Batik Motif Otak-Otak Bintan Tampil di Parade Kriyanusa 2026
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Dekranasda Kabupaten Bintan Hafizha Rahmadhani mengenakan busana batik motif otak-otak khas Bintan di Panggung Utama Hall B JICC, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/09/2026).
Jakarta,
— Identitas budaya Bintan dibawa ke panggung nasional melalui busana batik motif otak-otak yang dikenakan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, dalam Parade Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota pada Kriyanusa 2026.
Parade tersebut berlangsung di Panggung Utama Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Tampil dengan konsep smart casual, Hafizha mengenakan busana berbahan batik dengan motif otak-otak khas Bintan. Motif tersebut terinspirasi dari kuliner berbahan ikan yang selama ini lekat dengan kehidupan masyarakat pesisir Bintan.
Bukan sekadar ornamen, motif otak-otak menggambarkan kedekatan masyarakat Bintan dengan laut dan lingkungan sekitarnya. Dalam pengembangannya, motif tersebut dipadukan dengan stilasi ikan dan ilalang.
Stilasi ikan merepresentasikan kehidupan laut yang menjadi sumber pangan sekaligus bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir. Sementara ilalang menggambarkan alam daratan, ketahanan serta kemampuan untuk terus tumbuh dan beradaptasi.
“Melalui wastra ini, kita ingin membawa cerita tentang Bintan. Bukan hanya tentang keindahan kainnya, tetapi juga tentang kuliner, kekayaan laut, alam, tradisi dan kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari identitas daerah,” kata Hafizha.
Menurutnya, batik motif otak-otak menjadi gambaran hubungan antara manusia, alam dan budaya. Kekayaan yang berasal dari lingkungan kemudian diterjemahkan menjadi karya wastra yang dapat diwariskan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Keikutsertaan Bintan dalam Kriyanusa 2026 juga diharapkan menjadi ruang promosi bagi produk kriya dan wastra daerah. Selain memperkenalkan identitas budaya, kegiatan tersebut membuka peluang bagi perajin dan pelaku UMKM Bintan memperluas jejaring serta pasar.
Parade Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota diikuti para ketua maupun wakil ketua Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing menampilkan wastra daerah dengan konsep smart casual, bukan busana adat.
Kriyanusa 2026 mengangkat tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Ajang tersebut menjadi ruang promosi sekaligus apresiasi terhadap kekayaan kriya, wastra dan kreativitas para perajin dari berbagai daerah di Indonesia.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan




Saat ini belum ada komentar