Kenali Tanda Asam Urat yang Bisa Menyerang Tangan, dari Nyeri hingga Muncul Benjolan
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

— Asam urat tidak hanya menimbulkan keluhan pada kaki. Gangguan akibat tingginya kadar asam urat juga dapat menyerang persendian di tangan, termasuk jari, pergelangan tangan hingga siku.
Ketika kambuh, penderita dapat mengalami nyeri, pembengkakan hingga keterbatasan dalam menggerakkan tangan. Kondisi tersebut pada sebagian orang dapat berlangsung selama beberapa hari sebelum mereda.
Mengutip Alodokter, terdapat sejumlah tanda yang perlu diperhatikan ketika asam urat menyerang bagian tangan.
1. Jari dan pergelangan tangan terasa nyeri serta membengkak
Salah satu keluhan yang dapat muncul adalah pembengkakan pada jari atau pergelangan tangan. Area yang terdampak dapat terlihat kemerahan dan terasa panas, disertai nyeri maupun rasa perih.
Serangan dapat muncul secara tiba-tiba, termasuk pada malam hari atau ketika seseorang baru bangun tidur. Kondisi ini bisa membuat aktivitas sederhana seperti memegang barang, menulis, membuka pintu hingga mencuci piring menjadi tidak nyaman.
2. Tangan sulit digerakkan atau dikepalkan
Jika keluhan berlangsung cukup lama, pergerakan jari dan pergelangan tangan dapat menjadi terbatas. Penderita bahkan dapat mengalami kesulitan ketika mencoba mengepalkan tangan.
Keterbatasan gerak tersebut tentunya dapat mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari.
3. Muncul benjolan keras pada jari atau siku
Asam urat yang tidak terkontrol dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan terbentuknya benjolan keras berwarna keputihan. Benjolan akibat penumpukan kristal asam urat ini dikenal sebagai tofus.
Tofus dapat muncul di sekitar jari tangan maupun siku. Pada awalnya benjolan tersebut belum tentu terasa sakit, tetapi seiring waktu dapat disertai pembengkakan, kesemutan, mati rasa, bahkan membuat sendi sulit digerakkan.
Apa yang Bisa Dilakukan?
Ketika serangan asam urat menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada tangan, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan, antara lain mengistirahatkan tangan dan memberikan kompres dingin selama sekitar 15 menit.
Menjaga asupan cairan juga penting. Selain itu, pola makan perlu diperhatikan dengan membatasi makanan yang tinggi purin, seperti jeroan, serta menghindari minuman beralkohol. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga dapat membantu menjaga kondisi tubuh.
Namun, penanganan tidak sebaiknya hanya mengandalkan langkah mandiri apabila keluhan terus berulang.
Jika nyeri dan pembengkakan tidak membaik, semakin berat, sering kambuh, atau disertai demam, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Penanganan yang tepat penting dilakukan untuk mengendalikan serangan asam urat sekaligus mengurangi risiko komplikasi, termasuk kerusakan sendi dalam jangka panjang dan terbentuknya batu ginjal.
Sumber: Alodokter
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan



Saat ini belum ada komentar