Akses Kapal Terbatas dan MBG Belum Berjalan di 3T Siak, Tim Wapres Dijadwalkan Meninjau
- account_circle Redaksi
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Siak Afni Zulkifli meninjau kondisi wilayah 3T di Kampung Teluk Lanus, Minggu (04/10/2026).
SIAK,
— Keterbatasan transportasi dan belum berjalannya layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T Kabupaten Siak menjadi persoalan yang akan ditinjau tim Sekretariat Wakil Presiden. Pemerintah daerah berharap peninjauan tersebut membuka jalan bagi perbaikan layanan dasar masyarakat.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, tim beranggotakan delapan orang itu dijadwalkan mendatangi wilayah 3T setelah video kunjungannya ke Kampung Teluk Lanus dan Dusun Mungkal mendapat perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam keterangan yang dimuat Media Center Provinsi Riau, Minggu (4/10/2026), Afni menyebut pihak Sekretariat Wakil Presiden menghubungi stafnya sehari setelah video tersebut ramai di media sosial. Tim kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai perjalanan menuju lokasi.
Akses menjadi salah satu tantangan dalam peninjauan itu. Menurut Afni, wilayah yang akan dikunjungi hanya dapat dijangkau menggunakan kapal. Angkutan yang melayani warga masih berstatus sewa dan tersedia tiga kali dalam sepekan.
Perjalanan menuju Teluk Lanus dapat memakan waktu sekitar enam jam menggunakan kapal, sebelum dilanjutkan ke Dusun Mungkal. Keterbatasan fasilitas penginapan juga menjadi hal yang dibicarakan dalam persiapan kedatangan tim.
Afni berharap pemerintah pusat melihat langsung bagaimana kondisi tersebut memengaruhi keseharian warga, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan kegiatan pertanian. Bantuan transportasi menjadi salah satu kebutuhan yang ingin ia sampaikan.
Selain persoalan akses, layanan MBG turut menjadi perhatian. Afni mengatakan, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah tersedia, tetapi belum beroperasi di wilayah 3T yang disorot dalam kunjungannya.
“Baru ada dapurnya saja, tapi tidak buka-buka,” ungkap Afni.
Ia menyebut persoalan tersebut disampaikan dalam video setelah mendengar permintaan anak-anak. Pemerintah daerah berharap keberadaan dapur dapat segera diikuti pelayanan sehingga manfaat program bisa dirasakan masyarakat.
Peninjauan tim akan didampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal bersama jajaran pemerintah daerah. Afni meminta mereka menunjukkan kondisi lapangan beserta kebutuhan warga yang belum terpenuhi.
Afni sendiri harus berangkat ke Jakarta bersama Ketua DPRD dan Badan Anggaran DPRD Siak untuk membahas proyeksi Transfer ke Daerah, terutama Dana Bagi Hasil (DBH) migas tahun 2027.
Menurut Afni, proyeksi yang diterima pemerintah daerah menunjukkan potensi penurunan DBH migas Siak sekitar 70 persen. Ia berencana meminta penjelasan mengenai dasar perhitungan tersebut kepada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.
Di tengah agenda pembahasan keuangan daerah itu, Afni berharap kedatangan tim Wapres menghasilkan tindak lanjut bagi wilayah 3T. Ia mengingatkan, Siak memiliki kegiatan ekonomi dari minyak, kehutanan, dan perkebunan sawit, tetapi sebagian masyarakatnya masih menghadapi keterbatasan akses dasar.
“Kita sama-sama berharap turunnya tim ini bukan cuma seremoni, tetapi betul-betul memberikan solusi untuk persoalan yang ada di wilayah 3T Siak,” tegasnya.
Penulis Redaksi
Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar