Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Tanjungpinang » Penantian Panjang Warga Batu 8 Atas Terjawab, Proyek Air Bersih Rp5,7 Miliar Tuai Apresiasi

Penantian Panjang Warga Batu 8 Atas Terjawab, Proyek Air Bersih Rp5,7 Miliar Tuai Apresiasi

  • account_circle Suyono Saeran
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNGPINANG, – Harapan masyarakat Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, untuk menikmati layanan air bersih melalui jaringan perpipaan mulai menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun menanti, pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) air bersih di kawasan tersebut akhirnya dikerjakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Proyek senilai Rp5,7 miliar yang dilaksanakan CV Bengkel Spesialis Kepri itu mendapat sambutan positif dari warga. Mereka berharap pembangunan jaringan pipa tersebut menjadi jalan keluar atas kesulitan memperoleh air bersih, terutama ketika musim kemarau tiba.

Salah seorang warga Batu 8 Atas, Edi Siswanto, mengaku bersyukur karena kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi harapan masyarakat mulai mendapat perhatian pemerintah.

“Sudah begitu lama kita menunggu pipanisasi air bersih ini masuk ke wilayah Batu 8 Atas. Alhamdulillah tahun ini proyek pipanisasinya sudah dikerjakan. Sebagai masyarakat saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Dinas PUPR Kepri,” ujar Edi kepada , Kamis (22/10/2026).

Menurut Edi, selama ini sebagian warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air ketika kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.

“Bila lama tidak hujan kita selalu kesulitan air bersih. Mau beli terus harga air makin mahal. Kalau ada pipanisasi air bersih sampai ke rumah warga tentu akan sangat membantu sekali,” katanya.

Edi berharap pekerjaan JDU dapat diselesaikan sesuai jadwal pada 2026, sehingga masyarakat berpeluang menikmati layanan air bersih PDAM Tirta Kepri mulai 2027.

Harapan serupa disampaikan Herianto, warga Perumahan Pinang Cipta Karya, Batu 8 Atas. Ia menilai pembangunan jaringan pipa di sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah merupakan langkah yang dibutuhkan masyarakat.

“Proyek pipanisasi air bersih ini memang yang kami tunggu-tunggu. Semoga cepat selesai dan masyarakat Batu 8 Atas bisa secepatnya menikmati air bersih dengan mudah,” ujar Herianto.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Rodi Yantari, mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan dengan baik dan selesai sesuai target.

Menurutnya, pembangunan jaringan distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi meningkatkan pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Rodi juga memahami adanya gangguan sementara terhadap aktivitas lalu lintas selama pekerjaan penggalian dan pemasangan pipa berlangsung. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan dan warga sekitar.

“Kita awasi terus pengerjaan proyek tersebut. Demi masyarakat tentu akan kita lakukan yang terbaik sesuai harapan dan keinginan Pak Gubernur,” ujar Rodi.

Ia menegaskan, pengawasan pekerjaan menjadi perhatian Dinas PUPP agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga dapat mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Bagi warga Batu 8 Atas, pembangunan tersebut membawa harapan baru. Namun, manfaatnya baru akan benar-benar dirasakan setelah jaringan distribusi tersambung dan air dapat mengalir secara berkelanjutan ke rumah-rumah.

Kini, masyarakat menantikan penyelesaian proyek sekaligus kesiapan layanan PDAM Tirta Kepri agar infrastruktur yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan air bersih yang telah lama mereka harapkan.

Penulis

Pengalaman jurnalistiknya membentang dari tahun 1999. Mulai SKM Genta, Media Kepri, Harian Lantang, Kepri Bangkit dan lainnya. Selain sebagai jurnalis, Ia juga penulis buku yang produktif. Sudah lima buku yang dihasilkannya mulai dari Perjalanan Meraih Mimpi, Kepri Terang, Ansar: Guru Ngaji Jadi Gubernur Kepri, Dari Lex Baux ke Dapur Arang dan Mutiara di Air Saga.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan membatalkan SK Gubernur Kepri

    PT TUN Medan Batalkan SK Gubernur Kepri, Pengangkatan 7 Anggota KPID Kepri Dinyatakan Batal

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Polemik pengangkatan tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau periode 2025-2028 memasuki babak baru. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan membatalkan keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1082 Tahun 2025 yang menjadi dasar pengangkatan anggota KPID Kepri tersebut. Putusan itu tercantum dalam Putusan Nomor 87/B/2026/PT.TUN.MDN, dalam perkara banding yang diajukan […]

  • Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 Disampaikan, Bintan Fokus Perkuat Fiskal dan Ekonomi Daerah

    Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 Disampaikan, Bintan Fokus Perkuat Fiskal dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bintan,   – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mengarahkan pembahasan kebijakan anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan daerah. Hal itu ditandai dengan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Senin (14/9/2026). Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Bintan […]

  • Gubernur Ansar Ahmad berbicara tentang peran Bank Syariah Indonesia di Tanjungpinang

    Ansar Ahmad Resmikan Kantor Cabang BSI di Tanjungpinang, Dorong Ekonomi Syariah Kepri

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Gubernur Ansar Ahmad menyatakan harapannya agar kehadiran Bank Syariah Indonesia memperkuat dan mengakselerasi ekonomi serta keuangan syariah di Kepulauan Riau.

  • Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    Terobosan Baru Perumahan: Kementerian ATR/BPN Sediakan Sertipikat Gratis untuk MBR

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 31
    • 0Komentar

    – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyediaan tempat tinggal layak melalui penyediaan legalitas tanah tanpa biaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini mengiringi agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Hunian Terjangkau Manggarai yang memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, Jumat (21/08/2026). Ketua Satuan […]

  • Kepri Siapkan 7.481 Rumah Baru untuk MBR, Perizinan dan Pembiayaan Dipermudah

    Kepri Siapkan 7.481 Rumah Baru untuk MBR, Perizinan dan Pembiayaan Dipermudah

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tahun 2026, pembangunan rumah baru di Kepri ditargetkan mencapai 7.481 unit, ditambah program perbaikan sebanyak 3.944 rumah. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov Kepri terhadap Program 3 Juta Rumah yang merupakan program prioritas Presiden RI. Gubernur Kepri […]

  • Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lahir di Wajo, Sulawesi Selatan, 14 April 1973, Ady Indra Pawennari melangkah meninggalkan tanah kelahirannya pada tahun 1994. Saat usianya baru 21 tahun, ia merantau tanpa modal harta, melainkan hanya berbekal tekad kuat dan keberanian. Tanjungpinang, Kota Gurindam yang teduh, menyambut langkah pertamanya. Di kota inilah garis takdirnya terukir kuat. Puluhan tahun berlalu, sebagian besar […]

expand_less