Penantian Panjang Warga Batu 8 Atas Terjawab, Proyek Air Bersih Rp5,7 Miliar Tuai Apresiasi
- account_circle Suyono Saeran
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pekerja proyek pemasangan jaringan pipa air bersih di Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Kamis (22/10/2026).
TANJUNGPINANG,
– Harapan masyarakat Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, untuk menikmati layanan air bersih melalui jaringan perpipaan mulai menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun menanti, pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) air bersih di kawasan tersebut akhirnya dikerjakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Proyek senilai Rp5,7 miliar yang dilaksanakan CV Bengkel Spesialis Kepri itu mendapat sambutan positif dari warga. Mereka berharap pembangunan jaringan pipa tersebut menjadi jalan keluar atas kesulitan memperoleh air bersih, terutama ketika musim kemarau tiba.
Salah seorang warga Batu 8 Atas, Edi Siswanto, mengaku bersyukur karena kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi harapan masyarakat mulai mendapat perhatian pemerintah.
“Sudah begitu lama kita menunggu pipanisasi air bersih ini masuk ke wilayah Batu 8 Atas. Alhamdulillah tahun ini proyek pipanisasinya sudah dikerjakan. Sebagai masyarakat saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Dinas PUPR Kepri,” ujar Edi kepada
, Kamis (22/10/2026).
Menurut Edi, selama ini sebagian warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air ketika kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air.
“Bila lama tidak hujan kita selalu kesulitan air bersih. Mau beli terus harga air makin mahal. Kalau ada pipanisasi air bersih sampai ke rumah warga tentu akan sangat membantu sekali,” katanya.
Edi berharap pekerjaan JDU dapat diselesaikan sesuai jadwal pada 2026, sehingga masyarakat berpeluang menikmati layanan air bersih PDAM Tirta Kepri mulai 2027.
Harapan serupa disampaikan Herianto, warga Perumahan Pinang Cipta Karya, Batu 8 Atas. Ia menilai pembangunan jaringan pipa di sepanjang Jalan Raja Haji Fisabilillah merupakan langkah yang dibutuhkan masyarakat.
“Proyek pipanisasi air bersih ini memang yang kami tunggu-tunggu. Semoga cepat selesai dan masyarakat Batu 8 Atas bisa secepatnya menikmati air bersih dengan mudah,” ujar Herianto.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Rodi Yantari, mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan dengan baik dan selesai sesuai target.
Menurutnya, pembangunan jaringan distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi meningkatkan pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat.
Rodi juga memahami adanya gangguan sementara terhadap aktivitas lalu lintas selama pekerjaan penggalian dan pemasangan pipa berlangsung. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan dan warga sekitar.
“Kita awasi terus pengerjaan proyek tersebut. Demi masyarakat tentu akan kita lakukan yang terbaik sesuai harapan dan keinginan Pak Gubernur,” ujar Rodi.
Ia menegaskan, pengawasan pekerjaan menjadi perhatian Dinas PUPP agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga dapat mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Bagi warga Batu 8 Atas, pembangunan tersebut membawa harapan baru. Namun, manfaatnya baru akan benar-benar dirasakan setelah jaringan distribusi tersambung dan air dapat mengalir secara berkelanjutan ke rumah-rumah.
Kini, masyarakat menantikan penyelesaian proyek sekaligus kesiapan layanan PDAM Tirta Kepri agar infrastruktur yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan air bersih yang telah lama mereka harapkan.
Penulis Suyono Saeran
Pengalaman jurnalistiknya membentang dari tahun 1999. Mulai SKM Genta, Media Kepri, Harian Lantang, Kepri Bangkit dan lainnya. Selain sebagai jurnalis, Ia juga penulis buku yang produktif. Sudah lima buku yang dihasilkannya mulai dari Perjalanan Meraih Mimpi, Kepri Terang, Ansar: Guru Ngaji Jadi Gubernur Kepri, Dari Lex Baux ke Dapur Arang dan Mutiara di Air Saga.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar