Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Tanjungpinang » Kepri Dorong Revitalisasi Waduk dan Sungai, Infrastruktur Air Jadi Perhatian

Kepri Dorong Revitalisasi Waduk dan Sungai, Infrastruktur Air Jadi Perhatian

  • account_circle Basok Ridwan
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjungpinang, — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat penanganan infrastruktur sumber daya air. Revitalisasi waduk, dam hingga daerah aliran sungai dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air sekaligus mengantisipasi ancaman banjir.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Asistensi Penyelarasan dan Inventarisasi Program Pembangunan Infrastruktur Pusat di Wilayah Provinsi Kepri Tahun 2026–2027 yang dipimpin Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (5/10/2026).

Forum tersebut diikuti perwakilan sejumlah balai dan satuan kerja kementerian yang menangani bidang jalan, sumber daya air, bangunan dan kawasan, prasarana strategis serta perumahan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas PUPP, Perkim dan Bappeda Kepri, turut hadir.

Nyanyang meminta kondisi infrastruktur air di sejumlah wilayah dipetakan dan dikaji lebih mendalam. Infrastruktur tersebut memiliki fungsi strategis, baik untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat maupun mengendalikan risiko banjir.

Sejumlah kawasan yang menjadi perhatian antara lain Lancang Kuning, Sungai Pulai, Tanjung Uban, Batam, Anambas dan Natuna.

Menurut Nyanyang, persoalan infrastruktur air tidak dapat dilepaskan dari perkembangan kawasan. Pertumbuhan permukiman dan aktivitas ekonomi harus diimbangi dengan kapasitas infrastruktur dasar yang memadai.

Karena itu, Pemprov Kepri mendorong langkah revitalisasi dan optimalisasi terhadap infrastruktur sumber daya air yang sudah tersedia. Persoalan seperti pendangkalan, kebocoran maupun kapasitas pengendalian banjir perlu diantisipasi melalui penanganan yang terencana.

“Persoalan ini penting mengingat ketahanan infrastruktur air memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, pertumbuhan kawasan permukiman, dan aktivitas ekonomi,” kata Nyanyang.

Pembahasan infrastruktur air tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kepri menyelaraskan kebutuhan daerah dengan program pemerintah pusat untuk 2026–2027.

Nyanyang sebelumnya menegaskan bahwa hasil inventarisasi tidak boleh berhenti sebagai daftar usulan. Setiap persoalan yang membutuhkan dukungan lintas instansi harus ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Pemprov Kepri juga akan melakukan sinkronisasi program pembangunan 2027 dengan pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat, termasuk mengoptimalkan peluang pembiayaan melalui APBN.

Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan infrastruktur air diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik baru, tetapi juga memastikan aset yang sudah ada tetap berfungsi optimal.

Bagi Kepri sebagai provinsi kepulauan, penguatan infrastruktur sumber daya air menjadi bagian penting dari upaya menjaga pelayanan dasar, mendukung pertumbuhan kawasan dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

Penulis

Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Istri dan anak menabur bunga di laut Selat Sunda

    Istri dan Anak Yudhistiro Pranoto Tabur Bunga di Lokasi Hilangnya Speed Boat Arupadatu 1

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Cilegon, – Isak haru mengiringi langkah istri dan anak Yudhistiro Pranoto, jurnalis iNews, saat menuju perairan Selat Sunda untuk menaburkan bunga di lokasi terakhir speed boat Arupadatu 1 dilaporkan hilang kontak. Bersama sejumlah rekan media, keluarga Yudhistiro berangkat menggunakan KN SAR Tetuka dari Pelabuhan Pelindo 3 Ciwandan, Kota Cilegon, Jumat (18/9/2026). Mereka menuju titik koordinat […]

  • Kerumunan warga Batam bersorak di Dataran Engku Putri setelah Indonesia juara

    Timnas Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Adu Penalti di Batam

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 dan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026, disambut sorak sorai warga di Dataran Engku Putri, Batam.

  • Komjen Pol. Suyudi Ario Seto berbicara di depan Komisi III DPR RI

    Suyudi: Jangan Lagi Ada “No Viral No Justice”, Pelapor Berhak Tahu Perkembangan Kasus

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, — Ada satu persoalan pelayanan kepolisian yang secara khusus disoroti Komjen Pol. Suyudi Ario Seto saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026). Suyudi menyinggung fenomena “no viral no justice”, ketika laporan masyarakat baru mendapatkan perhatian setelah menjadi perbincangan luas di ruang publik. Menurutnya, persoalan tersebut […]

  • Ismiyati berbicara tentang kebijakan Belajar Dari Rumah di Tanjungpinang

    Kabut Asap Paksa Siswa BDR, Ismiyati Minta Pemprov Kepri Pastikan Hak Belajar Tak Terganggu

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Kepulauan Riau di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk mendapat perhatian dari DPRD Kepri. Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Hj. Ismiyati, S.Pd.AUD., menilai pengalihan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) ke BDR merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko paparan udara […]

  • Temuan kluster mewah, gym, dan simulator golf di Lapas Cibinong

    Sidak Ombudsman Berujung Temuan Mengejutkan: Ada “Kluster Mewah”, Gym hingga Simulator Golf di Lapas Cibinong

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bogor, — Lembaga pemasyarakatan semestinya menjadi ruang pembinaan bagi warga binaan. Namun, inspeksi mendadak Ombudsman Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, justru membuka temuan yang memunculkan tanda tanya besar. Dalam sidak pada Rabu (23/9/2026), Ombudsman menemukan sejumlah bangunan yang disebut menyerupai kawasan hunian atau “kluster” dan diduga ditempati Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). […]

expand_less