Lahan Terbatas, Amsakar Ajak Warga Batam Tanam Pangan di Pekarangan
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka Pelatihan dan Sosialisasi Kelompok Wanita Tani serta Pekarangan Lestari di Kantor Wali Kota Batam, Senin (02/11/2026).
BATAM,
— Wali Kota Batam Amsakar Achmad mendorong pemanfaatan pekarangan rumah dan lahan sekitar perkantoran untuk pertanian perkotaan atau urban farming. Gerakan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung pengendalian inflasi.
Arahan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan dan Sosialisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) serta Pekarangan Lestari di Kantor Wali Kota Batam, Senin (2/11/2026).
Amsakar mengatakan keterbatasan lahan menjadi tantangan pertanian Batam karena kebutuhan permukiman, industri, dan perdagangan. Namun, ruang yang tersedia tetap perlu dimanfaatkan untuk menanam komoditas pangan, seperti cabai, bawang, dan jagung.
Ia meminta camat serta lurah mendampingi KWT agar kegiatan bercocok tanam dapat berkembang di lingkungan masyarakat.
“KWT beserta jajaran camat dan lurah harus memandang gerakan ini sebagai sinergi strategis,” ujar Amsakar.
Dalam kegiatan tersebut, Amsakar menyerahkan bantuan sarana pertanian secara simbolis kepada perwakilan KWT. Pelatihan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Batam itu merupakan bagian dari pelaksanaan Surat Edaran Wali Kota Nomor 55 Tahun 2026 tentang Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas.
Pemko Batam berharap pendampingan dan bantuan tersebut dapat memperluas pekarangan produktif serta meningkatkan kemandirian kelompok tani perempuan.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar