Kepala BP Batam Amsakar Achmad Ajak Pers Jaga Kualitas Pemberitaan di Rakernas III PJS
- account_circle Melly
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan membuka Kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan pengurus DPP PJS periode 2026–2027 di Gedung Asrama Haji Batam, Rabu (04/11/2026).
BATAM,
— Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak insan pers menjaga kualitas pemberitaan sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan perkembangan daerah, pers diharapkan terus membawa aspirasi warga agar pembangunan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Amsakar dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Indonesia di Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan pelantikan pengurus DPP PJS periode 2026–2027 itu dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Sekitar 250 peserta dari 26 provinsi mengikuti forum bertema “Pers Kompeten, Indonesia Paten. Pers Berintegritas, Indonesia Berkelas” tersebut.

Foto bersama di Rakernas III PJS, Asrama Haji Batam, Rabu (04/11/2026).
Amsakar mengatakan, kemajuan Batam membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk wartawan. Pemberitaan yang faktual dan berimbang dapat membantu masyarakat memahami kebijakan, peluang investasi, serta perkembangan ekonomi daerah.
Namun, menurutnya, peran pers juga mencakup pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan. Penyampaian informasi mengenai kemajuan daerah perlu berjalan seiring dengan fungsi kontrol sosial yang profesional.
“Kami berharap rekan-rekan PJS dapat turut menyampaikan berbagai perkembangan, potensi, dan kemajuan Batam dan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang,” ujar Amsakar.
Ia menilai kepercayaan masyarakat perlu dibangun melalui informasi yang akurat. Di sisi lain, masukan dan persoalan warga yang disampaikan melalui pemberitaan dapat membantu pemerintah memperbaiki pelayanan serta pelaksanaan program.
Dalam kesempatan itu, Amsakar turut menyinggung perkembangan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan di Batam. Menurutnya, hasil pembangunan merupakan kerja bersama yang perlu dijaga melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Perhatian terhadap kualitas jurnalistik juga disampaikan Zulkifli Hasan. Ia mengingatkan bahwa informasi yang keliru dapat menimbulkan dampak luas, sehingga peningkatan kemampuan wartawan harus menjadi perhatian organisasi pers.
“Perlu meningkatkan kemampuan para jurnalis kita. Dampak dari berita-berita yang tidak tepat itu bukan hanya satu pihak yang rugi, tetapi kita semua sebagai bangsa,” kata Zulkifli.
Menurutnya, pemahaman terhadap persoalan yang diberitakan menjadi bekal penting bagi jurnalis. Termasuk ketika membahas kebijakan pangan yang berkaitan langsung dengan kehidupan petani, peternak, nelayan, dan konsumen.
Zulkifli menjelaskan, pemerintah berupaya memperkuat kemandirian pangan melalui peningkatan produktivitas dan pengurangan ketergantungan terhadap impor. Ia menekankan perlunya membuka kesempatan agar masyarakat dapat mengembangkan usaha dan memperoleh penghasilan secara mandiri.
“Indonesia tidak mungkin maju kalau rakyatnya terus bergantung pada bantuan. Kita harus melatih, memberikan kesempatan dan membuka peluang agar masyarakat produktif,” ujarnya.
Melalui Rakernas III PJS, Amsakar berharap lahir rekomendasi yang dapat memperkuat kompetensi, integritas, dan tanggung jawab wartawan. Penguatan tersebut diharapkan membantu pers menjalankan perannya dalam menyampaikan informasi, mengawasi kebijakan, serta menyuarakan kepentingan masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian; Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni; serta Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba.
- Penulis: Melly

Jadikan





Saat ini belum ada komentar