Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Opini » Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

  • account_circle Ady Indra Pawennari
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanpa banyak drama, sebuah langkah besar hari ini resmi kami ayunkan. Saya bersama delapan jurnalis tangguh dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)—Andi Gino, Amril Agin, Richard Nainggolan, Novianto, Iman Suryanto, Ambok Akok, Roma Uly Sianturi dan Qori Ul Fitra—meneguhkan hati dan menyatakan sikap: kami resmi bergabung dengan organisasi pers Pro Jurnalismedia Siber (PJS).

Pernyataan sikap tertulis itu saya serahkan langsung kepada Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal Riky Fermana dan Bendahara Umum Sofyan Siahaan.

Momen bersejarah yang penuh kehangatan ini berlangsung di Korla Coffee Batam, Kamis (17/9/2026). Sebuah tempat sederhana, namun menjadi saksi lahirnya komitmen besar demi marwah profesi.

Bukan Sekadar Pindah Rumah

Keputusan ini tentu memicu gelombang tanya. Banyak sejawat yang menyayangkan mengapa saya harus melangkah keluar dari kenyamanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Namun, tidak sedikit pula yang memberikan dukungan moral yang luar biasa.

Bagi kami, ini bukan sekadar urusan berpindah “rumah”. Ini adalah pencarian tempat yang betul-betul memanusiakan anggotanya.

Di PJS, kami menemukan visi yang tulus: merangkul wartawan lewat program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang inklusif, serta memberikan benteng advokasi yang nyata bagi mereka yang kerap terancam hukum hanya karena menyuarakan kebenaran lewat karya jurnalistiknya.

Memang benar, saat ini PJS belum tercatat sebagai konstituen Dewan Pers. Namun, apakah itu menyurutkan langkah kami? Sama sekali tidak.

Api semangat kami justru makin membara saat melihat kenyataan bahwa ada ribuan rekan sejawat dari 23 provinsi di Indonesia yang memiliki detak jantung yang sama. Kami tidak sendiri. Kami adalah bagian dari barisan pejuang yang menolak menyerah pada keadaan.

Ketulusan di Tengah Keterbatasan

Ada satu hal mendalam yang menggetarkan nurani saya hingga mantap memilih jalan ini. Ia adalah sosok Mahmud Marhaba, Sang Ketua Umum. Di tengah segala keterbatasan yang ada, perjuangannya yang tak kenal lelah adalah teladan nyata.

Saat dunia pers kerap kali memandang sebelah mata wartawan kecil, beliau justru hadir mengulurkan tangan dengan penuh ketulusan.

Kalimat beliau yang disampaikan dengan nada bergetar namun penuh penegasan, selalu terngiang di telinga saya:

“Jangan karena mereka belum kompeten, lalu kita abaikan dan kucilkan. Selama mereka masih menyandang profesi sebagai wartawan, maka tugas kita sebagai pimpinan organisasi pers membinanya hingga kompeten dan profesional.”

Kata-kata ini bukan sekadar pemanis retorika. Ini adalah tamparan sekaligus oase edukasi bagi industri pers kita hari ini. Di Indonesia, sangat jarang ada pimpinan organisasi pers yang berani secara terbuka merangkul wartawan yang belum bersertifikat—bukan untuk membiarkan mereka tanpa arah, melainkan untuk dididik, dibimbing, dan wajib diantarkan menuju gerbang kelulusan UKW.

Sebuah Ajakan untuk Menatap Masa Depan

Meninggalkan masa lalu memang tidak pernah mudah, namun masa depan pers yang berkeadilan harus dijemput. PJS mengajarkan kepada kita bahwa profesionalisme tidak dibangun dengan cara mengucilkan yang lemah, melainkan dengan cara merangkul, mendidik, dan bertumbuh bersama.

Hari ini, dari bumi Kepulauan Riau, kami telah menyalakan lilin perjuangan itu. Kami siap melangkah, siap ditempa, dan siap membuktikan bahwa jurnalisme yang berintegritas lahir dari organisasi yang memimpin dengan hati.

