video yang beredar. Pemerintah perlu memastikan identitas, lokasi, serta kondisi sebenarnya dari warga yang meminta bantuan tersebut.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami berharap keluarga yang mengetahui informasi mengenai warga tersebut dapat segera menyampaikan data yang diperlukan agar proses verifikasi dan penelusuran dapat dilakukan,” katanya.

Pemko Batam juga mengingatkan masyarakat agar menyampaikan informasi melalui jalur resmi sehingga proses penanganan dapat dilakukan berdasarkan data yang dapat diverifikasi.

Saat ini, koordinasi dengan Kemlu RI dan BP2MI Kepri masih dilakukan untuk memastikan keberadaan serta status warga yang disebut berasal dari Batam tersebut.

Penulis

Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama sejak 2018 dan Juara III Lomba Menulis Kemaritiman yang ditaja UPN Veteran Yogyakarta dan Dubes Konsulat Amerika Serikat di Medan pada tahun 2021.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanjungpinang Diselimuti Asap, Pemko Hentikan Sementara Pembelajaran Tatap Muka

    Tanjungpinang Diselimuti Asap, Pemko Hentikan Sementara Pembelajaran Tatap Muka

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengalihkan sementara kegiatan pembelajaran di sejumlah satuan pendidikan ke sistem daring atau Belajar Dari Rumah (BDR). Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan paparan asap yang dinilai berpotensi mengganggu kesehatan serta keselamatan peserta didik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/041.4/13/5.3.05/2026 tentang Pembelajaran Secara Daring […]

  • Dari Selat Malaka ke Laut Natuna Utara: Kejahatan Laut Kepri Harus Dihentikan

    Dari Selat Malaka ke Laut Natuna Utara: Kejahatan Laut Kepri Harus Dihentikan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    – Selat Malaka adalah urat nadi perdagangan. Namun bagi Kepulauan Riau, laut yang sama juga menjadi garis depan menghadapi kejahatan lintas negara. Kapal-kapal datang dan pergi. Nelayan mencari nafkah. Barang bergerak dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Manusia melintas antarnegara. Di tengah aktivitas itu, jaringan narkotika, perdagangan orang dan penyelundupan manusia juga membaca laut sebagai […]

  • KN SAR 234 Antasena Dikirim ke Selat Sunda, Perkuat Pencarian Speedboat Arupadatu I

    KN SAR 234 Antasena Dikirim ke Selat Sunda, Perkuat Pencarian Speedboat Arupadatu I

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, – Operasi pencarian Speedboat Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat tambahan kekuatan. Kantor SAR Jakarta mengerahkan KN SAR 234 Antasena dengan membawa 18 personel untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan. Personel yang diberangkatkan terdiri atas anak buah kapal (ABK) dan tim rescue. Kehadiran unsur tambahan tersebut diharapkan […]

  • Kabut Asap Bintan, Pembelajaran Sekolah Dialihkan ke Jarak Jauh Mulai 15–17 September

    Kabut Asap Bintan, Pembelajaran Sekolah Dialihkan ke Jarak Jauh Mulai 15–17 September

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bintan, – Pemerintah Kabupaten Bintan mengambil langkah antisipatif menyikapi kondisi kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut. Untuk melindungi kesehatan peserta didik, kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 September 2026. Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Bintan Roby Kurniawan […]

  • Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Belum Temukan 5 Orang Jurnalis di Selat Sunda

    Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Belum Temukan 5 Orang Jurnalis di Selat Sunda

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pandeglang, – Memasuki hari kelima operasi SAR, pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali diperluas. Namun hingga pencarian Sabtu (12/9/2026), belum ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah operasi ke dalam sejumlah sektor. Untuk pencarian […]

  • Sejumlah Bandara Utama Termasuk Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Normal Usai Terdampak Abu Vulkanik

    Sejumlah Bandara Utama Termasuk Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Normal Usai Terdampak Abu Vulkanik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    – Sejumlah bandara utama yang sebelumnya sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akhirnya kembali beroperasi secara normal mulai Selasa dini hari, 8 September 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan secara langsung di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta bahwa Bandara Soetta (Banten), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung) resmi dibuka kembali […]

expand_less