Pasokan Air Pulih, Warga GMP Tahap 2 Lega dan Apresiasi BP Batam
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Seorang warga menyiram bunga setelah aliran air kembali lancar di Perumahan GMP Tahap 2, Tanjung Sengkuang, Batam (23/09/2026).
Batam,
– Setelah sempat menghadapi keterbatasan pasokan, warga Perumahan GMP Tahap 2, Tanjung Sengkuang, kini kembali merasakan aliran air yang lebih lancar. Kondisi tersebut disambut lega karena kebutuhan air bersih kembali dapat dipenuhi tanpa harus bergantung pada pasokan tangki.
Salah seorang warga, Karuniawati, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam atas perbaikan layanan yang kini dirasakan masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Air di perumahan kami, khususnya GMP Tahap 2, sudah mengalir lancar,” ujar Karuniawati, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, kelancaran air menjadi kabar baik bagi warga. Sebelumnya, masyarakat harus menunggu distribusi air menggunakan tangki, bahkan hingga malam hari.
Ia berharap kondisi tersebut tidak hanya berlangsung sementara, tetapi dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
“Kami berharap ke depannya air bisa terus lancar. Selama ini kami cukup kesulitan karena harus menunggu tangki, bahkan sampai malam. Mudah-mudahan kondisi sekarang bisa terus seperti ini,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Rocky. Ia mengaku kembali lancarnya aliran air memberikan rasa lega bagi masyarakat karena kebutuhan rumah tangga dapat dipenuhi dengan lebih mudah.
“Terima kasih. Kami berharap ke depan air bisa terus lancar seperti biasa dan tidak kembali seperti sebelumnya. Sekarang kami tentu merasa lebih lega karena alirannya sudah kembali,” ujarnya.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan bagian dari pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, keberlangsungan layanan menjadi perhatian yang harus terus dijaga.
“Kami tentu bersyukur ketika perbaikan layanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar, sehingga pelayanan ini harus terus dijaga agar berjalan baik dan memberikan kepastian bagi warga,” kata Amsakar.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan bahwa peningkatan pelayanan pada akhirnya harus bermuara pada manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pelayanan yang semakin baik. Kami berharap aliran air dapat memenuhi kebutuhan warga dengan baik,” ujarnya.
Bagi warga GMP Tahap 2, pulihnya aliran air bukan sekadar soal keran yang kembali mengalir. Kepastian pasokan juga berarti aktivitas rumah tangga dapat berjalan lebih nyaman tanpa harus menunggu kedatangan tangki air.
Kondisi tersebut sekaligus menjadi harapan warga agar kelancaran layanan air di kawasan permukiman dapat terus dipertahankan.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan
Saat ini belum ada komentar