Penulis

Memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 1996 di SKM GeNTA, Suara Riau, Sijori Mandiri hingga mendirikan bintanpos.com, media siber pertama di Kepulauan Riau tahun 2001. Kini, Ia menjabat sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEMBALI DIGELAR! Bintan Triathlon 2026 Siap Manjakan Atlet Dunia dengan Tantangan Baru di Lagoi Bay

    KEMBALI DIGELAR! Bintan Triathlon 2026 Siap Manjakan Atlet Dunia dengan Tantangan Baru di Lagoi Bay

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    — Ajang olahraga rekreasi internasional paling bergengsi di kawasan Asia, Bintan Triathlon, dipastikan akan kembali menyapa para pencinta olahraga ketahanan (endurance sports) pada akhir tahun ini. Mengusung slogan “Where Challenge Meets Paradise”, ajang kelas dunia ini dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 di kawasan pesisir indah Lagoi Bay, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Bintan Triathlon bukan […]

  • Penyerahan dokumen pernyataan sikap kepada Ketua PJS Mahmud Marhaba

    Sembilan Jurnalis Kepri Gabung PJS, Mahmud Marhaba Tegaskan Fokus pada UKW dan Advokasi

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) memperkuat jajaran organisasinya di Kepulauan Riau (Kepri). Sedikitnya, 9 jurnalis dan pengurus dari provinsi tersebut resmi bergabung sebagai anggota sekaligus pengurus DPP PJS. Penerimaan sembilan pengurus itu ditandai dengan penyerahan dokumen pernyataan sikap kepada Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Kamis (17/9/2026) di Batam. Kesembilan […]

  • Dahaga di Era Digital: Saat Pusat Data Raksasa AI Ancam Krisis Air Bersih Global

    Dahaga di Era Digital: Saat Pusat Data Raksasa AI Ancam Krisis Air Bersih Global

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Di balik layar gemerlap kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang menawarkan kemudahan instan bagi peradaban modern, tersimpan sebuah ancaman ekologis yang jarang disadari publik. Lonjakan adopsi model bahasa besar dan komputasi awan menuntut kehadiran ribuan pusat data (data center) baru. Masalahnya, infrastruktur digital canggih ini membutuhkan pasokan air bersih dalam jumlah masif […]

  • Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem

    Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Di bawah temaram lampu ibu kota yang sarat akan gemerlap kemewahan, sebuah keteladanan senyap lahir dari sosok Irjen Pol Andry Wibowo. Pangkat jenderal bintang dua yang kini kokoh melekat di pundaknya sama sekali tidak mengubah detak jantung pengabdiannya. Bagi Analis Kebijakan Lemdiklat Polri ini, esensi tertinggi dari sebuah pelayanan publik bukanlah protokoler yang kaku, melainkan […]

  • Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    Nyaris Meregang Nyawa Karena Berita, Kisah Ketulusan Ady Indra Pawennari untuk Dunia Pers

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lahir di Wajo, Sulawesi Selatan, 14 April 1973, Ady Indra Pawennari melangkah meninggalkan tanah kelahirannya pada tahun 1994. Saat usianya baru 21 tahun, ia merantau tanpa modal harta, melainkan hanya berbekal tekad kuat dan keberanian. Tanjungpinang, Kota Gurindam yang teduh, menyambut langkah pertamanya. Di kota inilah garis takdirnya terukir kuat. Puluhan tahun berlalu, sebagian besar […]

  • Kapal Pengangkut Sembako Terbakar di Perairan Tokong Palang Biru Anambas

    Kapal Pengangkut Sembako Terbakar di Perairan Tokong Palang Biru Anambas

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Anambas, – Sebuah kapal kayu yang membawa muatan sembako dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di perairan Tokong Palang Biru, Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026) pagi. Kapal tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Kijang, Kabupaten Bintan, menuju Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kebakaran terjadi ketika kapal berada di sekitar perairan Tokong Palang Biru. […]

expand_less