Pemko Tanjungpinang Dukung Yayasan Loola Bangun 300 IPAL Pesisir Hingga Akhir 2026
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 23 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Yayasan Loola Komunitas bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang membahas program pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagi masyarakat pesisir.
Tanjungpinang, BacaDulu id – Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap program penyediaan akses air, sanitasi, dan kebersihan atau Water Access, Sanitation, and Hygiene (WASH) yang digagas oleh Yayasan Loola Komunitas (Loola Eco Adventure Resort).
Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu masyarakat pesisir mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak sekaligus mendorong kelestarian lingkungan.
Pada tahap awal yang ditargetkan rampung pada September 2026, sebanyak 100 unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) akan dibangun untuk warga pesisir di wilayah Senggarang dan Kampung Bugis. Namun, komitmen perbaikan sanitasi ini tidak berhenti di sana. Yayasan Loola Komunitas membidik total pembangunan 300 unit IPAL di sejumlah titik di Tanjungpinang hingga akhir tahun 2026.
Koordinator Kehumasan Yayasan Loola Komunitas, Jaya Putra, menjelaskan bahwa program WASH ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap persoalan sanitasi, kesehatan masyarakat, dan lingkungan. Program ini sejatinya telah berjalan sejak tahun 2024 dengan menyisipkan modul edukasi lingkungan dalam kegiatan tamu resort untuk komunitas.
“Di tahun ini kita menargetkan pelaksanaan program di 300 titik. Pembiayaan pembangunan IPAL ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta dukungan dari sejumlah yayasan di Singapura yang peduli terhadap isu lingkungan,” ujar Jaya pada Rabu (16/9/2026).
Menariknya, program ini mengusung konsep pemberdayaan masyarakat. Warga lokal penerima manfaat diberikan kesempatan terlibat langsung sebagai tukang maupun kepala tukang dalam pengerjaan konstruksi IPAL, dengan upah yang sepenuhnya dibayarkan oleh yayasan.
Merespons inisiatif positif tersebut, Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Loola. Pemko Tanjungpinang berkomitmen menyukseskan program ini dengan memfasilitasi penyediaan dan pengumpulan data calon penerima manfaat di kawasan pesisir.
“Upaya pembangunan kesehatan masyarakat dan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, sebagai bentuk kepedulian korporasi terhadap lingkungan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Tanjungpinang, kita menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yayasan,” pungkas Lis.
Bahkan, Pemko Tanjungpinang berencana mengalokasikan anggaran daerah pada tahun 2027 untuk mendukung pengembangan program serupa. Lis berharap langkah Yayasan Loola dapat menjadi pemantik bagi perusahaan swasta lainnya untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan 
Saat ini belum ada komentar