Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

  • account_circle Ambok Akok
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Cilegon, – Tiga jenis barang yang ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Selat Sunda pada hari kelima pencarian kapal KM Arupadhatu 1 dipastikan bukan bagian dari perlengkapan kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.

Barang tersebut ditemukan oleh KN SAR Tetuka di perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9/2026). Temuan itu terdiri dari helm plastik merah, jeriken plastik biru bertutup hitam, serta dua life jacket berwarna oranye.

Ditpolairud Polda Banten kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang tersebut dengan mencocokkannya dengan perlengkapan yang tersedia di KM Arupadhatu 1.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pemeriksaan dilakukan setelah barang temuan diserahterimakan untuk diteliti lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal,” ujar Maruli, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, life jacket yang tersedia di KM Arupadhatu 1 memiliki warna merah, kuning dan ungu serta tidak terdapat tulisan MILLES.II.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jeriken plastik berwarna biru yang ditemukan di lokasi pencarian.

Dari hasil pemeriksaan, jeriken tersebut diketahui mengeluarkan aroma minyak sayur, bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.

Jeriken milik KM Arupadhatu 1 diketahui berwarna biru pudar, berkapasitas sekitar 30 liter, berbentuk pendek, menggunakan tutup putih dan tidak memiliki penanda khusus.

Sementara jeriken yang ditemukan Tim SAR berwarna biru tua, berkapasitas sekitar 35 liter, berbentuk lebih panjang, memiliki tutup hitam dan terdapat tulisan pada bagian badan jeriken.

“Dengan adanya perbedaan tersebut, jeriken yang ditemukan juga tidak sesuai dengan karakteristik jeriken yang digunakan KM Arupadhatu 1,” jelas Maruli.

Barang ketiga yang diperiksa adalah sebuah helm plastik berwarna merah.

Polda Banten memastikan helm tersebut bukan milik KM Arupadhatu 1. Hasil pemeriksaan menunjukkan kapal tersebut tidak memiliki atau menyediakan helm dengan jenis seperti barang yang ditemukan.

Dengan demikian, ketiga jenis barang yang sempat ditemukan di area pencarian tersebut belum dapat dikaitkan dengan KM Arupadhatu 1 maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Polda Banten mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari setiap benda yang ditemukan selama operasi SAR.

Maruli meminta masyarakat menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan, terutama bagi keluarga para korban.

“Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” tegasnya.

Hingga Minggu (13/9/2026), delapan orang yang berada dalam KM Arupadhatu 1 masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan evaluasi terhadap berbagai informasi maupun temuan yang muncul di lapangan.

Penulis

Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama sejak 2018 dan Juara III Lomba Menulis Kemaritiman yang ditaja UPN Veteran Yogyakarta dan Dubes Konsulat Amerika Serikat di Medan pada tahun 2021.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diikuti 500 Peserta Lintas Daerah, Lomba Jong Bintan Jadi Magnet Wisata Budaya Melayu

    Diikuti 500 Peserta Lintas Daerah, Lomba Jong Bintan Jadi Magnet Wisata Budaya Melayu

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BINTAN, — Desa Sebong Pereh kembali menggelar Festival Pantai Wan Seri Beni yang ke-4 dengan menghadirkan perlombaan perahu jong di Pantai Wan Seri Beni, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Sabtu (29/8/2026). Perhelatan tahunan ini difokuskan untuk melestarikan permainan tradisional maritim masyarakat Melayu berupa miniatur perahu layar tanpa awak yang memanfaatkan tenaga angin. Perlombaan jong kali […]

  • Komunitas Jurnalis Kepri Dorong Tradisi Literasi Lewat Bedah Buku Karya Wartawan Senior

    Komunitas Jurnalis Kepri Dorong Tradisi Literasi Lewat Bedah Buku Karya Wartawan Senior

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 18
    • 0Komentar

    – Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) mengambil langkah progresif untuk menghidupkan kembali tradisi menulis dan literasi di kalangan pers lokal. Organisasi wartawan ini bersiap menggelar acara bedah buku berjudul “Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman” karya wartawan senior Ridarman Bay, yang dijadwalkan berlangsung di Sekretariat KJK, Batu 11, Kota Tanjungpinang, pada Sabtu (12/9/2026). Ketua Umum KJK, […]

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menteri Trenggono : Jangan Dipaksakan Melaut

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menteri Trenggono : Jangan Dipaksakan Melaut

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bacadulu.id – Sejak Sabtu 5 September 2026, aktifitas vulkanik Anak Gunung Krakatau mengalami peningkatan. Erupsi yang diiringi keluarnya material vulkanik gunung itu mengganggu aktifitas nelayan dan masyarakat pesisir di Selat Sunda. Bahkan menggangu aktifitas transportasi udara di sejumlah wilayah. Seperti aktifitas penerbangan Bandara Soekarno Hatta. Bagi nelayan dan masyarakat pesisir di kawasan itu, Mentri Kelautan […]

  • Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    Indonesia – Australia Akan Berkolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bacadulu.id, Jakarta – Indonesian dan Australia berencana mengembangkan tekhnologi Recirculating Aquaculture System (RAS). Melalui siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), RAS bertujuan mendukung program budidaya darat tematik. Hal itu disejalankan dengan ratusan desa perikanan yang potensial di Indonesia. “Saya sudah melihat langsung bagaimana sistem RAS ini berjalan di Tasmania untuk meningkatkan produktivitas perikanan budidaya […]

  • Gelar Operasional di Bintan, Kapolda Kepri Minta Jajaran Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Iklim Investasi

    Gelar Operasional di Bintan, Kapolda Kepri Minta Jajaran Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Iklim Investasi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin meminta seluruh jajaran memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, setiap potensi persoalan harus dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak awal agar tidak berkembang menjadi konflik maupun gangguan yang lebih besar. Penegasan itu disampaikan Asep saat membuka Gelar Operasional […]

  • 103 Orang Berhasil Dievakuasi, 140 Masih Dicari dari KM Virgo Transport 8

    103 Orang Berhasil Dievakuasi, 140 Masih Dicari dari KM Virgo Transport 8

    • calendar_month 28 menit yang lalu
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa terus dilakukan. Dari total 243 orang yang berada di atas kapal, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi, sementara 140 orang lainnya masih dalam pencarian. Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah menghadapi kondisi cuaca […]

expand_less