Ansar Ajak HPI Perkuat Pariwisata Kepri, Soroti Kemudahan Akses Antardestinasi
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan pesan tentang kemudahan perjalanan antardestinasi kepada ketua dan pengurus HPI di Kedai Makan Nonafa, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (07/10/2026).
Tanjungpinang,
— Kemudahan perjalanan antardestinasi menjadi salah satu perhatian Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam pengembangan pariwisata daerah. Menurutnya, daya tarik wisata perlu ditunjang transportasi, fasilitas visa, dan kemudahan perizinan agar wisatawan lebih mudah menjangkau berbagai tujuan di Kepri.
Pesan itu disampaikan Ansar saat bertemu para ketua dan pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dari berbagai provinsi di Kedai Makan Nonafa, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).
“Kita perlu membangun jembatan konektivitas, baik transportasi maupun kemudahan izin dan fasilitas visa,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ansar memperkenalkan karakter Kepri sebagai provinsi yang wilayahnya didominasi laut. Kepri memiliki 2.408 pulau, dengan 292 di antaranya berpenghuni. Sebanyak 22 pulau merupakan pulau terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga.
Dengan sekitar 98 persen wilayah berupa perairan, pengembangan pariwisata Kepri memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan daerah yang didominasi daratan. Laut dan pulau-pulau menjadi daya tarik, sementara akses perjalanan menjadi hal yang perlu diperhatikan.
“Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam mengembangkan pariwisata Kepri,” jelas Ansar.
Ia juga menyoroti posisi Kepri di jalur Selat Malaka, salah satu jalur perdagangan dunia. Menurut Ansar, letak tersebut memberi Kepri nilai strategis dari sisi geopolitik maupun ekonomi.
Kepri memiliki lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun.
Di hadapan pengurus HPI, Ansar turut menyampaikan sejumlah capaian ekonomi daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 9,9 persen dan berada di posisi ketiga tertinggi secara nasional. Tingkat kemiskinan disebut berada pada angka 4,3 persen, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia menempati peringkat ketiga nasional.
Ansar berharap pertemuan dengan para pramuwisata membuka ruang kerja sama dan pertukaran pengalaman. Ia menilai gagasan dari pelaku pariwisata berbagai daerah dapat membantu pengembangan sektor tersebut di Kepri.
“Pertukaran pengalaman dan gagasan sangat penting untuk mendorong kemajuan pariwisata di Indonesia khususnya di Kepulauan Riau,” ungkapnya.
Ketua Umum HPI Rivalindo Tobing menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Kepri. Ia juga mengaku terkesan dengan suasana dan kekayaan sejarah Pulau Penyengat.
“Pada hari ini kami datang melihat sejarah. Kami melihat sejarah bahwa Indonesia ini begitu luar biasa,” katanya.
Rivalindo berharap HPI terus mendapat kesempatan mengenal berbagai daerah di Indonesia, termasuk kembali berkegiatan di Kepri. Baginya, setiap wilayah menawarkan kekayaan dan pengalaman yang berbeda untuk diperkenalkan kepada wisatawan.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar