Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Longboat Diduga Menuju PNG Buang Barang ke Laut, Petugas Temukan 200 Butir Amunisi

Longboat Diduga Menuju PNG Buang Barang ke Laut, Petugas Temukan 200 Butir Amunisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, – Sebanyak 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter ditemukan dalam operasi pengawasan di perairan Jayapura. Barang tersebut ditemukan setelah petugas mencurigai sebuah longboat yang diduga membawa barang ilegal menuju Papua Nugini (PNG).

Kasus itu kini didalami Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua untuk mengungkap asal, tujuan hingga pihak yang diduga terlibat dalam pengiriman amunisi.

Temuan bermula dari informasi masyarakat mengenai keberadaan longboat yang diduga membawa barang ilegal menuju PNG.

Pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 22.36 WIT, petugas Bea Cukai menemukan longboat dengan ciri-ciri yang sesuai informasi tersebut.

Namun saat hendak dilakukan pemeriksaan, awak kapal disebut berusaha menghindari petugas. Sejumlah barang juga dibuang ke laut.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan tiga koli barang. Setelah diperiksa, barang tersebut berisi 34 slop atau 340 bungkus hasil tembakau tanpa pita cukai serta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Jayapura Fungki Awaludin mengatakan penanganan barang temuan selanjutnya dibagi berdasarkan kewenangan masing-masing instansi.

“Untuk rokok ilegal menjadi kewenangan kami, sedangkan amunisi kami serahkan kepada Polda Papua melalui Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” ujar Fungki, Selasa (6/10/2026).

Bea Cukai kemudian menyerahkan satu tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi tersebut kepada personel Subsatgas Investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama penyidik Ditreskrimum Polda Papua pada Senin (5/10/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penyelidikan kini diarahkan untuk mengetahui siapa yang mengirim amunisi tersebut, asal barang hingga tujuan akhirnya.

Penyidik juga akan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi sarana angkut yang digunakan.

“Terkait penyerahan barang bukti amunisi sebanyak 200 butir, kami akan dalami lebih fokus dan lebih konsentrasi terkait siapa yang mengirim barang, dari mana asalnya, dan ke mana tujuannya. Kami juga akan mengambil keterangan dari beberapa saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut yang digunakan,” kata Yusuf.

Identitas awak longboat serta pihak yang membawa, menerima maupun menguasai amunisi tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan penyidik juga akan menelusuri kemungkinan adanya rangkaian distribusi di balik temuan tersebut.

“Barang bukti ini akan terus didalami bersama penyidik untuk mengetahui asal-usul, jalur peredaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi tersebut. Setiap informasi dan temuan akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Faizal, penyelidikan tidak berhenti pada penanganan barang bukti. Aparat berupaya mengungkap jalur peredaran serta pihak-pihak yang mungkin terlibat di balik pengiriman amunisi itu.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga meminta masyarakat tidak terlibat dalam penyimpanan, pengangkutan maupun peredaran amunisi secara ilegal.

Masyarakat juga diminta melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran amunisi.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan penyimpanan, pengangkutan atau peredaran amunisi secara ilegal, segera sampaikan kepada aparat keamanan,” kata Adarma.

Hingga kini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dan Ditreskrimum Polda Papua masih mendalami temuan tersebut.

Penyelidikan diarahkan untuk mengungkap asal-usul 200 butir amunisi, jalur distribusi, pihak yang membawa atau menguasainya, serta kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan tertentu.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Dewi Marlina Putri mengangkat jabatan Kepala Kantor Pertanahan di Tanjungpinang

    Kantah Tanjungpinang Jelaskan Status Lahan Eks HGB PT CDA yang Dipasang Plang Yayasan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tanjungpinang menegaskan pemasangan plang yang menyatakan suatu bidang tanah sebagai milik Yayasan Lentera Suluh Era berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor 94/Pny/KEM-ATR/BPN/VII/2026 di Kilometer 14, Tanjungpinang belum serta-merta menunjukkan bahwa status tanah tersebut telah final milik yayasan tersebut. Plang bertuliskan “Tanah Badan Hukum […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berbicara tentang listrik data center di Electricity Connect 2026

    PLN Perkuat Infrastruktur Listrik, Layani 159 Data Center di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa pertumbuhan data center menambah kebutuhan listrik, sehingga PLN memperkuat infrastruktur sejak awal pada Electricity Connect 2026.

  • Kenali Tanda Asam Urat yang Bisa Menyerang Tangan, dari Nyeri hingga Muncul Benjolan

    Kenali Tanda Asam Urat yang Bisa Menyerang Tangan, dari Nyeri hingga Muncul Benjolan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    — Asam urat tidak hanya menimbulkan keluhan pada kaki. Gangguan akibat tingginya kadar asam urat juga dapat menyerang persendian di tangan, termasuk jari, pergelangan tangan hingga siku. Ketika kambuh, penderita dapat mengalami nyeri, pembengkakan hingga keterbatasan dalam menggerakkan tangan. Kondisi tersebut pada sebagian orang dapat berlangsung selama beberapa hari sebelum mereda. Mengutip Alodokter, terdapat sejumlah […]

  • Empat Awak KM Laut Jaya 3 Selamat Setelah Kapal Terbakar di Perairan Anambas

    Empat Awak KM Laut Jaya 3 Selamat Setelah Kapal Terbakar di Perairan Anambas

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Natuna, – Empat awak KM Laut Jaya 3 berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar di perairan Tokong Palang Biru, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Natuna melalui Pos SAR Anambas terus memantau perkembangan pascakecelakaan laut tersebut sekaligus mengingatkan para pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan […]

  • Aksi penanaman mangrove oleh relawan di pesisir Tanjung Uma, Batam

    Satu Jiwa Jaga Bumi Melayu, 1.000 Mangrove Satukan Lintas Ormas di Batam

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Melly
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Sekitar seribu batang mangrove ditanam di pesisir Tanjung Uma, Batam pada 27 September 2026 oleh DPD GRIB Jaya bersama berbagai ormas, sebagai upaya penghijauan dan memperkuat persaudaraan.

expand_less