Listrik Padam, Produksi Air Batam Ikut Terdampak: Genset Hanya Topang 30 Persen Kapasitas
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month Senin, 12 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait menjelaskan gangguan kelistrikan yang memengaruhi operasional instalasi pengolahan air di Batam, Senin (12/10/2026).
Batam,
– Gangguan kelistrikan yang terjadi di Batam berdampak terhadap operasional sejumlah instalasi pengolahan air bersih. Untuk mengantisipasi terganggunya pelayanan kepada pelanggan, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengoptimalkan penggunaan generator set (genset), meski dukungan tersebut baru mampu menopang sekitar 30 persen produktivitas air.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa pemadaman listrik pada Senin (12/10/2026) memengaruhi operasional sejumlah instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP). Dampaknya dapat berupa penurunan produksi hingga berkurangnya tekanan air yang diterima pelanggan.
Sejumlah instalasi yang terdampak meliputi WTP Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa, serta DK 1 hingga DK 5.
BP Batam, kata Ariastuty, terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik. Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan layanan pada fasilitas penting, termasuk rumah sakit, bandara, dan pusat pelayanan publik.
“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” ujarnya di Batam Centre.
Di tengah proses pemulihan, penggunaan genset menjadi salah satu langkah untuk membantu mempertahankan operasional instalasi pengolahan air. Namun, keterbatasan kapasitas cadangan membuat produktivitas air belum dapat dipertahankan pada kondisi normal.
Karena itu, masyarakat diminta mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan dengan menyiapkan cadangan air sesuai kebutuhan dan menghindari penggunaan secara berlebihan.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” kata Ariastuty.
Dampak gangguan listrik terhadap pelayanan dasar dan aktivitas usaha turut menjadi perhatian BP Batam. Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menilai keandalan listrik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas industri dan daya tarik investasi di Batam.
Menurut Fary, pemulihan pasokan perlu dibarengi evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat kesiapan sistem dalam menghadapi kejadian serupa.
“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” ungkap Fary.
Ia menegaskan, koordinasi antarlembaga diperlukan agar pemulihan layanan publik berjalan seiring dengan upaya menjaga kegiatan ekonomi. Keandalan infrastruktur dasar dinilai penting bagi masyarakat sekaligus dunia usaha yang beroperasi di Batam.
Dalam informasi yang disampaikan BP Batam, PLN Batam telah menormalkan sejumlah jaringan distribusi hingga pukul 08.49 WIB pada Senin. Jaringan yang pulih tersebut kembali menyalurkan listrik ke beberapa wilayah, sementara pemulihan sistem secara bertahap tetap dilakukan.
Pasokan listrik untuk fasilitas vital seperti rumah sakit, bandara, dan pelabuhan turut menjadi perhatian dalam proses penormalan.
BP Batam menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung pemulihan listrik dan menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar