Pemprov Kepri Siapkan Rp5,39 Miliar untuk Latih 171 ASN Jadi Komcad, Ansar Minta Daerah Siapkan Anggaran
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani kesepakatan pembiayaan program Komcad di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).
TANJUNGPINANG,
– Sebanyak 171 aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan lima pemerintah kabupaten/kota disiapkan mengikuti pendidikan serta latihan dasar militer Komponen Cadangan (Komcad). Program penguatan pertahanan negara tersebut membutuhkan anggaran Rp5,39 miliar yang ditanggung bersama melalui APBD masing-masing daerah.
Komitmen pembiayaan itu dituangkan dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan pembentukan Komcad membutuhkan dukungan berkelanjutan, mulai dari penyiapan peserta, pemenuhan kebutuhan anggaran, hingga koordinasi dengan jajaran TNI sebagai pelaksana pendidikan dan pelatihan.
“Semua pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Provinsi Kepulauan Riau wajib menyisihkan anggaran untuk kelanjutan program ini sampai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat terpenuhi,” ujar Ansar.
Menurutnya, keterlibatan ASN dalam program tersebut diharapkan memperkuat kesadaran bela negara, kedisiplinan, ketangguhan, serta semangat pengabdian kepada bangsa.
Ansar menilai pertahanan dan kedaulatan negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Karena itu, pemerintah daerah didorong mengambil bagian dalam mendukung pembentukan sumber daya manusia yang memiliki kesiapan bela negara.
Ia juga meminta agar keberlanjutan program menjadi perhatian dalam penyusunan APBD tahun berikutnya.
“Saya ingatkan kepada Ibu Sekda, pada evaluasi anggaran nanti, wajibkan semua kabupaten dan kota mengalokasikan anggaran pada tahun 2027 untuk memenuhi kuota yang menjadi kewajiban kita,” tegasnya.
Lima Kabupaten/Kota Ikut Membiayai
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri, Muhammad Iksan, menjelaskan calon peserta berusia antara 18 hingga 35 tahun dan berasal dari enam pemerintah daerah.
Pemprov Kepri menyiapkan 43 ASN, disusul Kota Batam dan Kabupaten Bintan masing-masing 28 orang. Kabupaten Lingga serta Karimun mengirimkan masing-masing 25 calon peserta, sementara Kepulauan Anambas sebanyak 22 orang.
Dari sisi pembiayaan, Pemprov Kepri mengalokasikan Rp1,3498 miliar, sedangkan Batam dan Bintan masing-masing Rp875 juta.
Pemerintah Kabupaten Lingga dan Karimun menyiapkan Rp800 juta per daerah, sementara Kepulauan Anambas menganggarkan Rp700 juta.
Secara keseluruhan, nilai kesepakatan mencapai Rp5.399.800.000 yang akan disalurkan melalui mekanisme hibah kepada Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan sesuai ketentuan.
Pembiayaan tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program pembentukan Komcad yang mencakup rangkaian rekrutmen, seleksi, hingga pendidikan dan pelatihan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kesbangpol Kepri, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Natuna belum mengirimkan peserta dalam program tahun ini karena kendala anggaran.
Jalani Latihan Militer di Tanjung Uban
Para calon peserta dijadwalkan mengikuti tahapan awal pada 4 November 2026, dilanjutkan seleksi hingga 8 November.
Pembukaan pendidikan direncanakan pada 9 November, sementara latihan dasar militer berlangsung mulai 10 November hingga 22 Desember 2026.
Seluruh kegiatan dipusatkan di Satuan Pendidikan-1 Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, penetapan peserta sebagai anggota Komcad dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2026.
Pembentukan Komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang diatur melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Keikutsertaan dalam Komcad bersifat sukarela dan berbeda dari wajib militer. Peserta juga harus memenuhi persyaratan serta dinyatakan lulus seleksi dan pelatihan sebelum ditetapkan sebagai anggota.
Dalam penyelenggaraannya, Komcad dipersiapkan untuk memperkuat komponen utama pertahanan negara, yakni TNI, sesuai mekanisme mobilisasi yang diatur undang-undang.
Penandatanganan kesepakatan tersebut turut dihadiri Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Harquitanto, Danlantamal IV Kolonel PTB Agus Rohimat, serta jajaran pemerintah daerah.
Hadir pula Bupati Bintan Roby Kurniawan, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Sekretaris Daerah Kepri Misni, dan sejumlah pejabat lainnya.
Dengan pembiayaan mencapai Rp5,39 miliar, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Selain memastikan kesiapan calon peserta, pemerintah daerah juga perlu mengawasi penggunaan anggaran, pelaksanaan pendidikan, serta kesinambungan pelayanan publik di instansi asal ASN yang mengikuti kegiatan.
Sebab, penguatan bela negara melalui aparatur pemerintahan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar