Konektivitas Pelabuhan Batam Melonjak, Masuk 10 Besar Pertumbuhan Tertinggi Dunia
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan pentingnya penguatan konektivitas pelabuhan dan digital, Batam, Selasa (29/09/2026).
Batam,
— Konektivitas pelabuhan Batam terus menunjukkan pertumbuhan di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan pelayaran internasional. Data UN Trade and Development (UNCTAD) mencatat Batam masuk jajaran 10 pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia dalam periode Kuartal II 2016 hingga Kuartal II 2026.
Dalam daftar tersebut, Batam tercatat berada di peringkat keenam untuk pertumbuhan konektivitas pelayaran selama satu dekade.
UNCTAD mencatat sejumlah pelabuhan mengalami peningkatan konektivitas yang signifikan dalam periode tersebut. Daftar 10 pelabuhan dengan pertumbuhan tertinggi mencakup Malaga, Puerto Bolivar, Aliaga (Nemrut), Pulau Batam, Zhapu, Chabahar, Arkhangelsk, Port Hueneme, Haugesund, dan Derince.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya keterhubungan Batam dengan jaringan pelayaran global. Perkembangan itu juga sejalan dengan langkah Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memperkuat konektivitas pelabuhan, termasuk melalui pengembangan layanan direct call internasional.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan posisi geografis Batam yang berada di jalur strategis perdagangan internasional menjadi salah satu modal penting. Namun, keunggulan tersebut perlu ditopang infrastruktur yang memadai.
“Keunggulan geografis saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelabuhan dan infrastruktur pendukung terbangun maksimal sehingga aktivitas investasi dan industri dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Selasa (29/9/2026).
Pertumbuhan konektivitas tersebut juga tercermin dari aktivitas Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan direct call internasional mencatat 106 kunjungan kapal. Angka tersebut meningkat 212 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 34 kunjungan.
Pada periode yang sama, volume peti kemas melalui layanan direct call mencapai 58.237 TEUs, naik 125 persen dibandingkan Januari–Mei 2025 yang tercatat sebanyak 25.904 TEUs.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin terbukanya akses Batam terhadap jaringan pelayaran dan perdagangan internasional.
Bagi BP Batam, penguatan konektivitas menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem logistik yang mampu mendukung aktivitas industri sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.
Penguatan konektivitas Batam juga bergerak ke sektor digital. Salah satunya melalui Nongsa–Changi Cable (NCC) yang mendarat di Batam pada 20 Juli 2026.
Kabel bawah laut tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park di Batam dengan Changi, Singapura, melalui 24 pasang serat optik.
Infrastruktur tersebut memperkuat konektivitas digital Indonesia-Singapura sekaligus mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi, termasuk pusat data, cloud computing, kecerdasan artifisial (AI), dan interkoneksi antarpusat data.
Dengan perkembangan tersebut, konektivitas Batam kini tidak hanya dibangun melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga melalui infrastruktur digital yang menjadi kebutuhan utama ekonomi berbasis teknologi.
“Kita ingin Batam semakin terhubung. Bukan hanya terhubung secara fisik melalui pelabuhan dan jalur perdagangan, tetapi juga terhubung secara digital. Keduanya akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem investasi dan industri yang memberi kemanfaatan bagi ekonomi kita,” kata Amsakar.
Penguatan konektivitas laut dan digital tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam memperkuat posisi Batam sebagai kawasan perdagangan, logistik dan investasi yang terhubung dengan jaringan regional maupun global.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan




Saat ini belum ada komentar